Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 17 Apr 2026 22:57 WIB

Dukung Transformasi Samsat Cibadak, Komisi III DPRD Sukabumi: Solusi Nyata bagi Masyarakat


					Dukung Transformasi Samsat Cibadak, Komisi III DPRD Sukabumi: Solusi Nyata bagi Masyarakat Perbesar

JENTERANEWS.com – Upaya akselerasi pelayanan publik di sektor pajak kendaraan bermotor (PKB) terus menunjukkan tren positif. Langkah proaktif Samsat Cibadak dalam menyederhanakan birokrasi mendapat apresiasi tinggi dari legislatif. Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Sukabumi, Hera Iskandar, SE., MM., menilai terobosan ini sebagai langkah konkret pemerintah dalam meringankan beban administratif warga.

Apresiasi tersebut merujuk pada implementasi kebijakan terbaru Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang menghapuskan kewajiban melampirkan KTP asli pemilik lama dalam proses pembayaran pajak kendaraan. Kebijakan ini dianggap sebagai “angin segar” bagi pemilik kendaraan tangan kedua yang selama ini sering terkendala urusan administrasi.

Dalam keterangannya pada Jumat (17/4/2026), Hera Iskandar menegaskan bahwa hambatan prosedural seringkali menjadi pemicu rendahnya kepatuhan wajib pajak. Dengan hilangnya syarat KTP pemilik lama, masyarakat kini tidak lagi memiliki alasan untuk menunda kewajibannya.

“Kebijakan ini adalah solusi nyata. Selama ini, banyak wajib pajak yang memiliki itikad baik namun terbentur persyaratan yang sulit dipenuhi karena tidak lagi memiliki akses ke pemilik sebelumnya. Sekarang hambatan itu sudah tidak ada lagi,” ujar Hera.

Selain kemudahan layanan, Komisi III juga menyoroti aspek akuntabilitas. Hera mengapresiasi keterbukaan Samsat Cibadak dalam memaparkan data Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurutnya, transparansi ini krusial agar masyarakat mengetahui bahwa pajak yang mereka bayarkan kembali dalam bentuk pembangunan infrastruktur daerah.

Berdasarkan hasil pemantauan lapangan, Hera juga memberikan catatan positif terkait integritas pelayanan di Samsat Cibadak:

  • Bebas Calo: Praktik percaloan yang selama ini dikeluhkan warga dipastikan sudah tidak ditemukan.

  • Transparansi Biaya: Tidak ada pungutan liar atau pembayaran di luar ketentuan resmi.

  • Efisiensi Layanan: Proses birokrasi menjadi lebih ramping dan bersih.

Sebagai mitra strategis, DPRD Kabupaten Sukabumi menyatakan kesiapannya untuk mengawal kebijakan ini dari sisi legislasi. Hera menegaskan bahwa optimalisasi PAD dari sektor kendaraan bermotor akan berdampak langsung pada percepatan pembangunan di Kabupaten Sukabumi.

“Kami di Komisi III menyambut baik langkah ini. Kami siap memberikan dukungan penuh agar kebijakan yang berpihak pada masyarakat ini terus berkembang. Ini adalah kemajuan yang harus kita pertahankan bersama,” tegas politisi tersebut.

Menutup pernyataannya, Hera Iskandar mengajak seluruh warga Kabupaten Sukabumi untuk memanfaatkan kemudahan ini. Dengan pelayanan yang kini lebih transparan, bersih, dan mudah, diharapkan tingkat kesadaran pajak masyarakat semakin meningkat demi kemajuan daerah yang berkelanjutan.(*)


Artikel ini telah dibaca 15 kali

Baca Lainnya

Diterjang Cuaca Ekstrem, Rumah Warga Cidadap Sukabumi Roboh

25 Mei 2026 - 18:29 WIB

Konstruksi rumah panggung berukuran 4x8 meter di Kampung Cibadak, RT 004/002, Desa Cidadap, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, tampak roboh pada bagian panggung dan atap setelah diguyur hujan deras pada Senin (25/5/2026) dini hari. Kerusakan total ini memperlihatkan anyaman bambu di dinding dan puing-puing konstruksi yang berserakan. (Foto: Dokumen P2BK Cidadap / BPBD Kabupaten Sukabumi)

Hujan Deras 8 Jam, Luapan Sungai Cikaso Putus Akses Jalan dan Rendam Rumah Warga di Sagaranten

25 Mei 2026 - 10:17 WIB

Petugas gabungan dari Polsek Sagaranten dan petugas penanggulangan bencana (P2BK/BPBD) bersiaga memantau kondisi ruas Jalan Raya Sagaranten - Cidolog di Desa Curugluhur yang terputus akibat luapan Sungai Cikaso, Senin (25/5/2026). Luapan air sempat mencapai ketinggian 1,5 meter dan melumpuhkan arus lalu lintas kendaraan. (Foto: Dok. P2BK Sagaranten)

Hujan Deras Guyur Sukabumi, Bendungan Irigasi di Curugkembar Jebol dan Ancam 30 Hektare Sawah

25 Mei 2026 - 06:51 WIB

kerusakan berat pada bendungan irigasi di Jalan Pasir Kadu, Desa Sindangraja, Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi. Infrastruktur ini roboh dan terbawa arus air sungai yang meluap setelah hujan lebat, mengancam 30 hektare lahan pertanian warga.

Hujan Deras Picu Tanah Longsor di Nagrak Sukabumi, Warga Sigap Gotong Royong

24 Mei 2026 - 22:19 WIB

Kondisi darurat di Kampung Kebonkai, Sukabumi, Minggu malam (24/5/2026). Tampak timbunan tanah dan puing setinggi tebing di sisi kanan, menutupi akses jalan gang utama setelah longsor melanda akibat hujan deras terus menerus. Seorang warga atau petugas berjas hujan (kiri) terlihat di dekat lokasi kejadian.

Banjir dan Longsor Landa Simpenan Sukabumi Usai Diguyur Hujan Deras

24 Mei 2026 - 19:53 WIB

Pemandangan memprihatinkan di ruas jalan desa menuju Kampung Ciporekat, Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu sore (24/5/2026). Air berlumpur berwarna cokelat yang mengalir deras menggerus aspal jalan akibat hujan dengan intensitas tinggi. Kejadian ini mengakibatkan kerusakan parah pada permukaan jalan, mempersulit akses transportasi utama warga. (Dok. P2BK SIMPENAN / Pusdalops PB BPBD Kab. Sukabumi)

Hujan Deras Picu Longsor di Ciambar Sukabumi, Dua Motor Tertimbun dan Tiga Rumah Terancam

24 Mei 2026 - 19:20 WIB

Kondisi Pasca Longsor Tebing di Kampung Cipeumutih, Desa Munjul. Pemandangan lereng tanah yang terjal dan labil di lokasi longsor tebing di Kampung Cipeumutih, RT 01/07, Desa Munjul, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi. Gambar ini menunjukkan besarnya material longsoran yang ambruk setelah hujan deras pada Minggu (24/5/2026) sore, menimbun pekarangan di bawahnya. Longsoran tebing pekarangan setinggi 10 meter milik Bapak Aap ini menimpa pagar dan dua unit sepeda motor milik warga yang masih tertimbun material yang terlihat labil. [Visual/Dok. P2BK Ciambar - BPBD Kabupaten Sukabumi]
Trending di Sukabumi