Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 30 Des 2025 22:52 WIB

Usai Terima BLT Kesra, Warga Cibadak Meninggal Dunia: Camat Ungkap Kronologi dan Riwayat Kesehatan Korban


					Ilustrasi kondisi seseorang yang tidak sadarkan diri di lantai. Perbesar

Ilustrasi kondisi seseorang yang tidak sadarkan diri di lantai.

JENTERANEWS.com – Kabar duka menyelimuti proses penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) di wilayah Kabupaten Sukabumi. Seorang warga Desa Warnajati bernama Titin (64) dilaporkan meninggal dunia sesaat setelah menerima bantuan di Kantor Pos Cibadak, pada Selasa pagi (30/12/2025).

Camat Cibadak, Mulyadi, yang segera meninjau ke rumah duka, membenarkan kejadian tersebut dan membeberkan kronologi berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan serta keterangan pihak keluarga.

Mulyadi menjelaskan bahwa saat insiden terjadi, dirinya sedang melaksanakan tugas monitoring di lokasi terpisah, yakni meninjau perbaikan bendungan dan mengecek kondisi sebuah madrasah yang dilaporkan nyaris roboh di wilayah Sukasirna. Informasi mengenai meninggalnya salah satu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tersebut ia terima langsung dari pihak kepolisian.

“Tak lama kemudian, Kapolsek Cibadak menghubungi saya dan menyampaikan adanya warga Desa Warnajati yang meninggal dunia usai mengikuti penyaluran BLT di Kantor Pos Cibadak,” ungkap Mulyadi.

Merespons kabar tersebut, Mulyadi segera menghentikan kegiatan monitoringnya dan bergegas menuju kediaman korban.

“Setelah ditelepon Pak Kapolsek, saya langsung ke rumah duka sekitar pukul setengah dua siang untuk menemui pihak keluarga dan menyampaikan belasungkawa,” ujarnya, Selasa sore.

Berdasarkan hasil komunikasi dengan pihak keluarga, Mulyadi menuturkan bahwa korban berangkat menuju Kantor Pos dalam kondisi yang terlihat bugar. Namun, pihak keluarga mengakui bahwa almarhumah memang memiliki riwayat masalah kesehatan tertentu.

“Pas berangkat sehat-sehat saja, tapi memang kata anaknya, ibunya punya keluhan darah tinggi (hipertensi),” terang Mulyadi.

Kondisi tersebut diduga memburuk usai proses pencairan dana selesai, di mana korban dilaporkan tiba-tiba merasa pusing sebelum akhirnya tak sadarkan diri.

Dalam keterangannya, Mulyadi juga meluruskan mengenai kondisi pelayanan di Kantor Pos Cibadak saat kejadian. Berdasarkan laporan dari pendamping korban dan petugas di lokasi, ia memastikan bahwa situasi penyaluran bantuan berjalan tertib dan tidak ada kericuhan atau desak-desakan yang membahayakan.

Prosedur pelayanan prioritas bagi kelompok rentan, termasuk lanjut usia (lansia), juga telah diterapkan sebagaimana mestinya.

“Tidak berdesakan, antrean juga tidak padat. Lansia memang mendapat pelayanan khusus. Kejadiannya murni setelah selesai pencairan, korban merasa pusing,” tegas Mulyadi.

Ia menambahkan, selama proses penyaluran berlangsung, petugas Kantor Pos didampingi oleh tim monitoring terus bersiaga di lokasi untuk memastikan kelancaran kegiatan. Hingga kegiatan berakhir, secara umum penyaluran BLT di wilayah tersebut dilaporkan berjalan lancar dan tertib.(*)


Laporan: Awang

Editor: Hamjah


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 57 kali

Baca Lainnya

Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kemarau Panjang di Simpenan

2 September 2026 - 19:31 WIB

Personel Sat Samapta Polres Sukabumi mengisikan air bersih dari kendaraan operasional ke wadah penampungan milik warga di Kampung Tegal Nyampai, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/9/2026). Aksi bakti sosial ini digelar untuk membantu kebutuhan air sehari-hari warga yang terdampak kemarau panjang. Foto: Dok. Humas Polres Sukabumi.

Tragedi Berdarah di Cijengkol: Istri Temukan Suami Bersimbah Darah, Kondisi Kritis Pakai Ventilator

2 September 2026 - 12:12 WIB

Kondisi Mencekam di ICU. Pasien A tergeletak tak sadarkan diri di tempat tidur ICU RSUD Sekarwangi. Terlihat berbagai peralatan medis menopang hidupnya, termasuk perban besar di bagian leher. Setelah operasi darurat untuk menangani luka yang sangat gawat, kondisi pasien masih belum sadar dan terus dipantau secara intensif oleh tim dokter.

Kemarau Panjang Terjang Desa Banjarsari Sukabumi, 312 KK Alami Krisis Air Bersih

2 September 2026 - 09:29 WIB

Petugas mendistribusikan air bersih dari truk tangki kepada warga yang mengalami kekeringan di [Lokasi], mengantre dengan jerigen di area lapangan kering di latar belakang rumah-rumah penduduk.

Preman Berkedok Wartawan: Peras Guru di Sukaraja Sukabumi, Positif Sabu, Kini Meringkuk di Penjara

2 September 2026 - 09:01 WIB

Tersangka AG (46), oknum wartawan pemeras pihak SDN 2 Sukaraja, diapit anggota kepolisian usai resmi ditangkap dan ditahan di Mapolsek Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.

Bupati Sukabumi Tegaskan Pentingnya Bimbingan Ulama pada Pelantikan Pengurus MUI 2026–2031

1 September 2026 - 13:29 WIB

Suasana prosesi pelantikan pengurus di dalam sebuah Gedung Olahraga (GOR). Seorang pejabat dengan setelan jas krem dan peci hitam memimpin acara di tengah, berhadapan dengan barisan pria berkemeja putih dan sarung yang siap dilantik. Di latar belakang tampak papan ring basket dan tribun penonton.

Atasi Dampak Kekeringan, Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Palabuhanratu

1 September 2026 - 11:46 WIB

Warga Kampung Pasir Honje, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sukabumi, menampung pasokan air bersih yang disalurkan jajaran Polres Sukabumi menggunakan kendaraan Armoured Water Cannon (AWC), Senin (31/8/2026). Aksi sosial ini digelar guna meringankan beban masyarakat terdampak kekeringan
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca