Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 13 Okt 2025 08:40 WIB

Nelayan Tegalbuleud Hilang Diterjang Ombak, Pencarian Terkendala Cuaca Ekstrem


					Personel SAR gabungan bersiap melanjutkan pencarian nelayan Karom (45) yang hilang di Pantai Tegalbuleud. Hingga Minggu malam, korban belum ditemukan lantaran buruknya kondisi cuaca di lokasi kejadian. Perbesar

Personel SAR gabungan bersiap melanjutkan pencarian nelayan Karom (45) yang hilang di Pantai Tegalbuleud. Hingga Minggu malam, korban belum ditemukan lantaran buruknya kondisi cuaca di lokasi kejadian.

JENTERANEWS.com – Warga pesisir Pantai Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, digegerkan dengan kabar hilangnya seorang nelayan, Karom (45), pada Minggu (12/10) pagi. Nelayan yang sehari-hari bekerja sebagai juru bantu tersebut diduga kuat terseret ombak saat melaut di tengah kondisi cuaca yang tidak bersahabat.

Korban diketahui berangkat melaut seorang diri sekitar pukul 02.00 WIB. Kekhawatiran mulai muncul ketika Karom tak kunjung kembali ke tempat peristirahatan nelayan hingga pukul 06.00 WIB. Kecurigaan semakin menguat setelah rekan sesama nelayan, Suhaemi, menemukan sepeda motor, tas, dan senter milik korban tergeletak di tepi pantai, sekitar 150 meter dari pondok nelayan.

Menanggapi laporan tersebut, tim Search and Rescue (SAR) gabungan langsung diterjunkan ke lokasi. Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, selaku SAR Mission Coordinator (SMC) operasi ini, menegaskan bahwa personel dari Pos SAR Sukabumi telah dikerahkan menuju lokasi kejadian sejak siang hari.

“Kami kerahkan personel rescue setelah menerima informasi terkait nelayan yang hilang di Pantai Tegalbuleud. Tim segera berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan di lapangan untuk melakukan upaya pencarian terhadap korban,” ujar Desiana.

Setibanya di lokasi, upaya pencarian awal oleh tim SAR gabungan difokuskan secara visual melalui jalur darat, menyisir area sekitar kejadian dengan radius hingga 1 kilometer. Namun, operasi pencarian di laut terpaksa ditunda lantaran kondisi cuaca yang ekstrem.

“Penyisiran di perairan belum memungkinkan karena hujan deras disertai angin kencang yang dapat membahayakan keselamatan tim SAR,” jelas Desiana.

Hingga Minggu malam, Karom belum berhasil ditemukan. Operasi pencarian dijadwalkan akan kembali dilanjutkan pada Senin pagi, dengan rencana memperluas area pencarian hingga ke arah perairan.

Puluhan personel SAR gabungan terlibat dalam operasi kemanusiaan ini, meliputi unsur Pos SAR Sukabumi, Polsek Tegalbuleud, Satpol PP Kecamatan Tegalbuleud, P2BK, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Tegalbuleud, serta masyarakat setempat.

Desiana Kartika Bahari memohon doa agar korban segera ditemukan dalam keadaan selamat, seraya mengingatkan bahwa kondisi cuaca di perairan selatan Sukabumi masih terpantau ekstrem. “Mohon doa nya korban segera ditemukan dalam keadaan selamat, meski kondisi cuaca di perairan selatan Sukabumi masih terpantau ekstrem beberapa hari terakhir ini,” tutupnya.(*)


Reporter: Rudi

Redaktur: Hamjah



Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 21 kali

Baca Lainnya

Napi Lapas Warungkiara Kabur Saat Masa Asimilasi, Petugas dan Kepolisian Gelar Pengejaran

20 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Foto Patah alias Acil, narapidana kasus pencurian yang dilaporkan kabur dari Lapas Kelas IIA Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, saat menjalani program asimilasi. (Foto: Dok. Lapas Warungkiara)

Perkuat Tata Kelola Pembudayaan Hidup Sehat, Dinkes Jabar Gelar Bimtek Lintas Sektor di Sukabumi

20 Agustus 2026 - 17:43 WIB

Suasana pemaparan materi dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendampingan Pembudayaan Hidup Sehat (PHS) Tingkat Kabupaten Sukabumi yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat di Pendopo Sukabumi, Kamis (20/8/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas teknis dan manajerial lintas sektor guna mendorong perubahan perilaku hidup sehat di masyarakat.

Pastikan Kesiapan Fisik dan Administrasi KDKMP, Sekda Sukabumi Hadiri Rakornas Percepatan Verval

20 Agustus 2026 - 17:25 WIB

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman (tengah depan berbatik hitam dan kacamata), didampingi jajaran pimpinan perangkat daerah, mendengarkan pemaparan Deputi Bidang Pengawasan Koperasi Kementerian Koperasi RI dalam Rakornas Percepatan Verval Gerai KDKMP secara daring dari Pendopo Sukabumi, Kamis (20/8/2026). Di sebelah kiri Sekda (wanita berhijab) dan sebelah kanannya (pria berbatik) adalah bagian dari tim pendamping.

Sidang Kematian Nizam Syafei: Ahli Forensik Sebut Penyakit Kronis Sebagai Penyebab, Perkuat Pembelaan Ibu Tiri

20 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Terdakwa Teni Ridha Shi alias TR saat menjalani sidang lanjutan beragendakan pemeriksaan saksi ahli di Pengadilan Negeri (PN) Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Rabu (19/8/2026).

Tiga Hari Hilang, Mahasiswa Asal Jakarta Ditemukan Meninggal Dunia di Perairan Citepus Sukabumi

20 Agustus 2026 - 16:29 WIB

Tim gabungan dari Satpolairud Polres Sukabumi, Basarnas, dan TNI AL mengevakuasi jasad korban tenggelam, Ahmad Nadif Fadilah (21), menggunakan kantong mayat di bibir Pantai Dolpin Citepus, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Rabu (19/8/2026). Jasad mahasiswa asal Jakarta Selatan itu ditemukan mengapung setelah tiga hari dinyatakan hilang di Pantai Karangnaya.

Korupsi APBDes Rp574 Juta untuk Renovasi Rumah, Kaur Keuangan Desa di Sukabumi Resmi Ditahan

19 Agustus 2026 - 08:21 WIB

Petugas Walsus Kejari Sukabumi mengawal seorang tahanan menuju mobil tahanan (atau ke dalam gedung, tidak jelas dari gambar) usai menjalani pemeriksaan. Tahanan tersebut mengenakan rompi oranye khas tahanan Kejari Sukabumi.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca