Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 8 Mar 2026 19:20 WIB

Tembus 61 Juta Penerima, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Indonesia Tempati Peringkat Kedua Terbesar di Dunia


					Tembus 61 Juta Penerima, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Indonesia Tempati Peringkat Kedua Terbesar di Dunia Perbesar

JENTERANEWS.com — Langkah strategis pemerintah Indonesia melalui Badan Gizi Nasional dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia mencatatkan rekor baru di panggung global. Berdasarkan data terbaru, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini resmi menjadikan Indonesia sebagai negara dengan program makan sekolah terbesar kedua di dunia.

Merujuk pada rilis data Badan Gizi Nasional per tanggal 3 Maret 2026, program MBG telah berhasil menjangkau total 61.239.037 penerima manfaat. Dari angka masif tersebut, sebanyak 49.057.682 di antaranya merupakan siswa yang tersebar di berbagai sekolah di seluruh penjuru Tanah Air.

“Indonesia menjadi salah satu negara dengan program makan sekolah terbesar di dunia,” tulis pernyataan resmi Badan Gizi Nasional dalam publikasinya.

Melampaui Negara-Negara Maju

Pencapaian Indonesia ini terlihat semakin signifikan jika dibandingkan dengan negara-negara lain. Berdasarkan rekapitulasi Data Global Program Pangan Sekolah yang dikompilasi oleh World Food Programme (WFP) pada tahun 2025, Indonesia berhasil melampaui skala program serupa di banyak negara besar, termasuk Amerika Serikat dan Tiongkok.

Berikut adalah jajaran 5 besar negara dengan penerima manfaat program makan sekolah terbanyak di dunia:

  1. India (118.000.000 penerima)

  2. Indonesia (61.239.037 penerima)

  3. Brasil (38.531.387 penerima)

  4. Tiongkok (34.570.000 penerima)

  5. Amerika Serikat (30.100.000 penerima)

Dalam daftar lanjutan (Top 10), negara-negara seperti Rusia, Mesir, Pakistan, Nigeria, hingga Prancis tercatat berada jauh di bawah cakupan angka yang berhasil direalisasikan oleh Indonesia.

Komitmen Eksklusif di Tingkat Global

Tingginya angka penerima manfaat di Indonesia sekaligus menyoroti keseriusan pemerintah dalam menjadikan nutrisi anak sebagai agenda nasional prioritas. Laporan tersebut juga memberikan konteks global yang menarik: dari total 174 negara di dunia, baru 107 negara yang menjalankan program makan sekolah sebagai program nasional.

Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia tidak hanya sekadar ikut serta, tetapi tampil sebagai pelopor yang memimpin dalam skala dan eksekusi. Dengan jangkauan program yang menyentuh puluhan juta siswa, Program MBG diharapkan tidak hanya menekan angka malnutrisi, tetapi juga secara langsung mendongkrak tingkat kehadiran, konsentrasi belajar, dan prestasi akademik generasi penerus bangsa.


Editor: Hamjah

Artikel ini telah dibaca 51 kali

Baca Lainnya

SKANDAL MAKAN BERGIZI GRATIS: Terdakwa Berkelit ke Ranah Perdata, Hakim Soroti Tajam Bukti Fotokopi

28 April 2026 - 14:20 WIB

Suasana persidangan di Pengadilan Negeri Sukabumi dengan terdakwa dr. Silvi Apriani (duduk berhijab), Senin (27/4/2026). Agenda sidang adalah pembacaan eksepsi atas dakwaan penipuan dana pengadaan food tray program MBG. Panel hakim dipimpin oleh Teguh Arifiolani (

Dari Balik Semak Belukar Cibuni, Air Panas Belerang Ini Setia Obati Warga Meski Tak Lagi Terawat

28 April 2026 - 12:10 WIB

Potret terkini sumber mata air di Pemandian Air Panas Cibungur, Desa Cidadap, yang kini berubah menjadi kubangan alami usai fasilitas kolam buatan pemerintah hancur tersapu tanah longsor. Meski terbengkalai dan dikepung semak belukar, mata air ini tetap dimanfaatkan warga untuk terapi pengobatan penyakit kulit.

Pertahankan “Kartu Hijau” UNESCO, Ciletuh-Palabuhanratu Kokohkan Posisi Sebagai Geopark Kelas Dunia

28 April 2026 - 09:02 WIB

Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas (tengah depan, berikat kepala batik), didampingi jajaran Pemkab Sukabumi, terpaku menyaksikan siaran virtual pengumuman UNESCO Global Geopark langsung dari Paris, Prancis, yang menegaskan kembali status Ciletuh-Palabuhanratu, di Pendopo Sukabumi, Senin malam (27/4/2026). Gambar ini menangkap momen krusial saat 'Kartu Hijau' UNESCO dipastikan berlanjut.

Bupati Sukabumi Kukuhkan Pengurus Baru BP-CPUGGp, Tegaskan Geopark Sebagai Laboratorium Pembangunan Berkelanjutan Dunia

27 April 2026 - 17:50 WIB

Bupati Sukabumi H. Asep Japar memberikan sambutan saat pengukuhan pengurus baru BP-CPUGGp di Aula Dinas Perhubungan, Cikembar, Senin (27/4/2026).

Harga Minyak Dunia Melonjak Tajam Menyusul Kegagalan Negosiasi AS-Iran dan Ketegangan di Selat Hormuz

27 April 2026 - 17:43 WIB

Ratusan Warga Desa Sukatani Sukabumi Kembali Gelar Aksi, Tagih Janji Kades Terkait Infrastruktur Jalan

27 April 2026 - 17:16 WIB

SUASANA AUDIENSI: Sejumlah warga Desa Sukatani, Sukabumi, berkumpul dan berdiri di Kantor Desa Sukatani untuk menagih janji kampanye Kepala Desa terkait perbaikan infrastruktur jalan yang rusak parah, Senin (27/4/2026). Pria berbaju biru di latar depan tampaknya sedang menyampaikan aspirasi langsung kepada Kepala Desa Sulaemansyah dan para pejabat lainnya yang duduk di meja depan dalam pertemuan tersebut.
Trending di Sukabumi