Menu

Mode Gelap

Pertanian · 13 Okt 2025 14:39 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemdes Curugkembar Sukabumi Luncurkan Program Penanaman Jagung Hibrida Melalui BUMDes


					Pemerintah Desa Curugkembar dan BUMDes Bangun Sentosa Mandiri siap menggarap lahan untuk program jagung hibrida, mengoptimalkan Dana Desa 2025 untuk kemandirian pangan. Perbesar

Pemerintah Desa Curugkembar dan BUMDes Bangun Sentosa Mandiri siap menggarap lahan untuk program jagung hibrida, mengoptimalkan Dana Desa 2025 untuk kemandirian pangan.

JENTERANEWS.com – Pemerintah Desa Curugkembar, Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi, menunjukkan komitmen konkret dalam mengimplementasikan mandat ketahanan pangan nasional dengan meluncurkan Program Ketahanan Pangan Penanaman Jagung Hibrida Tahun Anggaran 2025. Program strategis ini unik karena pelaksanaannya diserahkan sepenuhnya kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bangun Sentosa Mandiri, menjadikannya percontohan sinergi antara kebijakan pusat dan potensi ekonomi lokal.

Kepala Desa Curugkembar, Andri Aparatu, menjelaskan bahwa inisiatif ini bukan hanya merespons potensi agroklimat desa, tetapi juga merupakan implementasi langsung dari kebijakan prioritas penggunaan Dana Desa.

“Kami merujuk pada regulasi terkini, khususnya Keputusan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kepmendesa PDTT) Nomor 3 Tahun 2025,” ujar Andri. “Regulasi tersebut mengamanatkan setiap desa untuk mengalokasikan paling rendah 20% dari Dana Desa bagi program dan kegiatan yang mendukung ketahanan pangan dan hewani. Dana ini kami salurkan sebagai penyertaan modal kepada BUMDes.”

Kades Curugkembar, Andri Aparatu, menunjukkan optimisme atas implementasi Kepmendesa PDTT Nomor 3 Tahun 2025. Program jagung hibrida yang dikelola BUMDes ini diharapkan menjadi model percontohan keberhasilan desa dalam memperkuat ketahanan pangan.

Kades Curugkembar, Andri Aparatu, menunjukkan optimisme atas implementasi Kepmendesa PDTT Nomor 3 Tahun 2025. Program jagung hibrida yang dikelola BUMDes ini diharapkan menjadi model percontohan keberhasilan desa dalam memperkuat ketahanan pangan.

Keputusan ini diperkuat oleh arahan bahwa program tersebut harus melibatkan BUMDes sebagai pelaksana dan penerima penyertaan modal dari Dana Desa. Dengan demikian, BUMDes Bangun Sentosa Mandiri kini berperan sebagai ujung tombak ekonomi produktif desa, bertindak sebagai pengelola modal, dan pelaksana teknis usaha jagung hibrida.

Pemilihan komoditas jagung hibrida adalah langkah cerdas, mempertimbangkan karakteristik lahan dan produktivitas unggul varietas tersebut dibandingkan jagung lokal. Program ini diyakini mampu mencapai tiga pilar utama:

  1. Meningkatkan Ketersediaan Pangan (Food Availability): Menjamin pasokan karbohidrat yang stabil di tingkat desa.
  2. Mendorong Ekonomi Lokal: Menjadi sumber Pendapatan Asli Desa (PADes) baru, sekaligus membuka lapangan kerja melalui mekanisme Padat Karya Tunai Desa (PKTD), yang juga merupakan prioritas Dana Desa.
  3. Memperkuat Ketahanan Gizi: Hasil panen dapat diolah menjadi pakan ternak untuk kebutuhan pangan hewani atau produk pangan turunan bergizi.

Direktur BUMDes Bangun Sentosa Mandiri, Apeth, merinci tahapan program yang meliputi perencanaan usaha BUMDes, pengadaan bibit unggul, pengolahan lahan kas desa atau lahan petani, hingga manajemen pascapanen.

“Seluruh proses ini diawasi ketat oleh Pemerintah Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Tujuannya adalah memastikan alokasi dana efektif, efisien, dan tepat sasaran, sejalan dengan semangat Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa yang menempatkan desa sebagai subjek pembangunan,” tegas Apeth.

Keberhasilan Program Penanaman Jagung Hibrida yang dilaksanakan BUMDes Bangun Sentosa Mandiri ini diharapkan menjadi model percontohan bagi desa-desa lain di Kabupaten Sukabumi. Inisiatif ini adalah bukti nyata bahwa sinergi regulasi pemerintah, optimalisasi Dana Desa, dan peran aktif BUMDes mampu menggerakkan ekonomi produktif desa menuju terwujudnya Desa Mandiri dan Berketahanan Pangan.(*)

 

Artikel ini telah dibaca 104 kali

Baca Lainnya

Perhutani Sukabumi Gencarkan Sosialisasi ESRA, Tekankan Bahaya Jangka Panjang Pestisida Kimia

24 Oktober 2025 - 13:04 WIB

Perhutani Sukabumi Gencarkan Sosialisasi ESRA, Tekankan Bahaya Jangka Panjang Pestisida Kimia

Panen Raya Pepaya California di Ciamis: Buah Sinergi Multipihak, Dongkrak Ekonomi Petani Lokal Menuju Pasar Modern

25 September 2025 - 20:45 WIB

Perwakilan petani, pejabat Dinas Pertanian Ciamis, Direktur Pengembangan Masyarakat Agromaritim IPB University Dr. Handian Purwawangsa, Manager Program YBM BRILiaN Ahmad Daelami, dan Microeconomic Manager PT Indomarco Prismatama Anom Ari Wibowo berfoto bersama di lokasi panen raya. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi kunci keberhasilan program agribisnis dari hulu hingga hilir.

Sukabumi Gelar Panen Raya Jagung, Bupati Asep Japar Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan dan Kesejahteraan Petani

5 Juni 2025 - 14:55 WIB

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, memetik langsung jagung saat memimpin Panen Raya di Kampung Cigombong, Desa/Kecamatan Warungkiara, Kamis (5/6/2025). Kegiatan yang difasilitasi Polri ini merupakan wujud dukungan nyata Kabupaten Sukabumi terhadap program swasembada pangan nasional.

Irigasi Rusak, Ratusan Hektar Sawah di Sukabumi Terbengkalai: Dirjen Kementan Turun Tangan!

31 Mei 2025 - 18:10 WIB

Kebersamaan menjadi kunci! Dirjen Tanaman Pangan Kementan RI, Yudi Sastro, berfoto bersama para petani, penyuluh, dan perwakilan daerah, menandai komitmen kolektif untuk mengatasi permasalahan irigasi di Warungkiara dan mengembalikan harapan bagi petani setempat.

Tingkatkan Pengetahuan Pertanian, Pemdes Cikarang Gelar Bimtek Ketahanan Pangan bagi Petani Cabai

27 Mei 2025 - 12:49 WIB

Kepala Desa Cikarang, Atam, didampingi mentor dari BPP Kecamatan Cidolog, Bapak Asep Suhandar, tengah memberikan sambutan dan arahan dalam kegiatan Bimbingan Teknis program ketahanan pangan. Kegiatan ini diikuti antusias oleh para petani dan perwakilan kelompok tani Desa Cikarang, Selasa (27/5/2025).

Kementan Gencarkan Swasembada Pangan di Sukabumi, Kawal Langsung Pertanaman Padi

12 April 2025 - 10:53 WIB

Lahan potensial di Desa Gunungjaya, Kecamatan Cisaat, Sukabumi, yang menjadi salah satu fokus optimalisasi lahan (Oplah) non rawa dalam program swasembada pangan Kementan.
Trending di Pertanian