Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 9 Mar 2026 19:39 WIB

Wabup Sukabumi Instruksikan Seluruh Lini Siaga Penuh dalam Operasi Ketupat Lodaya 2026


					Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Ketupat Lodaya 2026 di Aula Rekonfu, Polres Sukabumi Kota, Senin (09/03/2026). Perbesar

Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Ketupat Lodaya 2026 di Aula Rekonfu, Polres Sukabumi Kota, Senin (09/03/2026).

JENTERANEWS.com – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Sukabumi mengambil langkah proaktif guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat. Wakil Bupati (Wabup) Sukabumi, H. Andreas, secara tegas menginstruksikan seluruh lini sektor pemerintahan untuk bersiaga penuh.

Instruksi tersebut disampaikannya saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Ketupat Lodaya 2026 yang diselenggarakan di Aula Rekonfu, Markas Kepolisian Resor (Polres) Sukabumi Kota, pada Senin (9/3/2026).

Dalam forum tersebut, H. Andreas memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Polresta Sukabumi atas inisiasi penyelenggaraan rakor. Menurutnya, sinergi lintas instansi mutlak diperlukan untuk menjaga kondusivitas wilayah selama periode Lebaran, terlebih mengingat wilayah hukum Polres Sukabumi Kota bersinggungan langsung dengan teritori administratif Kabupaten Sukabumi.

“Operasi Ketupat bukan hanya soal pengamanan lalu lintas, melainkan memastikan masyarakat dapat beribadah dan merayakan Idul Fitri dengan tenang dan selamat,” tegas H. Andreas di hadapan para peserta rakor.

Guna merealisasikan target pengamanan tersebut, Wabup menyoroti tiga aspek krusial yang memerlukan perhatian ekstra:

  • Lalu Lintas dan Mitigasi Bencana: Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol PP, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) diinstruksikan untuk proaktif berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Fokus utama meliputi pemantauan titik-titik rawan kemacetan serta antisipasi dini terhadap potensi bencana alam, seperti tanah longsor dan pohon tumbang, untuk memastikan keamanan jalur utama maupun jalur alternatif pemudik.

  • Kesiapan Medis: Dinas Kesehatan (Dinkes) diminta untuk segera menyiagakan pos-pos kesehatan darurat beserta tim medis di titik-titik keramaian dan posko pengamanan. Hal ini bertujuan untuk menjamin kecepatan dan ketepatan pelayanan medis bagi masyarakat di lapangan.

  • Stabilitas Ekonomi: Wabup mendesak perangkat daerah di bidang ekonomi dan perdagangan untuk turun ke lapangan, memantau ketersediaan bahan kebutuhan pokok (sembako), serta menekan potensi lonjakan harga di pasar agar tetap terkendali hingga Hari Raya.

Rakor strategis ini turut dihadiri oleh jajaran petinggi daerah, di antaranya Wali Kota Sukabumi H. Ayef Zaki, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran pimpinan TNI-Polri, perwakilan instansi vertikal, serta pimpinan perangkat daerah terkait dari kedua wilayah pemerintahan.

“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan perlindungan dan kemudahan bagi kita semua dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkas Wabup.

Melalui kolaborasi lintas batas dan lintas sektor yang solid ini, seluruh pihak menaruh harapan besar agar aktivitas arus mudik dan balik pada tahun 2026 dapat berjalan lancar, serta menjadi momen yang menyenangkan bagi seluruh masyarakat Kabupaten maupun Kota Sukabumi.(*)



Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 30 kali

Baca Lainnya

Diduga Ulah Oknum, 700 Meter Persegi Lahan Perhutani di Cidadap Sukabumi Hangus Terbakar

5 September 2026 - 19:57 WIB

Pantauan kobaran api yang melahap area Perkebunan Kayu Putih di Blok 87 Perhutani, Desa Padasenang, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (5/9/2026) malam. Api yang meluas hingga 700 meter persegi akibat faktor angin dan lahan kering tersebut berhasil dipadamkan oleh petugas gabungan pada pukul 19.30 WIB. (Foto: Dok. P2BK/BPBD Kabupaten Sukabumi)

Pemdes Mekarjaya Sukabumi Salurkan BLT Dana Desa Periode Juli-Agustus kepada 50 KPM

3 September 2026 - 10:20 WIB

Warga Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menghadiri kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) di Aula Desa Mekarjaya, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Kamis (3/9).

Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kemarau Panjang di Simpenan

2 September 2026 - 19:31 WIB

Personel Sat Samapta Polres Sukabumi mengisikan air bersih dari kendaraan operasional ke wadah penampungan milik warga di Kampung Tegal Nyampai, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/9/2026). Aksi bakti sosial ini digelar untuk membantu kebutuhan air sehari-hari warga yang terdampak kemarau panjang. Foto: Dok. Humas Polres Sukabumi.

Tragedi Berdarah di Cijengkol: Istri Temukan Suami Bersimbah Darah, Kondisi Kritis Pakai Ventilator

2 September 2026 - 12:12 WIB

Kondisi Mencekam di ICU. Pasien A tergeletak tak sadarkan diri di tempat tidur ICU RSUD Sekarwangi. Terlihat berbagai peralatan medis menopang hidupnya, termasuk perban besar di bagian leher. Setelah operasi darurat untuk menangani luka yang sangat gawat, kondisi pasien masih belum sadar dan terus dipantau secara intensif oleh tim dokter.

Kemarau Panjang Terjang Desa Banjarsari Sukabumi, 312 KK Alami Krisis Air Bersih

2 September 2026 - 09:29 WIB

Petugas mendistribusikan air bersih dari truk tangki kepada warga yang mengalami kekeringan di [Lokasi], mengantre dengan jerigen di area lapangan kering di latar belakang rumah-rumah penduduk.

Preman Berkedok Wartawan: Peras Guru di Sukaraja Sukabumi, Positif Sabu, Kini Meringkuk di Penjara

2 September 2026 - 09:01 WIB

Tersangka AG (46), oknum wartawan pemeras pihak SDN 2 Sukaraja, diapit anggota kepolisian usai resmi ditangkap dan ditahan di Mapolsek Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca