Menu ✖

Mode Gelap

News · 9 Des 2024 22:22 WIB

Update Data Bencana Pergerakan Tanah Kabupaten Sukabumi Versi 9/12 Pukul 19.00 Wib


					data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi yang dirilis pada pukul 19.00 WIB Perbesar

data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi yang dirilis pada pukul 19.00 WIB

JENTERANEWS.com – Bencana pergerakan tanah kembali mengguncang Kabupaten Sukabumi. Berdasarkan data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi yang dirilis pada pukul 19.00 WIB, bencana ini telah meluas ke 39 kecamatan dan 73 desa di wilayah tersebut.

Bencana ini telah menyebabkan dampak yang sangat signifikan bagi masyarakat Sukabumi. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 1.692 kepala keluarga (KK) atau sekitar 3.333 jiwa terdampak langsung oleh bencana ini. Sebanyak 945 KK terpaksa mengungsi akibat rumahnya rusak atau tidak layak huni.

Kondisi semakin memprihatinkan dengan adanya korban jiwa. Sebanyak 146 KK atau 287 jiwa dilaporkan terancam, sementara jumlah korban meninggal dunia masih dalam proses pendataan. Selain itu, terdapat beberapa warga yang masih dinyatakan hilang dan belum ditemukan.

Bencana ini juga mengakibatkan kerusakan pada sejumlah infrastruktur, seperti rumah warga dan fasilitas umum lainnya. Tercatat sebanyak 439 rumah mengalami kerusakan ringan, 513 rumah rusak sedang, dan 221 rumah rusak berat. Bahkan, terdapat 405 rumah yang terancam akibat pergerakan tanah.

Selain rumah warga, bencana ini juga merusak 18 sarana lain dan menyebabkan lahan persawahan seluas 57 hektar mengalami kerusakan.(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

BGN Resmi Aktifkan 480 SPPG di 16 Provinsi, Moratorium Dapur Makan Bergizi Gratis Ditiadakan

3 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono (kiri) berjabat tangan saat tiba di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Jumat (2/10/2026). Kehadirannya untuk meresmikan 480 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di 16 provinsi, yang sekaligus menandai ditiadakannya moratorium dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kecelakaan Maut di Jalur Gekbrong: Diduga Rem Blong, Truk Tangki Hantam Minibus dan Pohon, Satu Tewas

22 Mei 2026 - 13:43 WIB

Petugas gabungan dari Satlantas Polres Cianjur dan tim BPBD Kabupaten Cianjur tengah berupaya mengevakuasi korban dan membersihkan material di lokasi kecelakaan maut Jalan Raya Gekbrong, Warungkondang, Kamis (21/05/2026) malam. Kecelakaan yang melibatkan truk tangki dan minibus ini menelan satu korban jiwa.

Pasca-Libur Panjang, Harga BBM BUMN dan Swasta Kompak Stabil, Pemerintah Ungkap Alasan Tahan Harga Subsidi

21 Mei 2026 - 13:17 WIB

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.
Trending di News

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca