JENTERANEWS.com – Nasib nahas menimpa keluarga Bapak Jani (56), warga Kampung Tangsel RT 05/RW 01, Desa Sukamaju, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi. Bagian dapur rumah yang dihuninya bersama empat anggota keluarga lainnya hangus dilalap si jago merah pada Selasa (31/3/2026) pagi sekitar pukul 07.00 WIB.
Berdasarkan tinjauan dan laporan awal dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Sukalarang, insiden kebakaran tersebut dipicu oleh sisa api dari tungku perapian yang merambat ke area dapur. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun musibah tersebut berdampak langsung pada satu Kartu Keluarga (KK) yang beranggotakan lima jiwa.
Pascakejadian, tim P2BK Sukalarang segera bergerak menuju titik lokasi untuk melakukan asesmen kedaruratan awal. Saat ini, kondisi di lapangan telah berangsur aman dan terkendali.
Puing-puing sisa kebakaran juga terpantau tengah dibersihkan secara gotong royong oleh pemilik rumah yang dibantu oleh warga sekitar.
Dalam upaya penanganan terpadu, P2BK Sukalarang telah melakukan koordinasi dengan berbagai instansi terkait. Sinergi ini melibatkan Perangkat Desa Sukamaju, pihak Kecamatan Sukalarang, Koramil, Polsek, Satpol PP, Tagana, relawan Pramuka Peduli, hingga tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten/Kota Sukabumi.
Hingga berita ini diturunkan, total kerugian materiel yang dialami oleh keluarga Bapak Jani masih dalam tahap pendataan dan perhitungan oleh petugas berwenang. Mengingat sebagian bangunan fisik rumah dan peralatan terdampak, hasil asesmen di lapangan menunjukkan bahwa korban saat ini sangat membutuhkan uluran tangan.
Beberapa kebutuhan bantuan darurat yang mendesak antara lain:
-
Pangan (Kebutuhan makanan pokok)
-
Sandang (Pakaian layak pakai)
-
Material (Bahan bangunan untuk perbaikan area yang terbakar)
Imbauan Keselamatan dari BPBD
Menyikapi insiden ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi memberikan imbauan keras kepada masyarakat sekitar untuk selalu meningkatkan kewaspadaan. Warga diminta untuk senantiasa memastikan api di tungku atau kompor telah benar-benar padam sebelum meninggalkan area dapur.
Data yang disajikan saat ini bersifat sementara dan merupakan hasil pantauan awal. Pihak BPBD akan terus memperbarui informasi sesuai dengan perkembangan penanganan di lokasi kejadian.
Bagi masyarakat yang memerlukan bantuan penanganan bencana, Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi bersiaga memberikan pelayanan darurat dan dapat dihubungi melalui pusat panggilan di nomor 0266-6323717.(*)















