Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 31 Mar 2026 13:55 WIB

Tungku Perapian Picu Kebakaran di Sukalarang, Dapur Rumah Warga Hangus Terbakar


					Tingkat Kehancuran: Pemandangan dari dalam memperlihatkan tingkat kerusakan parah di area dapur rumah Bapak Jani pascadilalap si jago merah di Kampung Tangsel, Desa Sukamaju, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, Selasa (31/3/2026). Perbesar

Tingkat Kehancuran: Pemandangan dari dalam memperlihatkan tingkat kerusakan parah di area dapur rumah Bapak Jani pascadilalap si jago merah di Kampung Tangsel, Desa Sukamaju, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, Selasa (31/3/2026).

JENTERANEWS.com  – Nasib nahas menimpa keluarga Bapak Jani (56), warga Kampung Tangsel RT 05/RW 01, Desa Sukamaju, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi. Bagian dapur rumah yang dihuninya bersama empat anggota keluarga lainnya hangus dilalap si jago merah pada Selasa (31/3/2026) pagi sekitar pukul 07.00 WIB.

Berdasarkan tinjauan dan laporan awal dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Sukalarang, insiden kebakaran tersebut dipicu oleh sisa api dari tungku perapian yang merambat ke area dapur. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun musibah tersebut berdampak langsung pada satu Kartu Keluarga (KK) yang beranggotakan lima jiwa.

Pascakejadian, tim P2BK Sukalarang segera bergerak menuju titik lokasi untuk melakukan asesmen kedaruratan awal. Saat ini, kondisi di lapangan telah berangsur aman dan terkendali.

Puing-puing sisa kebakaran juga terpantau tengah dibersihkan secara gotong royong oleh pemilik rumah yang dibantu oleh warga sekitar.

Dalam upaya penanganan terpadu, P2BK Sukalarang telah melakukan koordinasi dengan berbagai instansi terkait. Sinergi ini melibatkan Perangkat Desa Sukamaju, pihak Kecamatan Sukalarang, Koramil, Polsek, Satpol PP, Tagana, relawan Pramuka Peduli, hingga tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten/Kota Sukabumi.

Hingga berita ini diturunkan, total kerugian materiel yang dialami oleh keluarga Bapak Jani masih dalam tahap pendataan dan perhitungan oleh petugas berwenang. Mengingat sebagian bangunan fisik rumah dan peralatan terdampak, hasil asesmen di lapangan menunjukkan bahwa korban saat ini sangat membutuhkan uluran tangan.

Beberapa kebutuhan bantuan darurat yang mendesak antara lain:

  • Pangan (Kebutuhan makanan pokok)

  • Sandang (Pakaian layak pakai)

  • Material (Bahan bangunan untuk perbaikan area yang terbakar)


Imbauan Keselamatan dari BPBD

Menyikapi insiden ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi memberikan imbauan keras kepada masyarakat sekitar untuk selalu meningkatkan kewaspadaan. Warga diminta untuk senantiasa memastikan api di tungku atau kompor telah benar-benar padam sebelum meninggalkan area dapur.

Data yang disajikan saat ini bersifat sementara dan merupakan hasil pantauan awal. Pihak BPBD akan terus memperbarui informasi sesuai dengan perkembangan penanganan di lokasi kejadian.

Bagi masyarakat yang memerlukan bantuan penanganan bencana, Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi bersiaga memberikan pelayanan darurat dan dapat dihubungi melalui pusat panggilan di nomor 0266-6323717.(*)

Artikel ini telah dibaca 34 kali

Baca Lainnya

Ditinggal Suami ke Sawah, Rumah Lansia di Sagaranten Ludes Terbakar, Uang Tunai hingga 1 Ton Padi Hangus

9 Mei 2026 - 18:37 WIB

Seorang petugas pemadam kebakaran (Damkar) Sagaranten tampak dari belakang tengah menyemprotkan air ke puing-puing bangunan rumah panggung yang ludes terbakar di Desa Margaluyu, Sagaranten, Sukabumi. Asap tebal masih membumbung dari sisa-sisa kayu yang hangus di antara tumpukan puing, termasuk harta benda milik korban yang ikut hangus dilalap api.

Fakta Baru Tragedi Karyawan Minimarket di Kalibunder: Beban Biaya Pernikahan Diduga Jadi Pemicu

9 Mei 2026 - 09:51 WIB

Petugas gabungan dari Polsek, P2BK Kabupaten Sukabumi, dan tim medis melakukan pemeriksaan di pintu masuk Toko Alfamart Kalibunder, Jumat (8/5/2026) pagi. Suasana di lokasi saat tubuh seorang pria, yang diidentifikasi sebagai karyawan minimarket tersebut, ditemukan tewas tergeletak. Tampak petugas sedang melakukan proses evakuasi jenazah.

Pemkab Sukabumi dan BPJS Kesehatan Perkuat Sinergi, Targetkan Optimalisasi Cakupan Kesehatan Semesta 2026

8 Mei 2026 - 16:22 WIB

Sekda Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, memberikan arahan dalam rapat strategi penguatan dan reaktivasi kepesertaan UHC di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi, Jumat (8/5/2026).

Bongkar Struk Viral: Harga Asli Pertalite Tembus Rp16 Ribu, Mengapa Pertamax Bisa Lebih Murah?

8 Mei 2026 - 09:42 WIB

Bukti transaksi pembelian Pertalite yang viral di media sosial mengungkap nilai keekonomian asli BBM bersubsidi tersebut, yakni Rp 16.088 per liter. Pakar menyebut anomali harga ini berkaitan dengan strategi bisnis agar masyarakat beralih ke Pertamax.

Mayoritas Perusahaan Menara Telekomunikasi Mangkir dari Undangan DPRD Sukabumi, Izin dan Potensi PAD Jadi Sorotan

8 Mei 2026 - 09:15 WIB

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi, Hamzah Gurnita. Pihaknya menyoroti tajam ketidakhadiran mayoritas perusahaan penyedia menara telekomunikasi dalam rapat koordinasi terkait legalitas perizinan dan optimalisasi PAD di Kabupaten Sukabumi.

Dukung Penuh Kemah Religi Pemuda Masjid Dunia, Ketua DPRD Harapkan Generasi Muda Sukabumi Berakhlakul Karimah

8 Mei 2026 - 09:07 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, S.IP. (tengah kiri, berkemeja putih dengan tangan terkatup), saat menyampaikan pernyataan resmi mendukung penyelenggaraan Kemah Religi Pemuda Masjid Dunia.
Trending di Sukabumi