Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 19 Jan 2026 15:04 WIB

Enam Bulan Penantian, Isak Tangis Sambut Kepulangan Jenazah Korban TPPO Asal Sukabumi dari Kamboja


					Kedatangan jenazah Deni Sugiarto (36), korban TPPO yang meninggal di Kamboja, disambut kerabat dan warga di rumah duka Kampung Cidangder, Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Minggu (18/1/2026) malam. Jenazah akhirnya tiba di kampung halaman setelah tertahan selama hampir enam bulan. Perbesar

Kedatangan jenazah Deni Sugiarto (36), korban TPPO yang meninggal di Kamboja, disambut kerabat dan warga di rumah duka Kampung Cidangder, Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Minggu (18/1/2026) malam. Jenazah akhirnya tiba di kampung halaman setelah tertahan selama hampir enam bulan.

JENTERANEWS.com  – Suasana haru menyelimuti Kampung Cidangder, Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu malam (18/1/2026). Setelah tertahan selama hampir enam bulan di negeri orang, jenazah Deni Sugiarto (36), korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang meninggal dunia di Kamboja, akhirnya tiba di rumah duka.

Deni Sugiarto diketahui meninggal dunia pada 17 Juli 2025. Proses pemulangan jenazah memakan waktu panjang akibat kendala administrasi dan biaya, hingga akhirnya berhasil dipulangkan ke Tanah Air pada awal tahun 2026.

Jenazah tiba di kediaman sekitar pukul 21.30 WIB, disambut isak tangis histeris keluarga, kerabat, dan ratusan warga yang telah memadati lokasi sejak sore hari. Kedatangan jenazah didampingi langsung oleh perwakilan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI), Kementerian Luar Negeri, serta BP3MI Jawa Barat dan Banten.

Perjalanan pemulangan jenazah dari Bandara Soekarno-Hatta sempat mengalami hambatan. Diberangkatkan pukul 14.00 WIB, mobil ambulans yang membawa jenazah mengalami kendala mesin di kawasan Cinere. Tim pendamping pun harus melakukan pergantian armada ambulans di tengah perjalanan demi memastikan jenazah dapat segera sampai di Sukabumi.

Perwakilan keluarga, Serka Yudha Wibawa—anggota Mabes TNI Pusat Informasi Maritim—mengungkapkan betapa sulitnya proses yang harus dilalui keluarga. Kabar duka pertama kali diterima dari KBRI pada Juli 2025 dengan penyebab kematian yang saat itu belum jelas, sebelum akhirnya dikonfirmasi akibat sakit.

“Kami meminta agar jenazah dipulangkan, namun terkendala biaya yang sangat besar. Awalnya pihak di sana menyampaikan kebutuhan sekitar Rp120 juta. Setelah negosiasi panjang dan menunggu hampir enam bulan, alhamdulillah keluarga hanya dibebankan Rp40 juta, sementara sisanya ditanggung oleh pemerintah pusat,” jelas Yudha.

Yudha juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada para donatur dan pemerintah yang membantu meringankan beban keluarga. “Insyaallah semua kebaikan akan dibalas oleh Allah SWT,” tambahnya.

Terkait latar belakang pekerjaan almarhum, Yudha menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan KBRI, Deni bekerja sebagai admin judi online di Kamboja. Meski demikian, di mata keluarga dan masyarakat sekitar, almarhum dikenal sebagai pribadi yang baik. Hal ini terbukti dari antusiasme warga yang hadir untuk memberikan penghormatan terakhir.

Sementara itu, Klasen, perwakilan KemenP2MI, menegaskan bahwa berdasarkan dokumen resmi, penyebab kematian almarhum adalah serangan jantung setelah bekerja selama satu tahun di negara tersebut. “Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya. Semoga almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Klasen.

Setibanya di rumah duka, jenazah langsung disalatkan di Masjid Jami Al Barokah pada pukul 22.32 WIB. Jenazah kemudian dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cipurut, Dusun Cipeutey, yang berjarak sekitar 200 meter dari rumah duka. Prosesi pemakaman berlangsung khidmat dan selesai pada pukul 23.30 WIB.

Turut hadir dalam prosesi tersebut Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Dadang Hermawan, unsur Forkopimcam Ciracap (Polsek dan Koramil), Pemuda Pancasila, serta Karang Taruna setempat.

Peristiwa ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat luas agar lebih waspada dan selektif dalam menerima tawaran pekerjaan di luar negeri, guna menghindari risiko menjadi korban praktik perdagangan orang.(*)

Artikel ini telah dibaca 28 kali

Baca Lainnya

Hujan Deras Berkepanjangan, Atap Rumah Warga di Caringin Sukabumi Ambruk

12 Mei 2026 - 15:30 WIB

Sejumlah petugas gabungan bersama warga setempat meninjau dan melakukan penanganan darurat pada sebuah rumah yang atapnya ambruk di Kampung Pajegan, Desa Cikembang, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, Selasa (12/5/2026). Ambruknya atap rumah tersebut diakibatkan oleh cuaca ekstrem berupa hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut pada Senin (11/5) malam.

Rakor KKS 2026: Sekda Kabupaten Sukabumi Tekankan Kolaborasi dan Sinergi sebagai Kunci Raih Kembali Swasti Saba Wistara

12 Mei 2026 - 13:51 WIB

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman (tengah, memegang mikrofon) memberikan motivasi dan arahan kepada jajaran perangkat daerah dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Kabupaten Sukabumi Tahun 2026 di Pendopo Kabupaten Sukabumi, Selasa, 12 Mei 2026. Dalam sambutannya, Sekda menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara perangkat daerah untuk meraih kembali penghargaan Swasti Saba Wistara pada tahun 2026.

Miris! Tak Terurus, Jalan Kabupaten Depan SDN 2 Cidadap Sukabumi Berubah Jadi “Kebun Kangkung

12 Mei 2026 - 13:11 WIB

Tanaman kangkung liar tampak tumbuh subur di atas genangan lumpur dan sisa sampah pada bahu Jalan Kabupaten ruas Baros-Cibuni di Kampung Cibarengkok, Desa Cidadap, Sukabumi, Selasa (12/5/2026). Kondisi jalan rusak yang berada tepat di depan SDN 2 Cidadap ini mengindikasikan buruknya sistem drainase dan minimnya pemeliharaan infrastruktur.

Sidang Lanjutan Pengadaan Ompreng MBG di Sukabumi Diwarnai Aksi Saling Tuding Inisiator Kerja Sama

12 Mei 2026 - 10:31 WIB

Kuasa hukum saksi korban, Muhammad Saleh Arif, memberikan keterangan pers di hadapan wartawan di depan Ruang Sidang Candra, Pengadilan Negeri (PN) Kota Sukabumi Kelas IB, seusai sidang lanjutan kasus dugaan penipuan pengadaan food tray Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (11/5/2026).

Sekda Sukabumi Dukung Penuh Eksistensi Ojol Palabuhanratu

11 Mei 2026 - 20:09 WIB

Sekda Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman saat memimpin pertemuan audiensi dengan komunitas ojek online kawasan Palabuhanratu.

Pantauan Harga Sembako Sukabumi 11 Mei 2026: Harga Cabai Kian Pedas, Daging dan Bawang Merah Turun Tipis

11 Mei 2026 - 19:52 WIB

Trending di Sukabumi