Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 8 Mar 2026 19:51 WIB

Bantah Narasi Keliru, Seskab Teddy Tegaskan Program Makan Bergizi Tak Gerus Anggaran Pendidikan


					Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memberikan keterangan pers guna meluruskan narasi yang keliru terkait program makan bergizi gratis. Perbesar

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memberikan keterangan pers guna meluruskan narasi yang keliru terkait program makan bergizi gratis.

JENTERANEWS.com – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya secara tegas menepis isu yang menyebutkan bahwa pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis mengorbankan program dan anggaran pendidikan nasional. Ia meluruskan narasi keliru yang menuding program unggulan tersebut menyebabkan banyak sekolah terbengkalai dan kesejahteraan guru terabaikan.

“Saya ingin meluruskan pemahaman dan narasi yang keliru. Makan bergizi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) siswa dari tingkat PAUD hingga SMA sederajat. Apakah program ini mengurangi program pendidikan? Saya jawab, tidak,” ujar Seskab Teddy dalam keterangannya.

Program Pendidikan Tetap Berjalan dan Terus Ditambah

Seskab memastikan bahwa tidak ada satupun program strategis pendidikan dari periode sebelumnya yang dihentikan demi mendanai Makan Bergizi Gratis. Bantuan pendidikan seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Program Indonesia Pintar (PIP) tetap berjalan secara optimal.

Bahkan, Presiden Prabowo Subianto menambah inisiatif baru melalui pembentukan “Sekolah Rakyat”. Program ini secara khusus menyasar anak-anak putus sekolah atau mereka yang belum pernah mengenyam pendidikan. Di Sekolah Rakyat, anak-anak tersebut tidak hanya disekolahkan, tetapi juga diberikan fasilitas penginapan, makan bergizi, serta jaminan kesehatan.

Intervensi Pusat untuk Renovasi 16 Ribu Sekolah

Menanggapi tudingan mengenai banyaknya sekolah yang terbengkalai, Teddy menjelaskan bahwa masalah infrastruktur pendidikan merupakan persoalan klasik yang telah ada sejak lama. Ia mengingatkan kembali bahwa berdasarkan aturan otonomi, pengelolaan SD dan SMP adalah kewenangan Bupati/Wali Kota, sedangkan SMA berada di bawah wewenang Gubernur.

Meski demikian, pemerintah pusat di era Presiden Prabowo tidak tinggal diam melihat kerusakan infrastruktur yang belum tertanggulangi di daerah.

“Faktanya, di tahun 2025 saja sudah ada sekitar 16 ribu sekolah yang direnovasi. Datanya ada, fotonya bisa dicek, dengan total anggaran sekitar Rp17 triliun di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah,” tegas Seskab.

Tiga Fakta Peningkatan Kesejahteraan Guru

Lebih lanjut, Seskab memaparkan tiga langkah konkret yang telah dilakukan pemerintah untuk membantah anggapan bahwa guru tidak diperhatikan:

  • Kenaikan Insentif Guru Honorer: Meski status guru honorer berada di bawah wewenang pemerintah daerah, pemerintah pusat tetap memberikan insentif. Insentif yang tidak pernah naik selama 20 tahun (2005–2025) ini, akhirnya dinaikkan pada era Presiden Prabowo menjadi Rp400.000.

  • Kenaikan Tunjangan Guru Non-ASN: Tunjangan bagi tenaga pendidik non-ASN telah dinaikkan dari Rp1,5 juta menjadi Rp2 juta.

  • Pencairan Langsung Setiap Bulan: Sebelumnya, tunjangan honor ditransfer melalui pemerintah daerah dan baru cair setiap tiga bulan sekali. Melalui instruksi Presiden, saat ini tunjangan tersebut langsung ditransfer ke rekening masing-masing guru setiap bulannya.

“Jadi, yang mau saya sampaikan, tidak ada program pendidikan yang dikurangi atau tidak berjalan. Seluruhnya berjalan, dilanjutkan, bahkan ditambah. Pemerintah kini lebih detail dan fokus kepada siswanya, sekolahnya, dan juga gurunya,” pungkas Teddy.(*)


Editor: Hamjah


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 58 kali

Baca Lainnya

Puskesmas Cidadap Gelar Tes HPV DNA Gratis, Perempuan Usia 30–69 Tahun Diimbau Ikut Deteksi Dini Kanker Serviks

22 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Jajaran tenaga kesehatan UPTD Puskesmas Cidadap berfoto bersama para relawan dan staf SPPG usai pelaksanaan sosialisasi Pelayanan Serentak HPV DNA dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Sukabumi.

Siswa SMP di Sukabumi Jadi Korban Pengeroyokan Kakak Kelas, Diduga Dipicu Aksi Pemerasan hingga Alami Cedera Patah Tulang

21 Oktober 2026 - 23:30 WIB

Keterangan Foto: AI (12), korban kekerasan dan dugaan pemerasan oleh kakak kelasnya di Sukabumi, terbaring lemah di RSUD Sekarwangi untuk mendapatkan perawatan intensif.

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Sukabumi Gelar Penyuluhan Kesehatan Ibu dan Anak di Desa Mekarjaya

21 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Suasana kegiatan penyuluhan pencegahan stunting dan deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan HPV yang diselenggarakan Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi bersama Puskesmas Ciemas dan Pemerintah Desa Mekarjaya, Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026).

PUSKESMAS CIDOLOG GELAR HKN KE-62, CAMAT APRESIASI KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DAN TEGASKAN PENTINGNYA SINERGI LINTAS SEKTOR

20 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Suasana Gebyar HKN Ke-62 yang digelar Puskesmas Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026). Acara yang dihadiri Camat Yusup Suherlan ini diisi dengan berbagai kegiatan seperti gerak sehat, pelayanan kesehatan gratis, dan penyerahan penghargaan kepada warga yang peduli kesehatan, guna memperkuat sinergi lintas sektor menuju "Sukabumi Mubarakah".

Petaka Jalur Cikidang–Palabuhanratu: Mobil Terios Meledak dan Ludes Dilalap Si Jago Merah

19 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Kondisi minibus Daihatsu Terios yang hangus terbakar di jalur Cikidang–Palabuhanratu, Sukabumi, Minggu (18/10/2026). Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp50 juta.

Jeritan Histeris Tengah Hari: Ibu Hamil di Sukabumi Ditebas Suami, Nyawa Selamat Usai Tetangga Pasang Badan

19 Oktober 2026 - 06:23 WIB

KDRT Sadis di Sukabumi: Ditembus Sabetan Golok di Leher dan Wajah, Ibu Hamil Selamat dari Maut Berkat Akses Cepat Tetangga
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca