Menu

Mode Gelap

Peristiwa · 17 Jun 2025 15:42 WIB

Tragedi Maut di Muara Cikaso: Perahu Nelayan Dihantam Ombak Ganas, Satu Tewas, Satu Masih dalam Pencarian


					 Tim SAR gabungan dari Sat Pol Airud Polres Sukabumi dan unsur lainnya menyisir perairan di sekitar Muara Cikaso, Tegalbuleud, pada Selasa (17/6/2025). Operasi pencarian ini difokuskan untuk menemukan Saepul (38), seorang nelayan yang dinyatakan hilang setelah perahu mereka terbalik dihantam gelombang tinggi. Perbesar

Tim SAR gabungan dari Sat Pol Airud Polres Sukabumi dan unsur lainnya menyisir perairan di sekitar Muara Cikaso, Tegalbuleud, pada Selasa (17/6/2025). Operasi pencarian ini difokuskan untuk menemukan Saepul (38), seorang nelayan yang dinyatakan hilang setelah perahu mereka terbalik dihantam gelombang tinggi.

JENTERANEWS.com – Kabar duka datang dari perairan selatan Sukabumi. Sebuah perahu nelayan, KM Panyalu, menjadi korban keganasan gelombang tinggi di pintu Muara Cikaso, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Selasa (17/6/2025) pagi. Insiden nahas yang terjadi sekitar pukul 08.30 WIB ini mengakibatkan satu nelayan meninggal dunia dan seorang rekannya dinyatakan hilang.

Korban meninggal dunia teridentifikasi bernama Ijang (45), seorang nelayan yang merupakan warga lokal dari Kampung Cikadu, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tegalbuleud. Sementara itu, tim SAR gabungan masih berupaya keras mencari Saepul (38), nelayan asal Desa Keteguhan, Kecamatan Teluk Betung Barat, Bandar Lampung, yang hilang ditelan ombak.

Kasat Pol Airud Polres Sukabumi, AKP Nandang Herawan, mengonfirmasi insiden tragis ini. “Telah terjadi kecelakaan laut yang menyebabkan satu orang meninggal dunia dan satu orang hilang tenggelam,” ujar Nandang dalam keterangan tertulisnya pada Selasa siang.

Menurut AKP Nandang, kecelakaan bermula saat kedua nelayan tersebut bertolak dari Dermaga Eks PT SBP untuk mencari ikan di tengah laut. Namun, di tengah pelayaran, mereka diduga mendapati perahu mereka mengalami kebocoran.

Menyadari bahaya yang mengancam, keduanya memutuskan untuk memutar haluan dan segera kembali ke daratan melalui Muara Cikaso. Nahas, saat berada di ambang pintu muara yang dikenal memiliki karakter ombak yang kuat, takdir berkata lain.

“Pada saat KM Panyalu akan memasuki Muara Cikaso, tiba-tiba dihantam gelombang cukup tinggi sehingga perahu mereka terbalik,” jelas Nandang.

Benturan keras dari gelombang tersebut seketika membalikkan perahu dan melemparkan kedua nelayan ke dalam air. Ijang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia tidak lama setelah kejadian, sementara Saepul terseret arus dan hingga kini belum ditemukan.

Saat ini, Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Pol Airud) Polres Sukabumi bersama unsur SAR lainnya tengah menyisir area perairan di sekitar lokasi kejadian. Fokus utama operasi adalah menemukan Saepul secepat mungkin. Cuaca dan kondisi gelombang di lokasi menjadi tantangan utama bagi tim pencari.

Pihak kepolisian mengimbau para nelayan di wilayah pesisir Sukabumi untuk selalu waspada dan memantau prakiraan cuaca dari BMKG sebelum melaut, serta memastikan kelayakan dan keamanan kapal demi mencegah terulangnya insiden serupa.(*)


Reporter : Rudi

Redaktur : Hamjah


Artikel ini telah dibaca 44 kali

Baca Lainnya

Tragedi Berdarah di Pesisir Ujunggenteng: Aksi ‘Test Drive’ Berujung Maut, Satu Pengendara Tewas

13 April 2026 - 17:59 WIB

Suasana di lokasi kejadian perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas tragis di pesisir Pantai Ujunggenteng, Desa Ujunggenteng, Sukabumi, pada Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Tampak kerumunan warga berkumpul di area kejadian, sementara puing-puing kendaraan dan jejak ban terlihat jelas di pasir basah. Kecelakaan yang melibatkan dua sepeda motor dan diduga dipicu oleh aksi balap liar ini merenggut nyawa Agus Gunawan (29) dan menyebabkan Angga (19) luka berat. (Tangkapan layar video warga)

Akibat Hujan Deras Berdurasi Lama, Satu Rumah di Parakansalak Sukabumi Ambruk

6 April 2026 - 21:29 WIB

Bocah Empat Tahun di Kalibunder Sukabumi Meninggal Dunia Usai Terpeleset ke Parit Saat Hujan Deras

6 April 2026 - 21:21 WIB

Tragis, Petani Lansia di Sukabumi Ditemukan Tewas Tertimpa Pohon Bambu di Kebunnya

23 Maret 2026 - 17:25 WIB

jenazah petani Saep (74) ditemukan. Area rimbun dengan semak dan rumpun bambu terlihat di kedua sisi. Gambar tersebut menampilkan sensor buram (blurred) di bagian tengah, yang menutupi detail jenazah korban yang ditemukan tergeletak di tengah dedaunan. Penemuan ini terjadi pada Senin (23/3) setelah korban dilaporkan hilang selama beberapa hari.

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Sebuah Rumah di Sagaranten Ludes Terbakar Saat Ditinggal Penghuninya

3 Maret 2026 - 16:01 WIB

Warga dan petugas pemadam kebakaran (Damkar), meninjau puing-puing rumah yang ludes terbakar di Kampung Bojong Lingkung, Desa Sinar Bentang, Kecamatan Sagaranten. Kebakaran yang melanda pada Selasa (3/3/2025)

Begal Sadis Beraksi di Parungkuda Sukabumi: Suami Dibacok di Depan Istri, Motor Raib

18 Februari 2026 - 20:27 WIB

Ilustrasi
Trending di Peristiwa