JENTERANEWS.com Kolaborasi Lintas Sektor Pastikan Penanganan Medis dari Hulu ke Hilir
Sinergi dan kepedulian ditunjukkan oleh Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompimcam) Sagaranten bersama Pemerintah Desa Puncakmanggis. Seorang anak laki-laki berinisial AM (9), yang mengalami cedera mata serius akibat perkelahian dengan teman sebayanya, berhasil menjalani operasi di RSUD R. Syamsudin pada Senin (25/8/2025). Keberhasilan penanganan ini merupakan buah dari gerak cepat dan kolaborasi berbagai pihak.
Kasus ini bermula dari informasi yang beredar mengenai seorang siswa kelas 3 Sekolah Dasar di Desa Puncakmanggis yang terluka di bagian mata. Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Desa Puncakmanggis tidak tinggal diam dan segera mengambil langkah proaktif.
Kepala Desa Puncakmanggis mengonfirmasi insiden tersebut. “Benar, salah seorang anak warga kami, AM, usia 9 tahun, terlibat dalam perkelahian yang mengakibatkan luka pada matanya. Kami langsung berkoordinasi dengan Forkompimcam Sagaranten dan UPTD Puskesmas Sagaranten untuk penanganan segera,” ujarnya.
Tindak lanjut pun dilakukan secara sigap. Pada Kamis, 21 Agustus 2025, sekitar pukul 21.26 WIB, tim gabungan dari Pemdes Puncakmanggis menjemput AM dari kediaman pamannya, Gana, di Kp. Bojonghaur RT. 15/RW. 03, untuk dibawa menuju fasilitas kesehatan rujukan.
Camat Sagaranten, Ridwan Agus Mulyawan, menjelaskan bahwa pihaknya bersama Polsek Sagaranten, Koramil 0622/11 Sagaranten, dan UPTD Puskesmas Sagaranten berkomitmen untuk mengawal penuh proses penanganan AM.
“Kami memastikan seluruh proses berjalan dengan baik. Sejak awal, kami terus memonitor dan memfasilitasi, mulai dari pengurusan administrasi BPJS yang dibantu oleh pihak desa, hingga proses rujukan ke RSUD R. Syamsudin agar ananda AM mendapatkan perawatan yang lebih intensif dan memadai,” ungkap Ridwan.
Puncak dari upaya bersama ini adalah pelaksanaan tindakan operasi pada mata AM yang berlangsung pada hari Senin, 25 Agustus 2025. Camat Ridwan menambahkan bahwa ia bersama Kapolsek, Danramil, Kepala UPTD Puskesmas, Kades Puncakmanggis, dan Kepala Sekolah turut mendampingi proses penanganan hingga di rumah sakit.
“Kami semua ada di sini untuk memberikan dukungan moril. Mohon doa dari seluruh masyarakat agar adinda AM segera pulih dan dapat kembali beraktivitas dan bersekolah seperti sedia kala,” tambahnya.
Sementara itu, Baban (40), paman korban, mengungkapkan rasa terima kasihnya yang mendalam. “Saya mewakili keluarga mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Camat, Kapolsek, Danramil, Kepala Puskesmas, Kepala Desa, dan Kepala Sekolah. Respon cepat dan bantuan penuh dari bapak-bapak semua, mulai dari pengurusan BPJS hingga AM bisa ditangani secara medis di RSUD R. Syamsudin, sangat berarti bagi kami,” tuturnya dengan haru. (*)
Editor : Mia















