Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 16 Apr 2026 20:53 WIB

Bupati Sukabumi Dampingi Penasihat Khusus Presiden Resmikan Huntap Adaptif Bencana di Cisolok


					Penasihat Khusus Presiden Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman dan Bupati Sukabumi Asep Japar meresmikan Huntap Cisolok, Kamis (16/4). Perbesar

Penasihat Khusus Presiden Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman dan Bupati Sukabumi Asep Japar meresmikan Huntap Cisolok, Kamis (16/4).

JENTERANEWS.com — Upaya pemulihan pascabencana di Kabupaten Sukabumi memasuki babak baru. Bupati Sukabumi H. Asep Japar, didampingi Wakil Bupati H. Andreas, mendampingi Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional, Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. H. Dudung Abdurachman, dalam agenda peresmian hunian tetap (huntap) adaptif bencana di Desa Sukarame, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (16/4/2026).

Acara peresmian ini turut disaksikan oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jawa Barat, Forkopimda Kabupaten Sukabumi, jajaran Forkopimcam Cisolok, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.

Dalam sambutannya, Jenderal (Purn.) Dudung Abdurachman menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas musibah banjir dan tanah longsor yang sempat melumpuhkan sebagian wilayah Cisolok. Kendati demikian, ia bersyukur peristiwa tersebut tidak memakan korban jiwa.

“Sekitar 10 rumah warga hanyut akibat banjir dan longsor. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa,” ungkap Dudung di hadapan warga.

Sebagai wujud nyata kepeduliannya, Dudung tidak hanya memberikan bantuan untuk pembangunan rumah di lokasi huntap yang diresmikan hari ini. Ia juga menegaskan komitmennya untuk menambah pembangunan 10 unit rumah baru yang akan dialokasikan di Kampung Mubarakah, Desa Cikadu, Kecamatan Palabuhanratu.

Lebih lanjut, ia memberikan suntikan moral kepada para penyintas bencana agar kembali menata hidup dengan optimisme. “Saya berharap hunian tetap yang dibangun ini dapat memberikan rasa aman dan menjadi awal pemulihan kualitas hidup masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Sukabumi H. Asep Japar menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam merawat fasilitas yang telah diberikan. Ia mengimbau warga agar senantiasa menjaga kondisi fisik bangunan dan lingkungan sekitar.

Lebih dari itu, Asep Japar mengingatkan warga untuk tetap waspada terhadap potensi bencana alam yang dapat mengancam kapan saja, terutama bagi mereka yang beraktivitas dan bermukim di kawasan lereng yang rawan pergerakan tanah.

Untuk memastikan kawasan relokasi tersebut ideal untuk dihuni, Pemerintah Kabupaten Sukabumi berjanji akan segera turun tangan membenahi fasilitas umum. “Kami optimis akan segera menindaklanjuti pembangunan infrastruktur pendukung, seperti perbaikan akses jalan dan sistem pipanisasi air bersih, guna menunjang kenyamanan warga di lokasi relokasi ini,” tegas Bupati.

Berdirinya hunian adaptif bencana ini tidak terlepas dari kuatnya gotong royong antarlembaga negara. Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Sukabumi, KH. Encep Hadiana, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi.

Menurutnya, pembangunan 10 unit rumah tahap pertama ini adalah representasi nyata dari kolaborasi lintas sektor yang efektif.

“Bantuan ini mengalir dari berbagai pihak, mulai dari Pak Dudung, Menteri Muhaimin, KSAD Jenderal Maruli, anggota DPR RI, hingga jajaran pemerintah daerah dan Forkopimda,” pungkas KH. Encep.

Dengan peresmian ini, diharapkan warga terdampak dapat kembali merajut kehidupan yang lebih layak, aman, dan tangguh terhadap potensi bencana di masa depan.(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 32 kali

Baca Lainnya

Kecelakaan Diduga Rem Blong di Turunan Cisarakan Sukabumi: Truk Box Tabrak Tebing, Dua Korban Luka-luka

26 Oktober 2026 - 22:17 WIB

Kondisi truk box bernomor polisi F 8303 NM tampak ringsek parah pada bagian depan setelah membanting setir dan menghantam tebing di Jalan Raya Cisarakan, Desa Buniwangi, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (26/10/2026). Insiden yang diduga dipicu rem blong ini menyebabkan kendaraan terguling dan sempat menutup total akses jalan.

Tingkatkan Kesadaran Berlalu Lintas, Polres Sukabumi Gelar Apel Pasukan Operasi Patuh Lodaya 2026

26 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Jajaran personel Polres Sukabumi mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Lodaya Tahun 2026 di Lapangan Mako Polres Sukabumi, Senin (26/10/2026).

Puskesmas Cidadap Gelar Tes HPV DNA Gratis, Perempuan Usia 30–69 Tahun Diimbau Ikut Deteksi Dini Kanker Serviks

22 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Jajaran tenaga kesehatan UPTD Puskesmas Cidadap berfoto bersama para relawan dan staf SPPG usai pelaksanaan sosialisasi Pelayanan Serentak HPV DNA dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Sukabumi.

Siswa SMP di Sukabumi Jadi Korban Pengeroyokan Kakak Kelas, Diduga Dipicu Aksi Pemerasan hingga Alami Cedera Patah Tulang

21 Oktober 2026 - 23:30 WIB

Keterangan Foto: AI (12), korban kekerasan dan dugaan pemerasan oleh kakak kelasnya di Sukabumi, terbaring lemah di RSUD Sekarwangi untuk mendapatkan perawatan intensif.

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Sukabumi Gelar Penyuluhan Kesehatan Ibu dan Anak di Desa Mekarjaya

21 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Suasana kegiatan penyuluhan pencegahan stunting dan deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan HPV yang diselenggarakan Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi bersama Puskesmas Ciemas dan Pemerintah Desa Mekarjaya, Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026).

PUSKESMAS CIDOLOG GELAR HKN KE-62, CAMAT APRESIASI KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DAN TEGASKAN PENTINGNYA SINERGI LINTAS SEKTOR

20 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Suasana Gebyar HKN Ke-62 yang digelar Puskesmas Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026). Acara yang dihadiri Camat Yusup Suherlan ini diisi dengan berbagai kegiatan seperti gerak sehat, pelayanan kesehatan gratis, dan penyerahan penghargaan kepada warga yang peduli kesehatan, guna memperkuat sinergi lintas sektor menuju "Sukabumi Mubarakah".
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca