JENTERANEWS.com – Bencana tanah longsor yang melanda Kabupaten Sukabumi pada hari ini telah mengakibatkan dampak yang cukup signifikan terhadap ribuan warga. Berdasarkan data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi per 9/12/2024 pukul 19.00 WIB, bencana ini telah menyebar ke 101 desa di 39 kecamatan.
Hingga saat ini, tercatat sebanyak 1.080 kepala keluarga (KK) atau sekitar 2.519 jiwa terdampak langsung oleh bencana ini. Jumlah pengungsi pun terus bertambah dan mencapai 945 KK atau sekitar 3.083 jiwa yang terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman. Selain itu, 239 KK atau sekitar 369 jiwa dilaporkan terancam oleh bencana ini.
Bencana ini juga mengakibatkan korban jiwa sebanyak 9 orang dan 2 orang lainnya masih dalam pencarian. Selain korban jiwa, bencana ini juga menyebabkan kerusakan yang cukup parah pada sejumlah infrastruktur. Tercatat sebanyak 255 rumah mengalami kerusakan ringan, 221 rumah rusak sedang, dan 858 rumah rusak berat. Bahkan, sebanyak 208 rumah terancam longsor.
Tidak hanya rumah warga, bencana ini juga merusak sejumlah fasilitas umum lainnya seperti sarana lain sebanyak 46 unit dan lahan pertanian seluas 23 hektar.
BPBD Kabupaten Sukabumi bersama dengan instansi terkait terus berupaya melakukan penanganan terhadap bencana ini. Tim gabungan telah diterjunkan ke lokasi bencana untuk melakukan evakuasi, pencarian korban, serta memberikan bantuan kepada para korban.(*)















