JENTERANEWS.com – Kegembiraan liburan satu keluarga asal Bogor berubah menjadi petaka saat ombak besar menerjang mereka di Pantai Sunset, Desa Karangpapak, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat (27/6/2025) sore. Satu orang remaja dilaporkan hilang terseret arus, sementara tiga lainnya berhasil diselamatkan.
Insiden nahas yang terjadi sekitar pukul 16.30 WIB itu menimpa Jaki (19), warga Kampung/Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, Bogor. Ia bersama tiga anggota keluarganya tengah asyik bermain di tepi pantai ketika gelombang tinggi tiba-tiba datang dan menyeret mereka ke tengah laut.
Koordinator Pos SAR Basarnas Sukabumi, Suryo Adianto, pada Sabtu (28/6/2025) menuturkan, kepanikan sempat terjadi di lokasi. Beruntung, warga yang berada di sekitar pantai dengan sigap memberikan pertolongan.
“Saat mereka bermain di pinggiran pantai, tiba-tiba ombak besar datang dan menarik korban beserta keluarganya ke tengah. Beruntungnya saat kejadian ada warga dan menolong, 3 orang tertolong,” ujar Suryo.
Namun, di tengah upaya penyelamatan yang heroik itu, Jaki tak dapat dijangkau dan hilang ditelan ombak. Ketiga kerabatnya yang selamat segera mendapatkan penanganan, sementara kabar hilangnya Jaki membuat suasana di Pantai Sunset menjadi tegang.
Memasuki hari kedua pencarian, tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polairud, Polsek Cisolok, dan relawan Balawista terus mengintensifkan upaya penyisiran. Tim dibagi menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU) untuk memaksimalkan area pencarian.
“Untuk pencarian hari ini, hari kedua, kami telah membagi 3 SRU. SRU pertama melakukan pencarian di laut menggunakan perahu karet sejauh 2 mil laut, SRU kedua menyisir darat di sepanjang pesisir sejauh 2 km, dan SRU ketiga menggunakan drone untuk pemantauan dari udara,” jelas Suryo.
Kendati demikian, tim menghadapi tantangan berat di lapangan. Kondisi gelombang yang masih tinggi menjadi kendala utama dalam operasi pencarian di laut.
“Sejauh ini kendala pencarian di tengah laut itu ombak cukup tinggi dengan ketinggian mencapai 2 sampai 3 meter,” ucap Suryo.
Pihak keluarga korban dilaporkan telah berada di lokasi, menanti dengan cemas kabar pencarian Jaki. Tim SAR gabungan bertekad untuk terus melakukan pencarian sesuai dengan prosedur yang berlaku, dengan harapan korban dapat segera ditemukan. Peristiwa ini menjadi pengingat tragis bagi para wisatawan untuk selalu waspada terhadap kondisi alam, terutama saat beraktivitas di pantai dengan ombak yang tidak dapat diprediksi.(*)
Reporter: Ridwan
Redaktur: Hamjah














