Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 23 Jun 2025 12:34 WIB

1.106 PPPK Formasi 2024 Resmi Diangkat, Bupati Sukabumi: “Ini Momentum Awal Pengabdian, Bukan Akhir Perjuangan”


					Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, menyerahkan Petikan Keputusan (SK) pengangkatan secara simbolis kepada salah seorang perwakilan dalam acara pelantikan dan pengambilan sumpah 1.106 PPPK formasi 2024 di Lapangan Cangehgar, Palabuhanratu, Senin (23/6/2025). Perbesar

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, menyerahkan Petikan Keputusan (SK) pengangkatan secara simbolis kepada salah seorang perwakilan dalam acara pelantikan dan pengambilan sumpah 1.106 PPPK formasi 2024 di Lapangan Cangehgar, Palabuhanratu, Senin (23/6/2025).

JENTERANEWS.com – Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Cangehgar, Palabuhanratu, saat 1.106 Calon Aparatur Sipil Negara (ASN) resmi diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Senin (23/6/2025). Pengangkatan formasi tahun 2024 ini ditandai dengan penyerahan Petikan Keputusan Bupati dan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Bupati Sukabumi, H. Asep Japar.

Ribuan ASN baru yang terdiri dari tenaga guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis tersebut kini siap diterjunkan ke berbagai lini pelayanan publik. Kehadiran mereka diharapkan menjadi energi baru untuk memperkuat daya dukung sumber daya manusia dalam mewujudkan misi besar pembangunan daerah.

Dalam amanatnya, Bupati H. Asep Japar menekankan bahwa pelantikan ini bukanlah titik akhir dari sebuah perjuangan, melainkan gerbang awal untuk pengabdian yang tulus kepada negara dan masyarakat. Ia menyebut para PPPK yang baru dilantik sebagai ujung tombak pelayanan publik di Kabupaten Sukabumi.

“Pengangkatan ini bukan akhir perjuangan, tetapi awal dari pengabdian sebagai abdi negara dan masyarakat. Saudara semua adalah wajah pemerintah di tengah-tengah warga,” ujar Bupati Asep Japar dengan tegas.

Di hadapan ribuan pasang mata, Bupati menyoroti tantangan zaman yang menuntut birokrasi untuk terus berbenah. Menurutnya, ASN masa kini tidak cukup hanya piawai secara teknis, tetapi juga harus adaptif, inovatif, dan humanis, terutama di tengah derasnya arus transformasi digital nasional.

“Kita hidup di era di mana kecerdasan buatan mulai mengambil alih banyak peran teknis. Tapi empati, etika, dan nilai kemanusiaan tidak bisa digantikan teknologi. Di sinilah ASN harus jadi pelayan yang tulus, pemimpin perubahan, dan inisiator solusi bagi permasalahan publik,” tegasnya.

Kehadiran 1.106 PPPK ini dipandang sebagai bagian krusial dari agenda reformasi birokrasi. Tenaga pendidik memiliki tugas strategis membentuk generasi penerus yang cerdas dan berkarakter. Tenaga kesehatan berada di garda terdepan untuk memastikan layanan kesehatan yang inklusif dan responsif. Sementara itu, tenaga teknis menjadi motor penggerak inovasi dan tata kelola pemerintahan yang efektif.

Pengangkatan besar-besaran ini merupakan jawaban konkret Pemerintah Kabupaten Sukabumi atas tantangan keterbatasan SDM berkualitas. Lebih dari itu, langkah ini menjadi fondasi penting untuk mencapai visi pembangunan Sukabumi Mubarokah (Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah).

“Pemerintah daerah tidak akan mampu menjalankan roda pembangunan sendirian tanpa didukung SDM yang kompeten dan berintegritas. Mari kita bangun Sukabumi sepenuh hati, dengan semangat pelayanan yang ikhlas dan tulus,” pungkas Bupati.

Di akhir acara, H. Asep Japar juga menyampaikan pesan kepada para honorer atau calon lain yang belum diangkat pada kesempatan ini. Ia meminta mereka untuk bersabar dan menempuh jalur yang sesuai prosedur, serta memastikan bahwa pemerintah terus memproses administrasi secara bertahap.

“Kami terus berupaya agar semua bisa diangkat. Tapi semua harus melalui tahapan dan regulasi yang sah. Jangan sampai menempuh jalur yang salah atau membuat kegaduhan yang dapat merusak kepercayaan publik,” tandasnya.(*)


Reporter: Awang

Redaktur: Hamjah


Artikel ini telah dibaca 127 kali

Baca Lainnya

Gelombang PHK Kerek Klaim BPJS Ketenagakerjaan, OJK Minta Industri Asuransi Perketat Manajemen Risiko

16 Mei 2026 - 22:00 WIB

Presiden Prabowo Optimistis Sinergi MBG dan Koperasi Desa Mampu Bangkitkan Ekonomi Rakyat

16 Mei 2026 - 20:31 WIB

Presiden Prabowo Subianto (tengah) secara simbolis menekan tombol peresmian operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Program ini merupakan upaya pemerintah untuk membangkitkan ekonomi rakyat dan memperkuat pertumbuhan ekonomi desa. (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Presiden Prabowo Resmikan KDKMP Nasional; Jajaran Kodim 0622 Sukabumi Turut Hadir Virtual

16 Mei 2026 - 20:14 WIB

Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi Letkol Inf Agung Ariwibowo (tengah) memberikan keterangan pers kepada awak media di depan Koperasi Merah Putih Desa Cimanggu, Palabuhanratu, Sabtu (16/5/2026).

Dorong Pariwisata Berbasis Masyarakat, Bupati Sukabumi Resmikan Desa Wisata Tikukur di Sukajaya

16 Mei 2026 - 17:30 WIB

Bupati Sukabumi H. Asep Japar (tengah) didampingi sejumlah tokoh dan pejabat, melakukan prosesi pemotongan pita janur kuning secara simbolis untuk menandai peresmian Desa Sukajaya sebagai Desa Wisata Tikukur di Bale Tikukur, Desa Sukajaya, Kecamatan Sukabumi, Sabtu (16/5/2026). Acara peresmian ini digelar bertepatan dengan Festival Seni Budaya Tikukur 2026 sebagai wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam mengembangkan pariwisata berbasis masyarakat.

Diduga Alami Infeksi Bakteri Berat Usai Terjatuh ke Septic Tank, Warga Sukabumi Tutup Usia

16 Mei 2026 - 11:06 WIB

Ilustrasi

Tragedi Jembatan Gantung Cibodas: Infrastruktur Lapuk Kembali Makan Korban, Warga Tagih Janji Pemerintah

16 Mei 2026 - 10:03 WIB

Warga berupaya mengevakuasi korban di dasar Jembatan Gantung Cibodas pada malam hari (kiri). Inset menunjukkan kondisi jembatan yang bobrok dan lapuk.
Trending di Sukabumi