Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 27 Apr 2026 09:41 WIB

Sindikat Pecah Kaca Beraksi di Cibadak Sukabumi, Barang Berharga Raib Saat Korban Menyantap Bubur


					Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

JENTERANEWS.com — Tindak kejahatan dengan modus pecah kaca mobil kembali terjadi di wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Sebuah kendaraan roda empat yang tengah terparkir di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kampung Kebon Randu, Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, menjadi sasaran pencurian pada Jumat (24/4/2026) malam.

Ironisnya, insiden pembobolan ini terjadi saat pemilik kendaraan tengah asyik menikmati hidangan di warung Bubur Cibadak yang jaraknya hanya beberapa meter dari tempat kejadian perkara (TKP).

Menurut penuturan saksi mata yang juga pemilik warung bubur, Soegi Fatih (40), peristiwa tersebut berlangsung dalam waktu yang sangat singkat. Korban beserta keluarganya diketahui tiba di lokasi sekitar pukul 19.30 WIB. Suasana yang awalnya tenang mendadak berubah menjadi kepanikan kurang dari setengah jam kemudian.

“Kejadiannya sangat cepat, diperkirakan antara pukul 19.45 WIB hingga 19.50 WIB, sebelum jam delapan malam,” ungkap Soegi memberikan keterangan.

Lebih lanjut, Soegi memaparkan bahwa korban sejatinya sempat mendengar suara benturan keras dari arah area parkir. Namun, korban tidak menaruh curiga dan menganggap suara tersebut berasal dari aktivitas warga sekitar. Suara tersebut nyatanya merupakan detik-detik ketika pelaku menghancurkan kaca mobil korban.

Aksi pencurian ini baru disadari sepenuhnya ketika korban telah merampungkan santapannya dan beranjak kembali ke kendaraan.

“Pas beres makan mau pulang, baru sadar kaca mobil sebelah kiri pecah berserakan. Korban langsung berteriak dan mengatakan bahwa kawasan ini sudah tidak aman,” lanjutnya.

Pihak kepolisian dan warga menduga aksi nekat ini dilakukan oleh pelaku yang sudah berpengalaman dalam membaca dan memanfaatkan situasi lingkungan. Kawasan Jalan Perintis Kemerdekaan memang dikenal sebagai titik kumpul para karyawan pabrik yang sedang menunggu jemputan. Kondisi ini disinyalir dimanfaatkan oleh pelaku untuk menyamar dan membaur di tengah keramaian.

Warga sekitar di lokasi kejadian sebenarnya sempat melihat sebuah sepeda motor yang berhenti tepat di dekat mobil korban. Namun, kehadiran orang asing tersebut dianggap sebagai hal yang lumrah.

“Warga awalnya mengira orang itu mau menumpang salat Isya atau sedang menunggu jemputan karyawan pabrik, jadi tidak ada yang curiga sama sekali,” jelas Soegi terkait minimnya kecurigaan warga pada saat kejadian.

Akibat insiden perusakan dan pencurian ini, korban harus menanggung kerugian materiel. Sejumlah barang berharga yang ditinggalkan di dalam kabin mobil berhasil digondol oleh pelaku. Berdasarkan laporan, barang-barang yang raib meliputi:

  • Tas pribadi milik korban

  • Telepon seluler (ponsel) milik anak korban

  • Satu set kunci rumah

Upaya pelacakan awal telah dilakukan dengan memeriksa sejumlah rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian. Namun, hasilnya dinilai belum memuaskan. Kamera CCTV hanya menangkap siluet dan pergerakan sebuah sepeda motor yang mencurigakan, tanpa memperlihatkan detail wajah pelaku maupun pelat nomor kendaraan secara jelas.

Menyikapi kejadian yang meresahkan ini, warga setempat berharap adanya tindakan tegas dan respons cepat dari pihak kepolisian. Masyarakat mendesak agar aparat berwenang meningkatkan intensitas patroli malam hari, khususnya di area parkir pinggir jalan raya yang minim pengawasan dan rawan menjadi incaran tindak kejahatan kriminal.(*)

Artikel ini telah dibaca 15 kali

Baca Lainnya

Diterjang Cuaca Ekstrem, Rumah Warga Cidadap Sukabumi Roboh

25 Mei 2026 - 18:29 WIB

Konstruksi rumah panggung berukuran 4x8 meter di Kampung Cibadak, RT 004/002, Desa Cidadap, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, tampak roboh pada bagian panggung dan atap setelah diguyur hujan deras pada Senin (25/5/2026) dini hari. Kerusakan total ini memperlihatkan anyaman bambu di dinding dan puing-puing konstruksi yang berserakan. (Foto: Dokumen P2BK Cidadap / BPBD Kabupaten Sukabumi)

Hujan Deras 8 Jam, Luapan Sungai Cikaso Putus Akses Jalan dan Rendam Rumah Warga di Sagaranten

25 Mei 2026 - 10:17 WIB

Petugas gabungan dari Polsek Sagaranten dan petugas penanggulangan bencana (P2BK/BPBD) bersiaga memantau kondisi ruas Jalan Raya Sagaranten - Cidolog di Desa Curugluhur yang terputus akibat luapan Sungai Cikaso, Senin (25/5/2026). Luapan air sempat mencapai ketinggian 1,5 meter dan melumpuhkan arus lalu lintas kendaraan. (Foto: Dok. P2BK Sagaranten)

Hujan Deras Guyur Sukabumi, Bendungan Irigasi di Curugkembar Jebol dan Ancam 30 Hektare Sawah

25 Mei 2026 - 06:51 WIB

kerusakan berat pada bendungan irigasi di Jalan Pasir Kadu, Desa Sindangraja, Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi. Infrastruktur ini roboh dan terbawa arus air sungai yang meluap setelah hujan lebat, mengancam 30 hektare lahan pertanian warga.

Hujan Deras Picu Tanah Longsor di Nagrak Sukabumi, Warga Sigap Gotong Royong

24 Mei 2026 - 22:19 WIB

Kondisi darurat di Kampung Kebonkai, Sukabumi, Minggu malam (24/5/2026). Tampak timbunan tanah dan puing setinggi tebing di sisi kanan, menutupi akses jalan gang utama setelah longsor melanda akibat hujan deras terus menerus. Seorang warga atau petugas berjas hujan (kiri) terlihat di dekat lokasi kejadian.

Banjir dan Longsor Landa Simpenan Sukabumi Usai Diguyur Hujan Deras

24 Mei 2026 - 19:53 WIB

Pemandangan memprihatinkan di ruas jalan desa menuju Kampung Ciporekat, Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu sore (24/5/2026). Air berlumpur berwarna cokelat yang mengalir deras menggerus aspal jalan akibat hujan dengan intensitas tinggi. Kejadian ini mengakibatkan kerusakan parah pada permukaan jalan, mempersulit akses transportasi utama warga. (Dok. P2BK SIMPENAN / Pusdalops PB BPBD Kab. Sukabumi)

Hujan Deras Picu Longsor di Ciambar Sukabumi, Dua Motor Tertimbun dan Tiga Rumah Terancam

24 Mei 2026 - 19:20 WIB

Kondisi Pasca Longsor Tebing di Kampung Cipeumutih, Desa Munjul. Pemandangan lereng tanah yang terjal dan labil di lokasi longsor tebing di Kampung Cipeumutih, RT 01/07, Desa Munjul, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi. Gambar ini menunjukkan besarnya material longsoran yang ambruk setelah hujan deras pada Minggu (24/5/2026) sore, menimbun pekarangan di bawahnya. Longsoran tebing pekarangan setinggi 10 meter milik Bapak Aap ini menimpa pagar dan dua unit sepeda motor milik warga yang masih tertimbun material yang terlihat labil. [Visual/Dok. P2BK Ciambar - BPBD Kabupaten Sukabumi]
Trending di Sukabumi