Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 12 Mei 2026 13:51 WIB

Rakor KKS 2026: Sekda Kabupaten Sukabumi Tekankan Kolaborasi dan Sinergi sebagai Kunci Raih Kembali Swasti Saba Wistara


					Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman (tengah, memegang mikrofon) memberikan motivasi dan arahan kepada jajaran perangkat daerah dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Kabupaten Sukabumi Tahun 2026 di Pendopo Kabupaten Sukabumi, Selasa, 12 Mei 2026. Dalam sambutannya, Sekda menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara perangkat daerah untuk meraih kembali penghargaan Swasti Saba Wistara pada tahun 2026. Perbesar

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman (tengah, memegang mikrofon) memberikan motivasi dan arahan kepada jajaran perangkat daerah dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Kabupaten Sukabumi Tahun 2026 di Pendopo Kabupaten Sukabumi, Selasa, 12 Mei 2026. Dalam sambutannya, Sekda menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara perangkat daerah untuk meraih kembali penghargaan Swasti Saba Wistara pada tahun 2026.

JENTERANEWS.com — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, kembali menegaskan pentingnya kolaborasi dan sinergi antarperangkat daerah guna menyukseskan penilaian Kabupaten/Kota Sehat (KKS) tahun 2026. Penegasan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) KKS Kabupaten Sukabumi 2026 yang diselenggarakan secara hibrida dan terpusat di Pendopo Kabupaten Sukabumi, Selasa (12/5/2026).

Dalam arahannya, H. Ade Suryaman memotivasi seluruh jajaran perangkat daerah untuk menyatukan visi demi merebut kembali penghargaan tertinggi di bidang kesehatan dan lingkungan, yakni Swasti Saba Wistara. Ia mengingatkan bahwa tren positif telah berhasil dicapai oleh Kabupaten Sukabumi secara konsisten sejak beberapa tahun silam.

“Sejak tahun 2015, grafik pencapaian kita terus meningkat dengan baik. Mari kita wujudkan Kabupaten Sukabumi kembali bersinar dan berhasil meraih penghargaan Swasti Saba Wistara,” ujar H. Ade Suryaman di hadapan para peserta rakor.

Lebih lanjut, Sekda menggarisbawahi bahwa kunci utama dari pencapaian tersebut terletak pada kolaborasi yang solid dari berbagai instansi, dengan panduan langsung dari Forum Silaturahmi Kabupaten Sukabumi Sehat (FSKSS). Menurutnya, pemenuhan indikator pada sembilan tatanan KKS menjadi prasyarat mutlak yang harus dikejar.

“Sembilan tatanan ini harus terselesaikan dalam waktu dekat. Hal ini juga mencakup kelengkapan penginputan data secara faktual melalui aplikasi yang telah disediakan oleh pusat. Kita harus berkolaborasi dan bekerja sama secara intensif untuk meraih predikat wistara,” tegasnya.

Pernyataan senada turut diamini oleh Sekretaris FSKSS, Ajat Jatnika. Dalam kesempatan yang sama, Ajat menjabarkan langkah-langkah konkret melalui tiga agenda strategis yang menjadi fokus utama dalam rakor persiapan KKS 2026 tersebut.

“Agenda utama kita hari ini ialah melakukan pembaruan (update) serta memastikan seluruh pihak memahami regulasi dan indikator tatanan KKS 2026. Agenda kedua menitikberatkan pada proses penginputan dokumen pendukung yang saat ini dituntut untuk sepenuhnya berbasis digital,” papar Ajat.

Sebagai agenda ketiga, Ajat menyoroti pentingnya pengawalan pada masa transisi kepengurusan FSKSS di tingkat kecamatan hingga tingkat desa guna memastikan estafet program berjalan lancar di akar rumput.

Menutup pemaparannya, Sekretaris FSKSS tersebut berharap agar rekam jejak keberhasilan Kabupaten Sukabumi pada penyelenggaraan KKS tahun-tahun sebelumnya dapat menjadi katalisator semangat bagi seluruh elemen yang terlibat.

“Mari kita bangkit bersama, jadikan capaian lalu sebagai pemacu semangat, dan kita raih kembali Swasti Saba Wistara untuk Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.(*)

Artikel ini telah dibaca 18 kali

Baca Lainnya

Diduga Sengaja Dibakar, Rumah Panggung di Jampangkulon Sukabumi Ludes Dilalap Api

5 Juni 2026 - 11:15 WIB

Kobaran api tampak menghanguskan seluruh bangunan rumah panggung berukuran 5x6 meter di Kampung Cilubang RT 06/02, Kelurahan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Kamis sore (4/6/2026) sekitar pukul 17.15 WIB. Insiden kebakaran yang menyebabkan kerugian puluhan juta rupiah ini diduga kuat dipicu oleh unsur kesengajaan. Saat ini, penghuni rumah dilaporkan selamat dan mengungsi ke rumah kerabat.

Di Tengah Isu Pemotongan Anggaran, Anggota DPRD Sukabumi Ini Berjanji Tak Akan Menyerah demi Warga

4 Juni 2026 - 18:14 WIB

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Paoji, S.E. (kemeja biru), hadir di hadapan warga dalam kegiatan Reses Kedua di Desa Cikarang. Di tengah tantangan fiskal akibat program nasional seperti MBG, Paoji (terlihat mendengarkan sambutan) menegaskan komitmennya untuk tetap memperjuangkan pembangunan infrastruktur yang menjadi aspirasi warga Cidolog.

Cegah Pelayanan Lumpuh, Sekdes Karangmekar Turun Tangan Gantikan Kades yang Ditahan Polisi

4 Juni 2026 - 13:12 WIB

Gedung Kantor Kepala Desa Karangmekar, Kabupaten Sukabumi

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, Serap Aspirasi Warga Cidolog dan Cidadap dalam Reses Kedua

4 Juni 2026 - 12:49 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, S.IP. (berdiri memegang mikrofon), tengah memberikan pemaparan sekaligus berdialog langsung dengan masyarakat dalam agenda Pelaksanaan Reses Kedua Tahun Sidang 2026 di Aula Desa Cikarang, Kecamatan Cidolog, Kamis (4/6/2026).

Respons Cepat Aduan Warga, Pemkab Sukabumi Maksimalkan Platform SP4N LAPOR

4 Juni 2026 - 12:34 WIB

Jajaran aparatur Pemerintah Kabupaten Sukabumi mengikuti jalannya sosialisasi PPID dan pengelolaan pengaduan melalui platform SP4N LAPOR secara daring dari Pendopo Sukabumi, Kamis (4/6/2026). Kegiatan ini digelar guna memperkuat komitmen keterbukaan informasi dan pelayanan publik yang akuntabel hingga tingkat desa.

Korsleting Listrik, Sebuah Gudang di Cidadap Sukabumi Ludes Terbakar

4 Juni 2026 - 09:43 WIB

Sisa-sisa bangunan gudang di Desa Cidadap, Sukabumi, yang ludes dilalap si jago merah. Kebakaran pada Rabu malam tersebut menyebabkan kerugian materiel yang ditaksir mencapai Rp20 juta. Tampak bara api masih menyala di tengah kegelapan malam.
Trending di Sukabumi