Menu

Mode Gelap

Kabar Daerah · 22 Mar 2025 15:53 WIB

Sekda Sukabumi Apresiasi Yayasan Ummi Kultsum dalam Mencetak Generasi Harapan Bangsa


					Sekda Sukabumi, H. Ade Suryaman, menyerahkan bantuan paket sembako secara simbolis kepada perwakilan anak yatim dalam acara Milad ke-25 Yayasan Ummi Kultsum di Nanggeleng, Sukabumi. Acara ini juga menjadi momen apresiasi atas kontribusi yayasan dalam mencetak generasi harapan bangsa. Perbesar

Sekda Sukabumi, H. Ade Suryaman, menyerahkan bantuan paket sembako secara simbolis kepada perwakilan anak yatim dalam acara Milad ke-25 Yayasan Ummi Kultsum di Nanggeleng, Sukabumi. Acara ini juga menjadi momen apresiasi atas kontribusi yayasan dalam mencetak generasi harapan bangsa.

JENTERANEWS.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Sukabumi, H. Ade Suryaman, memberikan apresiasi tinggi kepada Yayasan Ummi Kultsum atas kontribusinya dalam mencetak generasi muda harapan bangsa. Apresiasi ini disampaikan dalam acara Milad ke-25 Yayasan Ummi Kultsum yang dirangkaikan dengan pembagian santunan untuk anak yatim dan dhuafa, Sabtu (22/03/2025) di Nanggeleng, Sukabumi.

Acara yang dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat dan para donatur ini, menjadi momen penting bagi Yayasan Ummi Kultsum untuk merayakan perjalanan panjangnya dalam dunia pendidikan dan sosial. Ustaz Saepuloh Abas, selaku panitia penyelenggara, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memperingati milad yayasan, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.

“Melalui kegiatan ini, kami menyalurkan bantuan sembako kepada anak yatim, kaum dhuafa, dan lansia. Sebanyak 450 paket bantuan yang berasal dari para donatur telah kami siapkan untuk mereka yang membutuhkan,” ungkap Ustaz Saepuloh Abas.

Dalam sambutannya, Sekda Ade Suryaman menyampaikan kekagumannya terhadap Yayasan Ummi Kultsum yang telah berhasil mencetak alumni-alumni berprestasi. Ia menekankan bahwa mengelola sebuah lembaga pendidikan, terutama yang bersifat non-profit, bukanlah perkara mudah.

“Mengelola sebuah lembaga atau yayasan, apalagi yang tidak berorientasi pada keuntungan, sangatlah sulit. Orang-orang yang terjun ke dunia pendidikan seperti ini adalah orang-orang terpilih,” ujar Sekda Ade Suryaman.

Sekda Ade Suryaman juga bersyukur bahwa regenerasi di pondok pesantren tersebut terus berlanjut, yang menandakan komitmen yayasan dalam mencetak generasi penerus yang berkualitas. Ia berharap, ke depannya, Yayasan Ummi Kultsum dapat terus berkembang dan menghasilkan generasi muda yang berakhlak mulia.

Sebagai bentuk simbolis, Sekda Ade Suryaman menyerahkan bantuan paket sembako kepada perwakilan anak yatim yang hadir. Acara ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum untuk memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian sosial di masyarakat Sukabumi.(*)

[Awang]

Artikel ini telah dibaca 80 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Harga Elpiji 12 Kg Merangkak Naik, Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Gas 3 Kg Aman

18 April 2026 - 07:36 WIB

Praktis dan Tahan Lama! Ini Resep Kering Kentang Tempe Pedas yang Bikin Nasi Cepat Habis

18 April 2026 - 07:22 WIB

Kawal Iklim Investasi dan Nasib Pekerja, DPRD Sukabumi Targetkan Perda Ketenagakerjaan yang Adaptif

17 April 2026 - 18:32 WIB

Suasana rapat kerja Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi bersama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), BNN, serta perwakilan berbagai organisasi pekerja dan pengusaha di Aula Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi, Rabu (15/4/2025). Rapat ini bertujuan untuk menyerap aspirasi lintas sektoral terkait rencana revisi Peraturan Daerah (Perda) Ketenagakerjaan Nomor 8 Tahun 2023.

Biadab! Lansia 72 Tahun di Sukabumi Cabuli Gadis 13 Tahun hingga Hamil 7 Bulan

17 April 2026 - 18:19 WIB

Ilustrasi

Sisa Puing Kebakaran dan Janji Kosong: Ratusan Siswa MTs Nurul Hasanah Bertaruh Nyawa di Ruang Kelas Retak

17 April 2026 - 17:59 WIB

Potret kerusakan parah pada salah satu bangunan ruang kelas MTs Nurul Hasanah di Kampung Cicukang, Kecamatan Curugkembar, pasca-kebakaran pada November 2025 lalu. Atap yang runtuh, puing-puing yang berserakan, dan sisa-sisa bangunan yang hangus ini menjadi pemandangan sehari-hari bagi ratusan siswa. Kondisi ini merupakan bukti kelambanan bantuan dari pihak berwenang, yang memaksa siswa bertaruh nyawa belajar di bawah bayang-bayang bahaya bangunan yang sewaktu-waktu dapat rubuh.

Kelezatan Terong Balado Tanpa Rasa Bersalah: Rahasia Dapur Hemat Minyak

17 April 2026 - 07:14 WIB

Trending di Sukabumi