JENTERANEWS.com – Setelah hampir setengah abad terbengkalai, akses jalan Nagrakjaya-Jembatan Tiga sepanjang 6 kilometer akhirnya kembali dibuka oleh warga setempat. Upaya gotong royong ini dilakukan secara bertahap sejak September 2024 dan kini telah mencapai kemajuan signifikan.
Jalan yang awalnya dibuka oleh TNI pada tahun 1982 ini sempat terputus dan tidak terawat dengan baik. Namun, semangat warga Desa Nagrakjaya Kecamatan Curugkembar Kabupaten Sukabumi untuk membuka kembali akses jalan tersebut tak pernah padam. Mereka secara swadaya melakukan kerja bakti untuk memperbaiki dan memperlebar jalan yang rusak.
“Kami sudah berhasil membuka sekitar 4 kilometer jalan. Sisanya, sekitar 2 kilometer lagi akan segera kami tuntaskan setelah selesai masa perkerjaan warga di sawah,” ujar Mulyani Sekretaris Desa Nagrakjaya. Senin (6/1/2024).
Terhambatnya akses jalan Nagrakjaya-Jembatan Tiga selama ini membuat warga merasa terisolir. Satu-satunya jalan alternatif menuju jalan kabupaten melalui desa Cibitung, yang melewati tanjakan Angkrong, kerap tertutup longsor akibat tanah yang labil. Dalam setahun saja, tanjakan Angkrong bisa longsor lebih dari dua kali, sehingga sangat menyulitkan mobilitas warga.
“Dengan dibukanya kembali jalan ini, kami berharap aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat akan kembali berjalan lancar. Selain itu, akses menuju fasilitas umum seperti sekolah, puskesmas, dan pasar juga akan semakin mudah,” tambah Mulyani.
Semangat gotong royong warga Nagrakjaya ini patut diapresiasi. Mereka telah membuktikan bahwa dengan kerja sama yang baik, masalah yang selama ini menjadi kendala dapat teratasi. Pemerintah daerah diharapkan dapat memberikan dukungan penuh terhadap upaya warga dalam memperbaiki infrastruktur jalan ini.(*)
Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.















