Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 21 Jul 2025 19:48 WIB

Tragedi di Pesta Rakyat Garut: Seorang Polisi Gugur dan Dua Warga Tewas, Kapolda Jabar Janjikan Investigasi Tuntas


					Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan (tengah), saat memberikan keterangan pers mengenai insiden tragis di pesta rakyat Garut, Sabtu (19/7/2025). Kapolda menyampaikan duka cita mendalam dan berjanji akan menginvestigasi tuntas kasus yang menewaskan tiga orang tersebut. Perbesar

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan (tengah), saat memberikan keterangan pers mengenai insiden tragis di pesta rakyat Garut, Sabtu (19/7/2025). Kapolda menyampaikan duka cita mendalam dan berjanji akan menginvestigasi tuntas kasus yang menewaskan tiga orang tersebut.

JENTERANEWS.com – Suasana meriah pesta rakyat yang digelar di Kabupaten Garut pada Jumat, 18 Juli 2025, berubah menjadi duka mendalam. Tiga nyawa melayang dalam insiden tragis tersebut, terdiri dari dua orang warga masyarakat dan seorang anggota kepolisian yang gugur saat menjalankan tugasnya.

Anggota polisi tersebut gugur secara heroik saat berusaha memberikan pertolongan kepada warga di tengah keramaian acara.

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., menyatakan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas jatuhnya korban jiwa. Dalam pernyataan yang disampaikan pada Sabtu (19/7/2025) dini hari, Kapolda menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas peristiwa memilukan ini.

“Anggota kami di lapangan menolong warga masyarakat yang akhirnya gugur dalam tugasnya membantu mengamankan masyarakat. Kami akan melakukan pendalaman dan investigasi, bagaimana peristiwa ini bisa terjadi. Sehingga mengakibatkan ada tiga yang meninggal dunia pada siang hari ini,” ujar Irjen Pol Rudi Setiawan dengan nada prihatin.

Kapolda Jabar menjelaskan bahwa berdasarkan penelusuran awal, Polres Garut telah menempuh prosedur standar dalam pengamanan acara tersebut. Rencana pengamanan telah disusun matang setelah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Garut.

Menurutnya, potensi gangguan keamanan telah diidentifikasi sejak awal dalam proses perizinan, dan langkah-langkah antisipasi telah disiapkan.

“Polres Garut, sebagaimana biasanya setiap kegiatan masyarakat, itu melakukan pengamanan. Prosedur untuk melaksanakan pengamanan rangkaian kegiatan ini sudah ditempuh,” jelasnya.

“Sebanyak 404 personel gabungan sudah disiagakan sejak pagi hari dan sudah menempati posnya masing-masing sesuai arahan, agar semuanya berjalan lancar. Itu prosedur yang sudah saya dalami barusan,” imbuh Kapolda.

Meski demikian, Kapolda menegaskan bahwa investigasi teknis akan tetap dilakukan secara menyeluruh untuk mengungkap ada atau tidaknya unsur kelalaian yang menyebabkan tragedi tersebut.

“Secara teknis, Polisi akan melakukan penyelidikan, mengungkap apakah ada unsur kelalaian atau tidak, dan nanti siapa yang akan paling bertanggung jawab,” tuturnya.

Di tengah suasana duka, seorang warga setempat mengungkapkan rasa terima kasih sekaligus kesedihannya atas pengorbanan aparat kepolisian. Dalam bahasa Sunda, ia menuturkan, “Sim kuring ngahaturkeuen nuhun ka Polisi anu parantos ngamankeuen sinareng nyalamatkeuen anu pingsan, dugi ka aya anu ngantunkeuen, sim kuring sadayana ngiring prihatin.”

(Saya mengucapkan terima kasih kepada Polisi yang telah mengamankan dan menyelamatkan mereka yang pingsan, hingga ada yang meninggal dunia. Kami semua turut berduka cita.)

Hingga berita ini diturunkan, tim investigasi dari Polda Jabar masih bekerja untuk mengungkap penyebab pasti insiden maut di pesta rakyat Garut. Publik menantikan hasil penyelidikan untuk memastikan tragedi serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.(*)


Reporter: Mardi

Redaktur: Mia Hamjani


 

Artikel ini telah dibaca 24 kali

Baca Lainnya

DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Rapat Bamus, Rancang Strategi dan Jadwal Kegiatan Periode Mei-Juni 2026

2 Mei 2026 - 15:53 WIB

Suasana Rapat Kerja Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Kabupaten Sukabumi di Ruang Rapat Dinas Perhubungan, Kamis (30/4/2026). Rapat ini membahas rancangan jadwal kegiatan legislatif untuk periode Mei hingga Juni 2026.

DPRD Sukabumi Jadikan Hardiknas 2026 Momentum Benahi Regulasi Pendidikan dan Kesejahteraan Pendidik

2 Mei 2026 - 15:43 WIB

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Sukabumi, Paoji Nurjaman, saat memberikan keterangan kepada awak media usai menghadiri upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 tingkat kabupaten di SMPN Model Cikembar, Sabtu (2/5/2026).

Detik-Detik Jembatan Bambu di Sagaranten Ambruk: Lima Warga Terjatuh dan Tertimpa Material Saat Gotong Royong

2 Mei 2026 - 15:11 WIB

Warga bahu-membahu membangun kembali Jembatan Pojok yang terbuat dari bambu di Kampung Pojok, Desa Cibitung, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, usai jembatan tersebut roboh saat sedang diperbaiki, Sabtu (2/5/2026). Sinergi warga dan petugas gabungan lintas sektor diharapkan dapat mempercepat pemulihan akses vital masyarakat setempat.

Wakil Bupati Sukabumi Hadiri Peringatan May Day Bersama DPC K Sarbumusi, Kedepankan Suasana Dialogis dan Kekeluargaan

1 Mei 2026 - 16:02 WIB

Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas (berdiri memegang mikrofon), tengah berdialog santai dengan para buruh yang tergabung dalam DPC K Sarbumusi Kabupaten Sukabumi pada peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Santa Sea Waterpark, Jumat (1/5/2026). Peringatan tahun ini diisi dengan kegiatan rekreasi untuk membangun sinergi yang harmonis.

Polres Sukabumi Kawal Ketat Keberangkatan 4.660 Buruh ke Monas pada Peringatan May Day 2026

1 Mei 2026 - 14:18 WIB

PENGAWALAN MAY DAY: Kapolres Sukabumi, AKBP Dr. Samian, berbincang dengan perwakilan serikat buruh dari FSB KIKES KSBSI saat persiapan keberangkatan massa menuju Monas, Jakarta, di titik kumpul Exit Tol, Jumat (1/5/2026) dini hari.

Peringatan Hari Buruh Nasional 2026: DPRD Kabupaten Sukabumi Soroti Hak Pekerja dan Harmonisasi Hubungan Industrial

1 Mei 2026 - 13:31 WIB

Trending di Sukabumi