Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 11 Mar 2026 20:33 WIB

Hilang Empat Hari, Seorang Warga Ditemukan Meninggal Dunia di Perkebunan Karet Cikembar


					Tim SAR gabungan dari Basarnas beserta unsur terkait tengah mengevakuasi jenazah Bapak Udin dari lokasi penemuan di area Perkebunan Karet Kampung Pallimabelas, Desa Cikembar, Rabu (11/3/2026) sore. Korban ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya sempat dilaporkan hilang selama empat hari. Perbesar

Tim SAR gabungan dari Basarnas beserta unsur terkait tengah mengevakuasi jenazah Bapak Udin dari lokasi penemuan di area Perkebunan Karet Kampung Pallimabelas, Desa Cikembar, Rabu (11/3/2026) sore. Korban ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya sempat dilaporkan hilang selama empat hari.

JENTERANEWS.com — Warga Kampung Pallimabelas, Desa Cikembar, Kecamatan Cikembar digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria di area perkebunan karet setempat pada Rabu (11/3/2026) sore. Penemuan ini sekaligus mengakhiri pencarian terhadap seorang warga yang dilaporkan hilang sejak beberapa hari lalu.

Berdasarkan laporan resmi dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cikembar, Sudarmat, penemuan jasad tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB di wilayah RT 01/RW 14.

Peristiwa bermula ketika seorang warga bernama Juanda (52) sedang menjalankan rutinitasnya menyadap getah karet. Di tengah cuaca sore yang cerah, perhatiannya tertuju pada sebuah objek yang berada sekitar 30 meter di bawah posisinya berdiri.

Penasaran dengan apa yang dilihatnya, Juanda mencoba mendekat. Ia terkejut bukan main saat mendapati objek tersebut adalah tubuh manusia yang tengah tergeletak dalam posisi terlentang.

“Setelah didekati untuk memastikan, saksi mengenali bahwa korban adalah Bapak Udin, warga yang memang sempat dikabarkan hilang sejak empat hari yang lalu,” jelas Sudarmat dalam laporannya.

Tanpa berpikir panjang, Juanda segera bergegas meninggalkan lokasi dan melaporkan temuan tersebut kepada Kepala Dusun (Kadus) setempat, Bapak Apit, yang kemudian meneruskan informasi ini kepada pihak berwenang.

Merespons laporan masyarakat, tim gabungan langsung bergerak cepat menuju lokasi. Proses asesmen dan evakuasi melibatkan koordinasi intensif antara Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cikembar, Pemerintah Desa Cikembar, Basarnas, serta dukungan pengamanan dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti kematian korban. Pihak kepolisian diperkirakan akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden ini. Saat proses identifikasi awal dan evakuasi berlangsung, kondisi cuaca di lokasi kejadian terpantau cerah.(*)


Editor: Hamjah

Artikel ini telah dibaca 75 kali

Baca Lainnya

SKANDAL MAKAN BERGIZI GRATIS: Terdakwa Berkelit ke Ranah Perdata, Hakim Soroti Tajam Bukti Fotokopi

28 April 2026 - 14:20 WIB

Suasana persidangan di Pengadilan Negeri Sukabumi dengan terdakwa dr. Silvi Apriani (duduk berhijab), Senin (27/4/2026). Agenda sidang adalah pembacaan eksepsi atas dakwaan penipuan dana pengadaan food tray program MBG. Panel hakim dipimpin oleh Teguh Arifiolani (

Dari Balik Semak Belukar Cibuni, Air Panas Belerang Ini Setia Obati Warga Meski Tak Lagi Terawat

28 April 2026 - 12:10 WIB

Potret terkini sumber mata air di Pemandian Air Panas Cibungur, Desa Cidadap, yang kini berubah menjadi kubangan alami usai fasilitas kolam buatan pemerintah hancur tersapu tanah longsor. Meski terbengkalai dan dikepung semak belukar, mata air ini tetap dimanfaatkan warga untuk terapi pengobatan penyakit kulit.

Pertahankan “Kartu Hijau” UNESCO, Ciletuh-Palabuhanratu Kokohkan Posisi Sebagai Geopark Kelas Dunia

28 April 2026 - 09:02 WIB

Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas (tengah depan, berikat kepala batik), didampingi jajaran Pemkab Sukabumi, terpaku menyaksikan siaran virtual pengumuman UNESCO Global Geopark langsung dari Paris, Prancis, yang menegaskan kembali status Ciletuh-Palabuhanratu, di Pendopo Sukabumi, Senin malam (27/4/2026). Gambar ini menangkap momen krusial saat 'Kartu Hijau' UNESCO dipastikan berlanjut.

Bupati Sukabumi Kukuhkan Pengurus Baru BP-CPUGGp, Tegaskan Geopark Sebagai Laboratorium Pembangunan Berkelanjutan Dunia

27 April 2026 - 17:50 WIB

Bupati Sukabumi H. Asep Japar memberikan sambutan saat pengukuhan pengurus baru BP-CPUGGp di Aula Dinas Perhubungan, Cikembar, Senin (27/4/2026).

Harga Minyak Dunia Melonjak Tajam Menyusul Kegagalan Negosiasi AS-Iran dan Ketegangan di Selat Hormuz

27 April 2026 - 17:43 WIB

Ratusan Warga Desa Sukatani Sukabumi Kembali Gelar Aksi, Tagih Janji Kades Terkait Infrastruktur Jalan

27 April 2026 - 17:16 WIB

SUASANA AUDIENSI: Sejumlah warga Desa Sukatani, Sukabumi, berkumpul dan berdiri di Kantor Desa Sukatani untuk menagih janji kampanye Kepala Desa terkait perbaikan infrastruktur jalan yang rusak parah, Senin (27/4/2026). Pria berbaju biru di latar depan tampaknya sedang menyampaikan aspirasi langsung kepada Kepala Desa Sulaemansyah dan para pejabat lainnya yang duduk di meja depan dalam pertemuan tersebut.
Trending di Sukabumi