Menu

Mode Gelap

News · 16 Nov 2024 10:51 WIB

Upaya Mitigasi Bencana, Pj Wali Kota Pimpin Langsung Pengerukan Sungai Cisuda


					Pj Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji optimistis bahwa pengerukan Sungai Cisuda bakal mengurangi dampak banjir saat hujan deras. Perbesar

Pj Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji optimistis bahwa pengerukan Sungai Cisuda bakal mengurangi dampak banjir saat hujan deras.

JENTERANEWS.com – Pemerintah Kota Sukabumi, melalui Penjabat (Pj) Wali Kota Kusmana Hartadji, secara resmi memulai program pengerukan Sungai Cisuda di kawasan Jembatan Merah. Langkah ini diambil sebagai upaya preventif untuk mengurangi risiko banjir yang kerap terjadi saat musim hujan.

“Pengerukan ini merupakan langkah nyata kita dalam mengatasi potensi banjir,” tegas Kusmana Hartadji saat memimpin langsung kegiatan tersebut. Ia optimistis bahwa dengan normalisasi sungai, dampak banjir dapat ditekan secara signifikan.

Kegiatan pengerukan melibatkan berbagai instansi terkait, antara lain Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perhubungan (Dishub), dan Satpol PP. Kerja sama yang solid di antara mereka diharapkan dapat memastikan kelancaran proses pengerukan.

Lurah Jayaraksa, yang wilayahnya terdampak langsung, turut hadir dalam apel kesiapan. “Kami mendukung penuh kegiatan ini. Harapannya, dengan pengerukan sungai, warga kami bisa lebih tenang,” ujarnya.

Kusmana Hartadji menjelaskan bahwa pengerukan Sungai Cisuda merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk mengantisipasi dampak buruk dari curah hujan tinggi. “Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin terjadi selama proses pengerukan. Namun, ini demi kebaikan bersama,” ucapnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Sukabumi, Soni Hermanto, menekankan bahwa pengerukan hanyalah langkah awal. “Penataan dan pemeliharaan sungai secara berkelanjutan sangat penting untuk mencegah pendangkalan kembali,” kata Soni.

Soni juga berharap masyarakat sekitar Jembatan Merah dapat merasakan manfaat langsung dari kegiatan ini. “Dengan aliran sungai yang lancar, risiko banjir akan semakin kecil,” imbuhnya.

Sejumlah warga yang tinggal di sekitar Sungai Cisuda menyambut baik upaya pemerintah. “Banjir sering mengganggu aktivitas kami. Semoga dengan pengerukan ini, masalah banjir bisa teratasi,” ungkap salah seorang warga.

Pemkot Sukabumi tidak hanya fokus pada pengerukan. Pemerintah juga tengah mengkaji berbagai solusi teknis lainnya, seperti pembangunan saluran drainase yang lebih baik, untuk mencegah banjir secara lebih komprehensif.

Dengan adanya kerja sama antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan masalah banjir di Kota Sukabumi dapat teratasi dengan baik.(*)

Artikel ini telah dibaca 48 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Kecelakaan Maut di Jalur Gekbrong: Diduga Rem Blong, Truk Tangki Hantam Minibus dan Pohon, Satu Tewas

22 Mei 2026 - 13:43 WIB

Petugas gabungan dari Satlantas Polres Cianjur dan tim BPBD Kabupaten Cianjur tengah berupaya mengevakuasi korban dan membersihkan material di lokasi kecelakaan maut Jalan Raya Gekbrong, Warungkondang, Kamis (21/05/2026) malam. Kecelakaan yang melibatkan truk tangki dan minibus ini menelan satu korban jiwa.

Pasca-Libur Panjang, Harga BBM BUMN dan Swasta Kompak Stabil, Pemerintah Ungkap Alasan Tahan Harga Subsidi

21 Mei 2026 - 13:17 WIB

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

Harga Elpiji 12 Kg Merangkak Naik, Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Gas 3 Kg Aman

18 April 2026 - 07:36 WIB

Trending di News