Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 17 Apr 2026 07:14 WIB

Kelezatan Terong Balado Tanpa Rasa Bersalah: Rahasia Dapur Hemat Minyak


					Kelezatan Terong Balado Tanpa Rasa Bersalah: Rahasia Dapur Hemat Minyak Perbesar

JENTERANEWS.com – Siapa yang sanggup menolak godaan sepiring nasi hangat dengan lauk terong balado? Cita rasa pedas gurih khas Nusantara ini memang selalu mendapat tempat istimewa di meja makan keluarga. Sayangnya, pamor hidangan ini kerap turun di mata para pejuang gaya hidup sehat. Alasannya satu: terong yang digoreng cenderung menyerap minyak bak spons, membuat hidangan ini sarat akan lemak jenuh.

Namun, Anda kini bisa bernapas lega. Kami merangkum sebuah inovasi dapur rumahan: resep terong balado lezat dengan teknik memasak minim minyak. Liputan kuliner kali ini sangat cocok bagi Anda yang ingin makan enak tanpa perlu kompromi dengan lingkar pinggang.


Sorotan Nutrisi dan Efisiensi Waktu

Sebelum beralih ke dapur, mari intip fakta gizi dari resep andalan ini. Dengan menekan penggunaan minyak goreng, kalori yang dihasilkan jauh lebih bersahabat dan hidangan terasa lebih ringan.

  • Waktu Persiapan: 10 menit

  • Waktu Memasak: 20 menit

  • Porsi: 2–3 orang

  • Estimasi Kalori: 120–150 kkal per porsi

  • Karbohidrat: 10–15 gram

  • Lemak: 5–7 gram

  • Serat: 3–5 gram

Catatan Redaksi: Terong adalah sumber serat tinggi yang sangat baik untuk menjaga kelancaran pencernaan. Selain itu, kulit ungunya kaya akan antioksidan yang berperan penting dalam melindungi tubuh dari radikal bebas.


Bahan-Bahan yang Dibutuhkan

Siapkan bahan-bahan sederhana berikut ini untuk menciptakan keajaiban kuliner di dapur Anda:

Bahan Utama:

  • 2 buah terong ungu (potong-potong sesuai selera)

  • 1/2 sdt garam (untuk marinasi awal)

  • 1 sdm minyak goreng (untuk menumis atau memanggang)

Bumbu Halus (Kunci Cita Rasa):

  • 5 buah cabai merah (tambahkan jika Anda penikmat ekstra pedas)

  • 3 siung bawang merah

  • 2 siung bawang putih

  • 1 buah tomat berukuran kecil

  • Garam dan gula pasir secukupnya


Dapur Redaksi: Langkah Memasak Cerdas & Sehat

Tinggalkan teknik deep frying yang menenggelamkan bahan makanan. Ikuti taktik cerdas berikut untuk menghasilkan terong yang tetap bertekstur lembut dengan bumbu yang meresap sempurna:

  1. Netralisir Tekstur Terong: Setelah terong dipotong, taburkan sedikit garam di permukaannya. Teknik salting ini adalah rahasia dapur yang ampuh menarik kelembapan alami terong, sekaligus mengunci pori-porinya agar tidak rakus menyerap minyak saat dimasak.

  2. Pematangan Tanpa Genangan Minyak: Alih-alih menggorengnya, panaskan wajan teflon anti-lengket dengan olesan sedikit minyak. Panggang potongan terong di atasnya hingga teksturnya empuk dan permukaannya berubah kecokelatan eksotis.

  3. Eksekusi Bumbu Balado: Haluskan cabai, bawang merah, bawang putih, dan tomat. Panaskan sisa sedikit minyak di wajan, lalu tumis bumbu halus tersebut. Aduk perlahan hingga aroma langu hilang, berganti dengan wangi harum bumbu yang matang sempurna.

  4. Sinergi Rasa: Masukkan terong yang sudah dipanggang ke dalam wajan berisi bumbu balado. Aduk merata agar pasta cabai membalut setiap potongan terong dengan sempurna. Kecilkan api sejenak agar bumbu benar-benar meresap ke dalam daging terong.

  5. Siap Disajikan: Angkat dari perapian. Terong balado yang pedas, gurih, dan bebas kilap minyak berlebih ini siap dihidangkan sebagai bintang utama pendamping makan siang Anda.

Selamat membawa inovasi sehat ini ke meja makan keluarga Anda!(*)

Artikel ini telah dibaca 24 kali

Baca Lainnya

Diterjang Cuaca Ekstrem, Rumah Warga Cidadap Sukabumi Roboh

25 Mei 2026 - 18:29 WIB

Konstruksi rumah panggung berukuran 4x8 meter di Kampung Cibadak, RT 004/002, Desa Cidadap, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, tampak roboh pada bagian panggung dan atap setelah diguyur hujan deras pada Senin (25/5/2026) dini hari. Kerusakan total ini memperlihatkan anyaman bambu di dinding dan puing-puing konstruksi yang berserakan. (Foto: Dokumen P2BK Cidadap / BPBD Kabupaten Sukabumi)

Hujan Deras 8 Jam, Luapan Sungai Cikaso Putus Akses Jalan dan Rendam Rumah Warga di Sagaranten

25 Mei 2026 - 10:17 WIB

Petugas gabungan dari Polsek Sagaranten dan petugas penanggulangan bencana (P2BK/BPBD) bersiaga memantau kondisi ruas Jalan Raya Sagaranten - Cidolog di Desa Curugluhur yang terputus akibat luapan Sungai Cikaso, Senin (25/5/2026). Luapan air sempat mencapai ketinggian 1,5 meter dan melumpuhkan arus lalu lintas kendaraan. (Foto: Dok. P2BK Sagaranten)

Hujan Deras Guyur Sukabumi, Bendungan Irigasi di Curugkembar Jebol dan Ancam 30 Hektare Sawah

25 Mei 2026 - 06:51 WIB

kerusakan berat pada bendungan irigasi di Jalan Pasir Kadu, Desa Sindangraja, Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi. Infrastruktur ini roboh dan terbawa arus air sungai yang meluap setelah hujan lebat, mengancam 30 hektare lahan pertanian warga.

Hujan Deras Picu Tanah Longsor di Nagrak Sukabumi, Warga Sigap Gotong Royong

24 Mei 2026 - 22:19 WIB

Kondisi darurat di Kampung Kebonkai, Sukabumi, Minggu malam (24/5/2026). Tampak timbunan tanah dan puing setinggi tebing di sisi kanan, menutupi akses jalan gang utama setelah longsor melanda akibat hujan deras terus menerus. Seorang warga atau petugas berjas hujan (kiri) terlihat di dekat lokasi kejadian.

Banjir dan Longsor Landa Simpenan Sukabumi Usai Diguyur Hujan Deras

24 Mei 2026 - 19:53 WIB

Pemandangan memprihatinkan di ruas jalan desa menuju Kampung Ciporekat, Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu sore (24/5/2026). Air berlumpur berwarna cokelat yang mengalir deras menggerus aspal jalan akibat hujan dengan intensitas tinggi. Kejadian ini mengakibatkan kerusakan parah pada permukaan jalan, mempersulit akses transportasi utama warga. (Dok. P2BK SIMPENAN / Pusdalops PB BPBD Kab. Sukabumi)

Hujan Deras Picu Longsor di Ciambar Sukabumi, Dua Motor Tertimbun dan Tiga Rumah Terancam

24 Mei 2026 - 19:20 WIB

Kondisi Pasca Longsor Tebing di Kampung Cipeumutih, Desa Munjul. Pemandangan lereng tanah yang terjal dan labil di lokasi longsor tebing di Kampung Cipeumutih, RT 01/07, Desa Munjul, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi. Gambar ini menunjukkan besarnya material longsoran yang ambruk setelah hujan deras pada Minggu (24/5/2026) sore, menimbun pekarangan di bawahnya. Longsoran tebing pekarangan setinggi 10 meter milik Bapak Aap ini menimpa pagar dan dua unit sepeda motor milik warga yang masih tertimbun material yang terlihat labil. [Visual/Dok. P2BK Ciambar - BPBD Kabupaten Sukabumi]
Trending di Sukabumi