Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 26 Mar 2026 18:59 WIB

23 Ribu Kendaraan Belum Tinggalkan Sukabumi, Polisi Terapkan “One Way” dan Fungsikan Tol Bocimi Seksi 3


					Kepadatan lalu lintas di salah satu jalur arteri Sukabumi pada Kamis (26/3/2026). Ribuan kendaraan terpantau merayap di depan deretan ruko berwarna-warni, menggambarkan sisa arus balik Lebaran yang masih tinggi menuju arah Bogor dan Jakarta. Situasi ini mendorong kepolisian untuk menerapkan rekayasa lalu lintas satu arah (one way) guna mengurai kemacetan. Perbesar

Kepadatan lalu lintas di salah satu jalur arteri Sukabumi pada Kamis (26/3/2026). Ribuan kendaraan terpantau merayap di depan deretan ruko berwarna-warni, menggambarkan sisa arus balik Lebaran yang masih tinggi menuju arah Bogor dan Jakarta. Situasi ini mendorong kepolisian untuk menerapkan rekayasa lalu lintas satu arah (one way) guna mengurai kemacetan.

 JENTERANEWS.com – Memasuki hari Kamis (26/3/2026), arus balik Lebaran di wilayah Sukabumi masih menunjukkan kepadatan yang terbilang tinggi. Hingga saat ini, tercatat sekitar 23 ribu kendaraan belum melakukan perjalanan kembali ke arah Bogor maupun Ibu Kota Jakarta. Kondisi ini menyebabkan lalu lintas di sejumlah jalur utama tetap padat dan didominasi oleh pergerakan kendaraan yang mengarah ke luar daerah.

Merespons volume kendaraan yang masih masif, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sukabumi terus bersiaga dan melakukan upaya penguraian arus di sejumlah titik yang rawan mengalami kemacetan parah.

Kanit Turjawali Satlantas Polres Sukabumi, Iptu M. Yanuar Fajar, mengonfirmasi bahwa arus lalu lintas saat ini masih didominasi oleh pergerakan keluar, baik oleh para wisatawan maupun pemudik. Untuk mempercepat pergerakan dan mencegah kelumpuhan lalu lintas, pihak kepolisian telah mengambil langkah tegas melalui rekayasa lalu lintas.

“Kami melaksanakan Cara Bertindak (CB) One Way (Sistem Satu Arah) dari arah Cibadak menuju Bogor dan Jakarta. Hal ini dilakukan khusus untuk mempercepat pengurasan arus kendaraan yang menumpuk,” jelas Iptu Yanuar.

Tren Penurunan Pasca-Puncak Arus Balik

Meski angka 23 ribu kendaraan terbilang besar, Iptu Yanuar menyebutkan bahwa volume lalu lintas sebenarnya sudah mulai menunjukkan tren penurunan dibandingkan hari sebelumnya yang diprediksi sebagai puncak arus balik. Pada Rabu (25/3) lalu, sekitar 15 ribu kendaraan telah tercatat sukses keluar meninggalkan wilayah Sukabumi melalui Gerbang Tol Bocimi Parungkuda.

“Jumlah kendaraan pada hari ini memang berkurang dibanding kemarin, tetapi secara kasat mata arus tetap padat dan laju didominasi oleh kendaraan yang keluar dari wilayah Sukabumi,” tambahnya.

Selain pemberlakuan sistem satu arah di jalur arteri, kepolisian dan instansi terkait juga mengambil langkah taktis dengan membuka sementara Jalan Tol Bocimi Seksi 3 ruas Cibadak–Karangtengah secara fungsional.

Jalur bebas hambatan ini dibuka secara terbatas mulai pukul 13.00 hingga 17.00 WIB, dan diperuntukkan khusus bagi kendaraan yang tergabung dalam arus balik. Kebijakan ini dinilai sangat efektif dalam memecah penumpukan kendaraan di simpul-simpul kemacetan klasik, seperti area Pasar Cibadak dan Simpang Ratu.

Mengingat sisa kendaraan pemudik yang belum kembali masih cukup besar, pihak kepolisian memproyeksikan pergerakan arus balik ini masih akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan.

Oleh karena itu, petugas mengimbau masyarakat yang hendak melakukan perjalanan balik untuk tetap waspada. Para pengendara diharapkan dapat mempersiapkan kondisi fisik, memastikan kendaraan dalam keadaan prima, serta selalu mematuhi arahan petugas di lapangan demi keamanan dan kenyamanan bersama.(*)


Laporan : Awang

Editor : Hamjah

Artikel ini telah dibaca 34 kali

Baca Lainnya

Kelezatan Terong Balado Tanpa Rasa Bersalah: Rahasia Dapur Hemat Minyak

17 April 2026 - 07:14 WIB

Bupati Sukabumi Dampingi Penasihat Khusus Presiden Resmikan Huntap Adaptif Bencana di Cisolok

16 April 2026 - 20:53 WIB

Penasihat Khusus Presiden Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman dan Bupati Sukabumi Asep Japar meresmikan Huntap Cisolok, Kamis (16/4).

Hujan Deras Picu Luapan Sungai, Puluhan Warga Pamuruyan Sukabumi Terdampak Banjir

16 April 2026 - 20:06 WIB

Petugas P2BK Cibadak (mengenakan sepatu bot kuning) melakukan asesmen di lokasi permukiman warga Kampung Panagan, Kelurahan Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Sukabumi, yang terendam banjir akibat luapan sungai, Kamis (16/4/2026). Air berwarna cokelat setinggi betis merendam gang utama pemukiman.

Pemdes Cidolog Cairkan Insentif untuk Aparatur Lingkungan dan Lembaga Kemasyarakatan

16 April 2026 - 19:59 WIB

Tampak suasana di dalam Aula Desa Cidolog saat pelaksanaan pembagian insentif untuk Ketua RT, RW, LPMD, Karang Taruna, MUI, dan pengurus DKM. Penyerahan insentif yang bersumber dari ADD/Dana Desa ini bertujuan untuk memacu semangat kerja para penggerak masyarakat.

Perkuat Konvergensi Stunting Tingkat Desa, Wabup Sukabumi Jadikan Data KPM Sebagai Rujukan Kebijakan

15 April 2026 - 19:26 WIB

Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, tengah memberikan arahan saat menerima audiensi Forum Kader Pembangunan Manusia (KPM) Kabupaten Sukabumi di Pendopo, Rabu (14/4/2026).

Soroti Dampak Proyek Tol Bocimi, DPRD Kabupaten Sukabumi Desak Kontraktor Tertib SOP Pengangkutan Tanah

13 April 2026 - 19:14 WIB

Aktivitas pengangkutan material tanah di area terbuka proyek Tol Bocimi di bawah jembatan overpass yang sedang dibangun. Lokasi seperti inilah yang menjadi fokus pengawasan Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, Iwan Ridwan, yang mengingatkan pelaksana proyek untuk disiplin menerapkan SOP, terutama dalam mencegah ceceran tanah yang dapat membahayakan pengguna jalan.
Trending di Sukabumi