Menu

Mode Gelap

Peristiwa · 28 Jun 2025 18:26 WIB

Liburan Keluarga Berujung Duka, Remaja Bogor Hilang Ditelan Ombak Pantai Sunset Sukabumi


					TIM SAR GABUNGAN menyisir perairan Pantai Sunset di Cisolok, Sukabumi, Sabtu (28/6/2025), dalam upaya pencarian Jaki (19), wisatawan asal Bogor yang hilang terseret ombak pada hari sebelumnya. Gelombang tinggi menjadi tantangan utama dalam operasi penyelamatan ini. Perbesar

TIM SAR GABUNGAN menyisir perairan Pantai Sunset di Cisolok, Sukabumi, Sabtu (28/6/2025), dalam upaya pencarian Jaki (19), wisatawan asal Bogor yang hilang terseret ombak pada hari sebelumnya. Gelombang tinggi menjadi tantangan utama dalam operasi penyelamatan ini.

JENTERANEWS.com – Kegembiraan liburan satu keluarga asal Bogor berubah menjadi petaka saat ombak besar menerjang mereka di Pantai Sunset, Desa Karangpapak, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat (27/6/2025) sore. Satu orang remaja dilaporkan hilang terseret arus, sementara tiga lainnya berhasil diselamatkan.

Insiden nahas yang terjadi sekitar pukul 16.30 WIB itu menimpa Jaki (19), warga Kampung/Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, Bogor. Ia bersama tiga anggota keluarganya tengah asyik bermain di tepi pantai ketika gelombang tinggi tiba-tiba datang dan menyeret mereka ke tengah laut.

Koordinator Pos SAR Basarnas Sukabumi, Suryo Adianto, pada Sabtu (28/6/2025) menuturkan, kepanikan sempat terjadi di lokasi. Beruntung, warga yang berada di sekitar pantai dengan sigap memberikan pertolongan.

“Saat mereka bermain di pinggiran pantai, tiba-tiba ombak besar datang dan menarik korban beserta keluarganya ke tengah. Beruntungnya saat kejadian ada warga dan menolong, 3 orang tertolong,” ujar Suryo.

Namun, di tengah upaya penyelamatan yang heroik itu, Jaki tak dapat dijangkau dan hilang ditelan ombak. Ketiga kerabatnya yang selamat segera mendapatkan penanganan, sementara kabar hilangnya Jaki membuat suasana di Pantai Sunset menjadi tegang.

Memasuki hari kedua pencarian, tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polairud, Polsek Cisolok, dan relawan Balawista terus mengintensifkan upaya penyisiran. Tim dibagi menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU) untuk memaksimalkan area pencarian.

“Untuk pencarian hari ini, hari kedua, kami telah membagi 3 SRU. SRU pertama melakukan pencarian di laut menggunakan perahu karet sejauh 2 mil laut, SRU kedua menyisir darat di sepanjang pesisir sejauh 2 km, dan SRU ketiga menggunakan drone untuk pemantauan dari udara,” jelas Suryo.

Kendati demikian, tim menghadapi tantangan berat di lapangan. Kondisi gelombang yang masih tinggi menjadi kendala utama dalam operasi pencarian di laut.

“Sejauh ini kendala pencarian di tengah laut itu ombak cukup tinggi dengan ketinggian mencapai 2 sampai 3 meter,” ucap Suryo.

Pihak keluarga korban dilaporkan telah berada di lokasi, menanti dengan cemas kabar pencarian Jaki. Tim SAR gabungan bertekad untuk terus melakukan pencarian sesuai dengan prosedur yang berlaku, dengan harapan korban dapat segera ditemukan. Peristiwa ini menjadi pengingat tragis bagi para wisatawan untuk selalu waspada terhadap kondisi alam, terutama saat beraktivitas di pantai dengan ombak yang tidak dapat diprediksi.(*)


Reporter: Ridwan

Redaktur: Hamjah


 

Artikel ini telah dibaca 90 kali

Baca Lainnya

Tragedi Berdarah di Pesisir Ujunggenteng: Aksi ‘Test Drive’ Berujung Maut, Satu Pengendara Tewas

13 April 2026 - 17:59 WIB

Suasana di lokasi kejadian perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas tragis di pesisir Pantai Ujunggenteng, Desa Ujunggenteng, Sukabumi, pada Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Tampak kerumunan warga berkumpul di area kejadian, sementara puing-puing kendaraan dan jejak ban terlihat jelas di pasir basah. Kecelakaan yang melibatkan dua sepeda motor dan diduga dipicu oleh aksi balap liar ini merenggut nyawa Agus Gunawan (29) dan menyebabkan Angga (19) luka berat. (Tangkapan layar video warga)

Akibat Hujan Deras Berdurasi Lama, Satu Rumah di Parakansalak Sukabumi Ambruk

6 April 2026 - 21:29 WIB

Bocah Empat Tahun di Kalibunder Sukabumi Meninggal Dunia Usai Terpeleset ke Parit Saat Hujan Deras

6 April 2026 - 21:21 WIB

Tragis, Petani Lansia di Sukabumi Ditemukan Tewas Tertimpa Pohon Bambu di Kebunnya

23 Maret 2026 - 17:25 WIB

jenazah petani Saep (74) ditemukan. Area rimbun dengan semak dan rumpun bambu terlihat di kedua sisi. Gambar tersebut menampilkan sensor buram (blurred) di bagian tengah, yang menutupi detail jenazah korban yang ditemukan tergeletak di tengah dedaunan. Penemuan ini terjadi pada Senin (23/3) setelah korban dilaporkan hilang selama beberapa hari.

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Sebuah Rumah di Sagaranten Ludes Terbakar Saat Ditinggal Penghuninya

3 Maret 2026 - 16:01 WIB

Warga dan petugas pemadam kebakaran (Damkar), meninjau puing-puing rumah yang ludes terbakar di Kampung Bojong Lingkung, Desa Sinar Bentang, Kecamatan Sagaranten. Kebakaran yang melanda pada Selasa (3/3/2025)

Begal Sadis Beraksi di Parungkuda Sukabumi: Suami Dibacok di Depan Istri, Motor Raib

18 Februari 2026 - 20:27 WIB

Ilustrasi
Trending di Peristiwa