Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 18 Apr 2026 07:22 WIB

Praktis dan Tahan Lama! Ini Resep Kering Kentang Tempe Pedas yang Bikin Nasi Cepat Habis


					Praktis dan Tahan Lama! Ini Resep Kering Kentang Tempe Pedas yang Bikin Nasi Cepat Habis Perbesar

JENTERANEWS.com – Mencari alternatif lauk yang praktis, tahan lama, namun tetap menggugah selera? Kering kentang tempe pedas manis adalah jawabannya. Menu rumahan yang satu ini seakan tak pernah gagal menaikkan nafsu makan berkat perpaduan teksturnya yang renyah dan bumbu pedas manis yang meresap sempurna.

Sajian ini sering kali menjadi bintang tamu di meja makan saat momen spesial seperti perayaan Lebaran. Namun, dengan bahan yang mudah didapat dan cara pembuatan yang terbilang sederhana, Anda tidak perlu menunggu hari raya untuk menikmatinya. Menu ini juga sangat ideal dijadikan stok lauk di rumah, terutama bagi Anda yang memiliki jadwal padat.


Mengintip Kandungan Gizi Kering Kentang Tempe

Di balik kelezatannya, kering kentang tempe juga menyimpan nilai gizi yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Dalam satu porsi sajian ini (estimasi waktu memasak 45 menit untuk 4–5 porsi), terdapat sekitar 250–300 kkal.

Berikut adalah rincian profil nutrisinya:

  • Karbohidrat: Tinggi, bersumber dari kentang yang memberikan suplai energi cukup untuk aktivitas harian.

  • Protein: Sedang, didapatkan dari tempe. Bahan ini dikenal luas sebagai sumber protein nabati unggulan dan mengandung probiotik alami yang sangat baik untuk menjaga kesehatan usus.

  • Lemak: Cukup tinggi, yang didapat dari proses penggorengan agar bahan menjadi renyah.

  • Serat: Membantu memperlancar sistem pencernaan.


Resep Kering Kentang Tempe Pedas

Bagi Anda yang ingin segera mengeksekusi menu ini di dapur, berikut panduan lengkap bahan dan cara membuatnya.

Bahan Utama:

  • 3 buah kentang ukuran besar (potong tipis memanjang menyerupai korek api)

  • 1 papan tempe (potong kecil memanjang)

  • Minyak goreng secukupnya

Bumbu Halus:

  • 6 siung bawang merah

  • 4 siung bawang putih

  • 3 buah cabai merah besar

  • 5–8 buah cabai rawit (takaran bisa disesuaikan dengan selera pedas Anda)

Bumbu Pelengkap:

  • 2 sendok makan gula merah (diserut)

  • 2 lembar daun salam

  • 1 ruas lengkuas (dimemarkan)

  • 1 sendok makan air asam jawa

  • 1 sendok makan kecap manis

  • 100 ml air

  • Garam secukupnya


Langkah Memasak

  1. Goreng Bahan Utama: Panaskan minyak, lalu goreng kentang yang sudah dipotong hingga benar-benar kering dan renyah. Angkat dan tiriskan. Setelah itu, goreng tempe hingga matang dan agak kering, sisihkan.

  2. Tumis Bumbu: Haluskan semua bumbu halus. Panaskan sedikit minyak, lalu tumis bumbu halus hingga mengeluarkan aroma harum.

  3. Masukkan Aromatik: Tambahkan daun salam dan lengkuas ke dalam tumisan. Aduk terus hingga bumbu benar-benar matang.

  4. Karamelisasi Bumbu: Masukkan gula merah serut, air asam jawa, kecap manis, garam, dan 100 ml air. Masak bumbu hingga mendidih, menyusut, dan mengental menyerupai karamel.

  5. Campurkan Bahan: Kecilkan api. Masukkan kentang dan tempe yang sudah digoreng kering ke dalam wajan. Aduk secara cepat agar semua bahan terbalut bumbu dengan merata.

  6. Penyelesaian: Masak sebentar dengan api kecil sambil terus diaduk agar bagian bawahnya tidak gosong. Angkat dari kompor.

Tips Ekstra Chef: > Kunci dari kering kentang yang awet terletak pada proses penggorengan dan penyimpanan. Pastikan kentang digoreng benar-benar kering. Gunakan api kecil saat mencampur bahan dengan bumbu agar tekstur renyahnya tidak hilang. Terakhir, wajib menunggu hingga masakan suhu ruang (dingin) sebelum menyimpannya ke dalam toples kedap udara. Hal ini mencegah pengembunan yang bisa membuat lauk cepat melempem.

Pilihan tepat untuk Anda yang ingin berhemat, makan enak, dan punya stok lauk awet berhari-hari. Selamat mencoba di dapur Anda!(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 89 kali

Baca Lainnya

Puskesmas Cidadap Gelar Tes HPV DNA Gratis, Perempuan Usia 30–69 Tahun Diimbau Ikut Deteksi Dini Kanker Serviks

22 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Jajaran tenaga kesehatan UPTD Puskesmas Cidadap berfoto bersama para relawan dan staf SPPG usai pelaksanaan sosialisasi Pelayanan Serentak HPV DNA dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Sukabumi.

Siswa SMP di Sukabumi Jadi Korban Pengeroyokan Kakak Kelas, Diduga Dipicu Aksi Pemerasan hingga Alami Cedera Patah Tulang

21 Oktober 2026 - 23:30 WIB

Keterangan Foto: AI (12), korban kekerasan dan dugaan pemerasan oleh kakak kelasnya di Sukabumi, terbaring lemah di RSUD Sekarwangi untuk mendapatkan perawatan intensif.

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Sukabumi Gelar Penyuluhan Kesehatan Ibu dan Anak di Desa Mekarjaya

21 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Suasana kegiatan penyuluhan pencegahan stunting dan deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan HPV yang diselenggarakan Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi bersama Puskesmas Ciemas dan Pemerintah Desa Mekarjaya, Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026).

PUSKESMAS CIDOLOG GELAR HKN KE-62, CAMAT APRESIASI KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DAN TEGASKAN PENTINGNYA SINERGI LINTAS SEKTOR

20 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Suasana Gebyar HKN Ke-62 yang digelar Puskesmas Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026). Acara yang dihadiri Camat Yusup Suherlan ini diisi dengan berbagai kegiatan seperti gerak sehat, pelayanan kesehatan gratis, dan penyerahan penghargaan kepada warga yang peduli kesehatan, guna memperkuat sinergi lintas sektor menuju "Sukabumi Mubarakah".

Petaka Jalur Cikidang–Palabuhanratu: Mobil Terios Meledak dan Ludes Dilalap Si Jago Merah

19 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Kondisi minibus Daihatsu Terios yang hangus terbakar di jalur Cikidang–Palabuhanratu, Sukabumi, Minggu (18/10/2026). Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp50 juta.

Jeritan Histeris Tengah Hari: Ibu Hamil di Sukabumi Ditebas Suami, Nyawa Selamat Usai Tetangga Pasang Badan

19 Oktober 2026 - 06:23 WIB

KDRT Sadis di Sukabumi: Ditembus Sabetan Golok di Leher dan Wajah, Ibu Hamil Selamat dari Maut Berkat Akses Cepat Tetangga
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca