Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 27 Apr 2026 17:43 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak Tajam Menyusul Kegagalan Negosiasi AS-Iran dan Ketegangan di Selat Hormuz


					Harga Minyak Dunia Melonjak Tajam Menyusul Kegagalan Negosiasi AS-Iran dan Ketegangan di Selat Hormuz Perbesar

JENTERANEWS.com — Kegagalan upaya lanjutan negosiasi damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, yang diperparah oleh eskalasi keamanan di perairan Timur Tengah, memicu lonjakan signifikan pada harga minyak mentah global pada pembukaan perdagangan awal pekan ini. Ketegangan geopolitik di kawasan yang menjadi urat nadi perdagangan energi dunia ini kembali memantik kekhawatiran pasar atas stabilitas rantai pasok.

Sentimen negatif dari ketegangan geopolitik ini langsung terefleksi pada pasar komoditas. Mengutip laporan CNBC pada Senin (27/4/2026), harga dua acuan utama minyak dunia mencatatkan kenaikan yang solid:

  • Minyak Mentah Brent: Mengalami kenaikan lebih dari 2%, ditutup pada level USD 107,89 per barel pada pukul 18.27 waktu setempat.

  • Minyak Mentah AS (WTI): Turut menguat lebih dari 2%, menyentuh posisi USD 96,63 per barel.

Selain mandeknya negosiasi, lonjakan harga ini sangat dipengaruhi oleh memburuknya situasi keamanan maritim. Terdapat laporan yang mengonfirmasi bahwa pasukan Garda Revolusi Iran telah menaiki dua kapal kargo yang melintas di sekitar perairan Selat Hormuz.

Insiden ini menjadi fokus utama para pelaku pasar energi. Selat Hormuz merupakan salah satu titik chokepoint paling strategis di dunia, di mana sebagian besar distribusi minyak global bergantung pada keamanan jalur laut tersebut.

Di ranah diplomatik, harapan untuk meredakan ketegangan melalui meja perundingan resmi kandas. Pada hari Sabtu lalu, Presiden AS Donald Trump memutuskan untuk membatalkan rencana pengiriman delegasinya ke Islamabad, Pakistan, yang sedianya ditujukan untuk melanjutkan pembicaraan dengan perwakilan Iran. Delegasi tersebut sebelumnya dijadwalkan akan dipimpin oleh Steve Witkoff dan Jared Kushner.

Melalui akun pribadinya di jejaring sosial Truth Social, Presiden Trump menyampaikan kritik terbuka yang menyoroti kondisi internal kepemimpinan Teheran.

“Terlalu banyak waktu terbuang untuk perjalanan, terlalu banyak pekerjaan! Selain itu, ada pertikaian besar dan kebingungan di dalam ‘kepemimpinan’ mereka. Tidak ada yang tahu siapa yang memegang kendali, termasuk mereka sendiri. Kami memegang semua kartu; mereka tidak punya! Jika mereka ingin berbicara, yang perlu mereka lakukan hanyalah menelepon!!!” tegas Trump dalam unggahannya.

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, tetap melakukan lawatan diplomatik ke Islamabad pada akhir pekan lalu. Kendati demikian, lawatan tersebut terbatas pada agenda pertemuan bilateral dengan sejumlah pejabat tinggi Pakistan dan diakhiri tanpa adanya interaksi apa pun dengan pihak Washington.

Menanggapi berbagai spekulasi yang beredar, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, memberikan klarifikasi resmi guna menepis rumor perundingan. Melalui pernyataan di media sosial, ia menegaskan posisi Teheran:

“Tidak ada pertemuan yang direncanakan antara Iran dan AS.”

Rangkaian peristiwa ini—mulai dari batalnya dialog hingga insiden di jalur pelayaran krusial—mengindikasikan bahwa resolusi konflik di Timur Tengah masih jauh dari jangkauan, meninggalkan pasar energi dunia dalam bayang-bayang ketidakpastian.(*)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

Baca Lainnya

Bupati Sukabumi Kukuhkan Pengurus Baru BP-CPUGGp, Tegaskan Geopark Sebagai Laboratorium Pembangunan Berkelanjutan Dunia

27 April 2026 - 17:50 WIB

Bupati Sukabumi H. Asep Japar memberikan sambutan saat pengukuhan pengurus baru BP-CPUGGp di Aula Dinas Perhubungan, Cikembar, Senin (27/4/2026).

Ratusan Warga Desa Sukatani Sukabumi Kembali Gelar Aksi, Tagih Janji Kades Terkait Infrastruktur Jalan

27 April 2026 - 17:16 WIB

SUASANA AUDIENSI: Sejumlah warga Desa Sukatani, Sukabumi, berkumpul dan berdiri di Kantor Desa Sukatani untuk menagih janji kampanye Kepala Desa terkait perbaikan infrastruktur jalan yang rusak parah, Senin (27/4/2026). Pria berbaju biru di latar depan tampaknya sedang menyampaikan aspirasi langsung kepada Kepala Desa Sulaemansyah dan para pejabat lainnya yang duduk di meja depan dalam pertemuan tersebut.

Sindikat Pecah Kaca Beraksi di Cibadak Sukabumi, Barang Berharga Raib Saat Korban Menyantap Bubur

27 April 2026 - 09:41 WIB

Ilustrasi

Hujan Deras Picu Banjir di Cireunghas Sukabumi, Belasan Rumah dan Fasilitas Ibadah Tergenang

27 April 2026 - 09:07 WIB

Kondisi banjir malam hari di Kampung Gadog, Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (26/4/2026). Terlihat air berlumpur menggenangi halaman dan area sekitar rumah warga setelah hujan deras. Pusdalops PB BPBD mencatat sekitar 14 rumah terendam dalam kejadian ini.

KULINER: Nikmatnya Terong Balado Tanpa Jebakan Minyak Berlebih, Simak Cara Membuatnya

27 April 2026 - 08:33 WIB

Cuaca Ekstrem, Pohon Kelapa Tumbang Timpa Bengkel Las di Caringin Sukabumi

24 April 2026 - 18:24 WIB

Petugas dari unsur Satpol PP bersama tim gabungan meninjau kondisi bengkel las milik Bapak Murod yang rusak usai tertimpa pohon kelapa tumbang akibat cuaca ekstrem di Kampung Cijengkol, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, Jumat (24/4/2026).
Trending di Sukabumi