Menu

Mode Gelap

News · 26 Des 2023 11:31 WIB

Laut Selatan Sukabumi Miliki Gelombang Ombak Tinggi, Satpolairud Polres Sukabumi Larang Berenang Dipantau Yang Rawan


					Wisatawan di pantai Sukabumi Selatan Perbesar

Wisatawan di pantai Sukabumi Selatan

JENTERANEWS.com – Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Sukabumi melarang wisatawan yang datang ke objek wisata pantak selatan Kabupaten Sukabumi, Jabar berenang di lokasi pantai yang rawan terjadi kecelakaan laut.

“Ada beberapa titik pantai yang rawan terjadi kecelakaan laut seperti tenggelam, terseret arus/ombak laut. Adapun lokasi rawan tersebut berada di kawasan Pantai Karanghawu, Citepus serta beberapa titik lainnya di sepanjang garis pantai Kabupaten Sukabumi,” kata Kasat Polairud Polres Sukabumi AKP Tenda Sukendar

Menurut Tenda, arus wisatawan yang masuk ke berbagai objek wisata laut Kabupaten Sukabumi sudah mengalami peningkatan, tetapi belum signifikan.

Antisipasi terjadinya kecelakaan, personel keamanan wisata pantai dari unsur TNI, Polri, Basarnas, Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balaswista), Forum Komunikasi SAR Daerah (FKSD), Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi bersama komunitas potensi SAR meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas wisatawan di sepanjang objek wisata pantai.

Petugas yang disiagakan di objek wisata laut terus memberikan peringatan kepada wisatawan untuk selalu mematuhi aturan dan imbauan dari aparat keamanan. Bahkan, tindakan tegas kepada wisatawan tidak segan dilakukan, seperti memberikan teguran keras apabila aktivitasnya bisa mengancam keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

“Kecelakaan laut dapat dihindari, jika seluruh wisatawan maupun warga mematuhi aturan dan tidak nekat berenang, karena seperti diketahui kondisi pantai atau laut selatan Kabupaten Sukabumi memilik gelombang dan ombak yang tinggi serta arus kuat. Tidak sedikit wisatawan yang terseret arus, tenggelam bahkan tewas akibat mengalami kecelakaan laut,” katanya.

Tenda mengatakan antisipasi terjadinya laka laut selain melarang wisatawan berenang di lokasi rawan, pengunjung pun harus menghindari pantai yang minim penjagaan. Pihaknya menargetkan sepanjang libur Natal dan Tahun Baru ini zero accident atau tidak terjadi adanya kecelakaan laut yang menyebabkan kematian. (*)

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Kecelakaan Maut di Jalur Gekbrong: Diduga Rem Blong, Truk Tangki Hantam Minibus dan Pohon, Satu Tewas

22 Mei 2026 - 13:43 WIB

Petugas gabungan dari Satlantas Polres Cianjur dan tim BPBD Kabupaten Cianjur tengah berupaya mengevakuasi korban dan membersihkan material di lokasi kecelakaan maut Jalan Raya Gekbrong, Warungkondang, Kamis (21/05/2026) malam. Kecelakaan yang melibatkan truk tangki dan minibus ini menelan satu korban jiwa.

Pasca-Libur Panjang, Harga BBM BUMN dan Swasta Kompak Stabil, Pemerintah Ungkap Alasan Tahan Harga Subsidi

21 Mei 2026 - 13:17 WIB

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

Harga Elpiji 12 Kg Merangkak Naik, Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Gas 3 Kg Aman

18 April 2026 - 07:36 WIB

Trending di News