Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 11 Mei 2026 11:13 WIB

Kericuhan Antarsuporter Pecah di Sukabumi Usai Laga Persib Kontra Persija, Tiga Orang Alami Luka Berat


					Sekelompok suporter tampak berkerumun di salah satu titik di kawasan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menyusul gesekan yang terjadi usai laga Persib Bandung melawan Persija Jakarta pada Minggu (10/5/2026) malam. Kericuhan antarkelompok ini mengakibatkan tiga orang dilarikan ke rumah sakit, dua di antaranya akibat sabetan senjata tajam. (Foto: Istimewa/Dok. Warga) Perbesar

Sekelompok suporter tampak berkerumun di salah satu titik di kawasan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menyusul gesekan yang terjadi usai laga Persib Bandung melawan Persija Jakarta pada Minggu (10/5/2026) malam. Kericuhan antarkelompok ini mengakibatkan tiga orang dilarikan ke rumah sakit, dua di antaranya akibat sabetan senjata tajam. (Foto: Istimewa/Dok. Warga)

JENTERANEWS.com — Bentrokan antarkelompok suporter sepak bola kembali mewarnai dunia olahraga Tanah Air. Tiga orang dilaporkan mengalami luka-luka, sebagian akibat sabetan senjata tajam, usai gelaran nonton bareng (nobar) pertandingan antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta di wilayah Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Minggu (10/5/2026) malam.

Kericuhan dilaporkan meletus di sejumlah titik di wilayah Cibadak sesaat setelah laga panas berbalut rivalitas tinggi tersebut berakhir. Berdasarkan informasi yang dihimpun, sekelompok suporter Persib (Bobotoh dan Viking) yang tengah dalam perjalanan pulang usai mengikuti kegiatan nobar tiba-tiba diserang oleh kelompok massa lain.

Salah satu titik panas bentrokan terpantau di kawasan Karangtengah, Cibadak. Pihak kepolisian yang menerima laporan langsung diterjunkan ke lokasi kejadian guna melerai kedua kelompok yang bertikai, mengendalikan situasi keamanan, serta mencegah eskalasi bentrokan agar tidak meluas ke area permukiman warga maupun fasilitas umum.

Berdasarkan kesaksian para korban, insiden bermula ketika rombongan Bobotoh beranjak pulang secara bersama-sama. Di tengah perjalanan, laju mereka tiba-tiba dicegat oleh sekelompok massa tak dikenal. Lantaran kelompok penyerang memiliki jumlah yang jauh lebih besar dan membawa senjata tajam, gesekan fisik pun tidak dapat terhindarkan dan berujung pada aksi penyerangan sepihak.

Akibat insiden berdarah tersebut, tiga orang dari rombongan Bobotoh menjadi korban dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekarwangi, Kabupaten Sukabumi, guna mendapatkan penanganan medis kedaruratan.

Humas RSUD Sekarwangi, Irman Firmansyah, mengonfirmasi adanya penerimaan pasien korban bentrokan pada malam kejadian. Pihaknya menyatakan bahwa tim medis telah melakukan tindakan cepat terhadap luka yang diderita para korban.

“Dua orang mengalami luka bacok di bagian kepala dan sudah mendapatkan penanganan. Sementara untuk satu orang korban lainnya saat ini masih diobservasi terkait luka dalam akibat pukulan benda tumpul di bagian dada,” ujar Irman saat memberikan keterangan medis terkait kondisi para korban.

Hingga berita ini diturunkan, aparat gabungan TNI-Polri terus melakukan patroli keamanan di sejumlah wilayah rawan di Sukabumi guna mengantisipasi potensi bentrokan susulan. Pihak kepolisian juga tengah melakukan penyelidikan mendalam, mengumpulkan keterangan saksi, serta memburu para pelaku penyerangan guna mempertanggungjawabkan perbuatannya di mata hukum.(*)

Laporan: Awang

Editor: Hamjah


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 51 kali

Baca Lainnya

Puskesmas Cidadap Gelar Tes HPV DNA Gratis, Perempuan Usia 30–69 Tahun Diimbau Ikut Deteksi Dini Kanker Serviks

22 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Jajaran tenaga kesehatan UPTD Puskesmas Cidadap berfoto bersama para relawan dan staf SPPG usai pelaksanaan sosialisasi Pelayanan Serentak HPV DNA dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Sukabumi.

Siswa SMP di Sukabumi Jadi Korban Pengeroyokan Kakak Kelas, Diduga Dipicu Aksi Pemerasan hingga Alami Cedera Patah Tulang

21 Oktober 2026 - 23:30 WIB

Keterangan Foto: AI (12), korban kekerasan dan dugaan pemerasan oleh kakak kelasnya di Sukabumi, terbaring lemah di RSUD Sekarwangi untuk mendapatkan perawatan intensif.

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Sukabumi Gelar Penyuluhan Kesehatan Ibu dan Anak di Desa Mekarjaya

21 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Suasana kegiatan penyuluhan pencegahan stunting dan deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan HPV yang diselenggarakan Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi bersama Puskesmas Ciemas dan Pemerintah Desa Mekarjaya, Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026).

PUSKESMAS CIDOLOG GELAR HKN KE-62, CAMAT APRESIASI KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DAN TEGASKAN PENTINGNYA SINERGI LINTAS SEKTOR

20 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Suasana Gebyar HKN Ke-62 yang digelar Puskesmas Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026). Acara yang dihadiri Camat Yusup Suherlan ini diisi dengan berbagai kegiatan seperti gerak sehat, pelayanan kesehatan gratis, dan penyerahan penghargaan kepada warga yang peduli kesehatan, guna memperkuat sinergi lintas sektor menuju "Sukabumi Mubarakah".

Petaka Jalur Cikidang–Palabuhanratu: Mobil Terios Meledak dan Ludes Dilalap Si Jago Merah

19 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Kondisi minibus Daihatsu Terios yang hangus terbakar di jalur Cikidang–Palabuhanratu, Sukabumi, Minggu (18/10/2026). Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp50 juta.

Jeritan Histeris Tengah Hari: Ibu Hamil di Sukabumi Ditebas Suami, Nyawa Selamat Usai Tetangga Pasang Badan

19 Oktober 2026 - 06:23 WIB

KDRT Sadis di Sukabumi: Ditembus Sabetan Golok di Leher dan Wajah, Ibu Hamil Selamat dari Maut Berkat Akses Cepat Tetangga
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca