Menu ✖

Mode Gelap

News · 9 Des 2024 23:04 WIB

Update Data Bencana Longsor Kabupaten Sukabumi Versi 9/12 Pukul 19.00 Wib


					Data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi per pukul 19.00 WIB Perbesar

Data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi per pukul 19.00 WIB

JENTERANEWS.com – Bencana tanah longsor yang melanda Kabupaten Sukabumi pada hari ini telah mengakibatkan dampak yang cukup signifikan terhadap ribuan warga. Berdasarkan data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi per 9/12/2024 pukul 19.00 WIB, bencana ini telah menyebar ke 101 desa di 39 kecamatan.

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 1.080 kepala keluarga (KK) atau sekitar 2.519 jiwa terdampak langsung oleh bencana ini. Jumlah pengungsi pun terus bertambah dan mencapai 945 KK atau sekitar 3.083 jiwa yang terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman. Selain itu, 239 KK atau sekitar 369 jiwa dilaporkan terancam oleh bencana ini.

Bencana ini juga mengakibatkan korban jiwa sebanyak 9 orang dan 2 orang lainnya masih dalam pencarian. Selain korban jiwa, bencana ini juga menyebabkan kerusakan yang cukup parah pada sejumlah infrastruktur. Tercatat sebanyak 255 rumah mengalami kerusakan ringan, 221 rumah rusak sedang, dan 858 rumah rusak berat. Bahkan, sebanyak 208 rumah terancam longsor.

Tidak hanya rumah warga, bencana ini juga merusak sejumlah fasilitas umum lainnya seperti sarana lain sebanyak 46 unit dan lahan pertanian seluas 23 hektar.

BPBD Kabupaten Sukabumi bersama dengan instansi terkait terus berupaya melakukan penanganan terhadap bencana ini. Tim gabungan telah diterjunkan ke lokasi bencana untuk melakukan evakuasi, pencarian korban, serta memberikan bantuan kepada para korban.(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

BGN Resmi Aktifkan 480 SPPG di 16 Provinsi, Moratorium Dapur Makan Bergizi Gratis Ditiadakan

3 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono (kiri) berjabat tangan saat tiba di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Jumat (2/10/2026). Kehadirannya untuk meresmikan 480 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di 16 provinsi, yang sekaligus menandai ditiadakannya moratorium dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kecelakaan Maut di Jalur Gekbrong: Diduga Rem Blong, Truk Tangki Hantam Minibus dan Pohon, Satu Tewas

22 Mei 2026 - 13:43 WIB

Petugas gabungan dari Satlantas Polres Cianjur dan tim BPBD Kabupaten Cianjur tengah berupaya mengevakuasi korban dan membersihkan material di lokasi kecelakaan maut Jalan Raya Gekbrong, Warungkondang, Kamis (21/05/2026) malam. Kecelakaan yang melibatkan truk tangki dan minibus ini menelan satu korban jiwa.

Pasca-Libur Panjang, Harga BBM BUMN dan Swasta Kompak Stabil, Pemerintah Ungkap Alasan Tahan Harga Subsidi

21 Mei 2026 - 13:17 WIB

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.
Trending di News

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca