Menu

Mode Gelap

Laporan: Awang Ruswandi · 30 Okt 2024 23:04 WIB

Riang Gembira Ibu-ibu KWT “SAWARGI” Desa Girijaya, Nagrak Sukabumi, Panen Raya


					Riang Gembira Ibu-ibu KWT “SAWARGI” Desa Girijaya, Nagrak Sukabumi, Panen Raya Perbesar

JENTERANEWS.com – Keceriaan menyelimuti senyuman para anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) “SAWARGI” saat mereka memanen padi di lahan pertanian mereka di Kampung Kebonkai Rt.03 Rw Desa Girijaya, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, pada Rabu (30/10/2024).

Ibu-ibu yang aktif dalam pertanian ini, tergabung dalam kelompok “SAWARGI”, menunjukkan dedikasi tinggi dalam mengelola lahan pertanian. Mereka terlibat dalam setiap tahap, mulai dari persiapan lahan, pembenihan, pengolahan, pemupukan, pemeliharaan, hingga panen.

Panen kali ini dipimpin oleh Ketua KWT, Ibu Ade Kilah, yang penuh semangat. Sebanyak 15 anggota, yang terdiri dari anggota PKK desa dan kader posyandu, hadir dengan antusiasme yang tinggi.

Di tengah kesibukannya, Ibu Ade Kilah menjelaskan bahwa KWT SAWARGI dibentuk pada tahun 2023.

“Kelompok ini lahir dari hasil musyawarah yang melibatkan Kepala Desa, BPD, dan LPMD, menandai langkah awal yang ceria bagi para wanita di Desa Girijaya. Dengan semangat kebersamaan, kami bertekad untuk mengelola pertanian dengan lebih baik dan mandiri,” ujarnya.

Pada tahap awal, KWT SAWARGI fokus pada penanaman padi, memanfaatkan keterampilan setiap anggota dalam seluruh proses, mulai dari persiapan lahan hingga panen.

“Aktivitas bertani ini memberikan peluang bagi wanita untuk berkontribusi nyata dalam sektor pertanian dan memperoleh pengalaman berharga,” tambahnya.

Ibu Ade Kilah, yang juga istri dari Kepala Desa Girijaya, menjelaskan bahwa tujuan KWT ini adalah untuk memberdayakan wanita dalam pengelolaan pertanian, khususnya dalam budidaya padi.

“Dengan adanya kelompok ini, diharapkan semua pihak dapat berpartisipasi aktif dalam mendukung kemajuan pertanian di Desa Girijaya.”

Dengan berbagai harapan dan semangat, mereka bertekad untuk terus maju demi kesejahteraan bersama. KWT “SAWARGI” menjadi simbol perjuangan dan semangat perempuan tani yang siap menghadapi tantangan.

Mereka membuktikan bahwa dengan kekuatan dan kerjasama, perempuan dapat berperan besar dalam pembangunan desa. Usaha mereka tidak hanya terbatas pada pertanian, tetapi juga dalam membangun kepercayaan diri dan kesetaraan gender di masyarakat sekitar.(*)

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Resmikan Praditya Adhiguna Global School, Bupati Asep Japar Dorong Lahirnya Generasi Unggul Berwawasan Global

13 Februari 2026 - 15:48 WIB

Bupati Sukabumi H. Asep Japar (batik) bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (putih) dan jajaran perwira TNI AL saat meninjau ruang kelas usai meresmikan Praditya Adhiguna Global School (PAGS) di Grand Cikareo Regency, Kota Sukabumi, Jumat (13/2/2026).

Jelang Ramadan 1447 H, Bupati Sukabumi Soroti Lonjakan Harga Ayam Akibat Tingginya Permintaan Program MBG

12 Februari 2026 - 17:23 WIB

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar (tengah), didampingi unsur Forkopimda berdialog dengan pedagang beras saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Semi Modern (PSM) Palabuhanratu, Kamis (12/2/2026). Sidak ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan pangan menjelang Ramadan 1447 H.

Polres Sukabumi Kota Bongkar Praktik Penanaman Ganja, Oknum Relawan SPPG Ditetapkan Tersangka

12 Februari 2026 - 13:10 WIB

Kasat Narkoba Polres Sukabumi Kota, AKP Tenda Sukendar, menunjukkan barang bukti foto tanaman ganja dalam pot yang berhasil diamankan saat konferensi pers pengungkapan kasus di Mapolres Sukabumi Kota, Kamis (12/2/2026).

TMMD ke-127 Resmi Dibuka, Pemkab Sukabumi dan TNI Bersinergi Akselerasi Pembangunan Infrastruktur di Cikembar

10 Februari 2026 - 15:49 WIB

Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas meninjau kesiapan personel gabungan saat membuka secara resmi TMMD ke-127 di Desa Parakanlima. Sebanyak 150 personel akan dikerahkan selama 30 hari ke depan untuk membangun jalan dan infrastruktur lainnya sebagai bentuk kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Jerat Hukum Menanti Bapak Sambung di Sukabumi: Kelalaian Senapan Angin Terancam Pasal 474 KUHP Baru

10 Februari 2026 - 12:12 WIB

Terlapor S (35), bapak sambung korban, saat digiring anggota kepolisian menuju ruang Sat Reskrim Polres Sukabumi Kota, Senin (9/2/2026). S menjalani pemeriksaan intensif terkait kasus tewasnya SH (6) akibat peluru senapan angin.

Polres Sukabumi Kota Bongkar Peredaran Ribuan Obat Terlarang: Modus ‘Sistem Peta’ Terungkap di Cisaat

9 Februari 2026 - 21:46 WIB

Ribuan butir obat keras terbatas (OKT) jenis Tramadol dan Hexymer, serta berbagai jenis psikotropika dan satu unit telepon genggam yang berhasil disita Satnarkoba Polres Sukabumi Kota dari tangan tersangka MWAA (46) di Kecamatan Cisaat. Foto diambil saat rilis kasus, Senin (9/2).
Trending di Laporan: Awang Ruswandi