Menu ✖

Mode Gelap

News · 18 Nov 2024 18:50 WIB

Video Syur Libatkan Pelajar SMA Sukabumi, Korban Cabut Sekolah


					Poto ilustrasi: beredar video  syur yang melibatkan seorang siswi kelas XI di salah satu SMA favorit di Palabuhanratu. Perbesar

Poto ilustrasi: beredar video syur yang melibatkan seorang siswi kelas XI di salah satu SMA favorit di Palabuhanratu.

JENTERANEWS.com – Sebuah video berdurasi singkat yang menampilkan adegan tidak senonoh melibatkan seorang pelajar SMA di Kabupaten Sukabumi menghebohkan masyarakat. Pihak sekolah telah mengkonfirmasi kebenaran informasi tersebut.

Diketahui, korban dalam video tersebut adalah seorang siswi kelas XI di salah satu SMA favorit di Palabuhanratu. Akibat kejadian ini, keluarga memutuskan untuk mengeluarkan sang anak dari sekolah demi alasan psikologis.

“Orang tua siswa tersebut memilih untuk mencabut anaknya dari sekolah karena pertimbangan kondisi psikologisnya yang terganggu akibat penyebaran video tersebut,” ungkap D, salah seorang guru di sekolah yang bersangkutan, Senin (18/11/2024).

Menurut D, video yang memperlihatkan adegan intim di luar lingkungan sekolah tersebut mulai beredar luas sejak bulan Oktober lalu. Meski begitu, pihak sekolah belum dapat memastikan kapan tepatnya video tersebut direkam.

“Kami baru mengetahui adanya video tersebut pada bulan Oktober. Namun, kami belum dapat memastikan kapan kejadian sebenarnya terjadi karena peristiwa tersebut berlangsung di luar lingkungan sekolah,” tambahnya.

Video berdurasi 26 detik, 17 detik, dan 4 detik tersebut menampilkan wajah pria dengan cukup jelas, sementara wajah wanita tampak buram. Meski demikian, seragam olahraga yang dikenakan oleh wanita dalam video tersebut telah menjadi bukti kuat bahwa salah satu pemeran adalah siswi dari sekolah tersebut.

“Dalam salah satu foto yang ikut beredar, terlihat jelas seragam olahraga yang dikenakan oleh wanita tersebut identik dengan seragam olahraga yang digunakan oleh siswa di salah satu SMA favorit di Palabuhanratu,” ujar Ita, seorang warga setempat.(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

BGN Resmi Aktifkan 480 SPPG di 16 Provinsi, Moratorium Dapur Makan Bergizi Gratis Ditiadakan

3 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono (kiri) berjabat tangan saat tiba di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Jumat (2/10/2026). Kehadirannya untuk meresmikan 480 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di 16 provinsi, yang sekaligus menandai ditiadakannya moratorium dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kecelakaan Maut di Jalur Gekbrong: Diduga Rem Blong, Truk Tangki Hantam Minibus dan Pohon, Satu Tewas

22 Mei 2026 - 13:43 WIB

Petugas gabungan dari Satlantas Polres Cianjur dan tim BPBD Kabupaten Cianjur tengah berupaya mengevakuasi korban dan membersihkan material di lokasi kecelakaan maut Jalan Raya Gekbrong, Warungkondang, Kamis (21/05/2026) malam. Kecelakaan yang melibatkan truk tangki dan minibus ini menelan satu korban jiwa.

Pasca-Libur Panjang, Harga BBM BUMN dan Swasta Kompak Stabil, Pemerintah Ungkap Alasan Tahan Harga Subsidi

21 Mei 2026 - 13:17 WIB

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.
Trending di News

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca