Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 30 Agu 2026 20:13 WIB

Wabup Sukabumi Resmikan Sirkuit Cibayawak Lewat Kejuaraan Grasstrack Jabar-Banten


					Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas (tengah) memotong pita menandai peresmian Sirkuit Cibayawak di Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Minggu (30/8/2026). Pembukaan sirkuit tersebut dimeriahkan dengan gelaran event grasstrack regional dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Perbesar

Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas (tengah) memotong pita menandai peresmian Sirkuit Cibayawak di Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Minggu (30/8/2026). Pembukaan sirkuit tersebut dimeriahkan dengan gelaran event grasstrack regional dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

JENTERANEWS.com — Pemerintah Kabupaten Sukabumi secara resmi membuka Sirkuit Cibayawak yang berlokasi di Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon. Peresmian fasilitas olahraga otomotif tersebut dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, pada Minggu (30/8/2026). Pembukaan sirkuit ini ditandai dengan penyelenggaraan kejuaraan grasstrack regional guna memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Ketua Panitia Penyelenggara, Tintus Aryanto, menjelaskan bahwa kompetisi grasstrack perdana di sirkuit tersebut berlangsung selama dua hari, mulai Sabtu (29/8/2026) hingga babak final pada Minggu (30/8/2026). Ajang ini mempertandingkan berbagai kelas dan berhasil menarik animo puluhan pembalap lintas provinsi.

“Peserta yang mengikuti kegiatan ini mencapai kurang lebih 60 peserta yang berasal dari wilayah Jawa Barat dan Banten. Selain sebagai arena kompetisi, ini juga menjadi wadah strategis bagi para penghobi untuk menyalurkan minat dan mengembangkan potensi di bidang otomotif,” ujar Tintus.

Hadirnya Sirkuit Cibayawak mendapat apresiasi penuh dari pemerintah daerah. Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, menilai keberadaan sirkuit ini merupakan bentuk nyata kreativitas masyarakat yang terwujud melalui kolaborasi lintas elemen, mulai dari warga, tokoh masyarakat, hingga pemerintah desa setempat.

Menurutnya, olahraga otomotif tidak sebatas sarana penyaluran bakat, melainkan instrumen penggerak ekonomi kerakyatan. “Kegiatan positif ini menjadi salah satu ajang untuk menyalurkan hobi, tetapi juga mendorong adanya pertumbuhan ekonomi secara langsung di wilayah Desa Bojongsari,” terang H. Andreas.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi berharap operasional Sirkuit Cibayawak dapat berkelanjutan dan berkembang menjadi pusat berbagai aktivitas terpadu. Kehadiran ruang publik semacam ini dinilai penting bagi generasi muda untuk mengembangkan minat sekaligus mempererat tali persaudaraan antarwarga.

Dengan beroperasinya sirkuit tersebut secara resmi, pemerintah menargetkan terciptanya multiplier effect secara jangka panjang bagi taraf hidup dan perputaran ekonomi warga sekitar. “Mudah-mudahan dengan kegiatan positif ini menjadikan Desa Bojongsari semakin berkah dan masyarakatnya sehat semuanya,” pungkas H. Andreas.(*)

 

Laporan: Ijus


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

Baca Lainnya

Razia Miras di Wilayah Utara Sukabumi, Polisi Sita 276 Botol Minuman Keras

30 Agustus 2026 - 16:14 WIB

Petugas Satres Narkoba Polres Sukabumi mengamankan ratusan botol minuman keras (miras) ilegal hasil razia di wilayah hukum Polres Sukabumi bagian utara, Sabtu (29/8/2026) malam. Barang bukti sebanyak 276 botol miras berbagai merek tersebut diperlihatkan di depan Pos Polisi Tol Bocimi sebelum diamankan lebih lanjut. Operasi ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

BKPSDM Sukabumi Tegaskan Guru Terlibat Kasus Asusila Berpotensi Dikenakan Sanksi PHK

29 Agustus 2026 - 21:13 WIB

Sesosok Mayat Perempuan Bertato Ditemukan di Pantai Karang Hawu Sukabumi

28 Agustus 2026 - 21:42 WIB

Petugas kepolisian dari Polsek Cisolok, Satpolairud Polres Sukabumi, didampingi anggota TNI dan tim terkait, melakukan identifikasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah penemuan sesosok jasad yang diduga berjenis kelamin perempuan di tepi Pantai Karang Hawu, Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (28/8/2026) pagi. Jasad tersebut ditemukan oleh seorang pedagang dalam posisi terlentang. Saat ini, jasad telah dievakuasi ke ruang jenazah RSUD Palabuhanratu untuk proses penyelidikan lebih lanjut guna mengetahui identitas dan penyebab kematiannya.

Skandal Video Asusila: Oknum Guru PPPK di Kalibunder Sukabumi Terancam Sanksi Pemecatan

28 Agustus 2026 - 21:21 WIB

Diduga Terpengaruh Isu Santet, Pria di Palabuhanratu Penusuk Warga Ditangkap Polisi

28 Agustus 2026 - 17:26 WIB

Cetak 100 SIM Palsu via Facebook Beromzet Rp70 Juta, Pria di Sukabumi Diringkus Polisi

28 Agustus 2026 - 06:56 WIB

Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca