Menu ✖

Mode Gelap

News · 2 Jan 2025 21:56 WIB

Remaja Diduga Jadi Korban Pembegalan di Bojonggenteng, Polisi Lakukan Penyelidikan


					Seorang remaja yang diduga menjadi korban pembegalan di Jalan Pamatutan, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Rabu (1/1/2025) Perbesar

Seorang remaja yang diduga menjadi korban pembegalan di Jalan Pamatutan, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Rabu (1/1/2025)

JENTERANEWS.com – Sebuah unggahan di media sosial Facebook oleh akun bernama Enong mengabarkan dugaan aksi pembegalan yang menimpa keponakannya di Jalan Pamatutan, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Rabu (1/1/2025) sekitar pukul 15.00 WIB.

Dalam unggahannya, Enong menjelaskan kronologi kejadian. Korban yang baru pulang bermain futsal di tengah hujan, tiba-tiba dihentikan oleh tiga orang pelaku. Korban dipukuli hingga tak berdaya dan kemudian dibuang ke jurang. Enong juga menambahkan bahwa keponakannya kehilangan uang tunai Rp300 ribu, namun motor dan ponselnya tidak diambil pelaku.

“Hati-hati untuk daerah Pakuhaji dan sekitarnya! Telah terjadi pembegalan di jalan Pamatutan kontrak bah ongkih. Kronologi korban pulang main futsal dicegat sama 3 orang terus dipukulin, lanjut si korban dibuang ke jurang, korban alo (keponakan) saya,” tulis Enong.

Korban saat ini telah dibawa ke Rumah Sakit Sekarwangi dan kasus ini telah dilaporkan ke pihak berwajib. Enong juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati.

Kapolsek Bojonggenteng, Iptu Sopyan, saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan dugaan pembegalan tersebut dan menyatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan. Namun, Iptu Sopyan memberikan informasi awal yang berbeda dengan keterangan di media sosial. Menurutnya, korban belum sempat bermain futsal dan telah pulang ke rumah pada malam harinya.

“Masih dalam tahap lidik. Korban kemarin malam juga sudah pulang dan futsalnya pun tidak jadi,” ujar Iptu Sopyan.

Perbedaan informasi ini masih didalami oleh pihak kepolisian. Penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan untuk mengungkap fakta sebenarnya terkait kejadian ini.(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 47 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

BGN Resmi Aktifkan 480 SPPG di 16 Provinsi, Moratorium Dapur Makan Bergizi Gratis Ditiadakan

3 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono (kiri) berjabat tangan saat tiba di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Jumat (2/10/2026). Kehadirannya untuk meresmikan 480 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di 16 provinsi, yang sekaligus menandai ditiadakannya moratorium dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kecelakaan Maut di Jalur Gekbrong: Diduga Rem Blong, Truk Tangki Hantam Minibus dan Pohon, Satu Tewas

22 Mei 2026 - 13:43 WIB

Petugas gabungan dari Satlantas Polres Cianjur dan tim BPBD Kabupaten Cianjur tengah berupaya mengevakuasi korban dan membersihkan material di lokasi kecelakaan maut Jalan Raya Gekbrong, Warungkondang, Kamis (21/05/2026) malam. Kecelakaan yang melibatkan truk tangki dan minibus ini menelan satu korban jiwa.

Pasca-Libur Panjang, Harga BBM BUMN dan Swasta Kompak Stabil, Pemerintah Ungkap Alasan Tahan Harga Subsidi

21 Mei 2026 - 13:17 WIB

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.
Trending di News

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca