Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 18 Mar 2026 13:33 WIB

Tragedi Jalur Gandasoli: Sempat Berjuang Empat Hari, Korban Kecelakaan Angkot Hembuskan Napas Terakhir


					Tangkapan layar rekaman CCTV menunjukkan detik-detik fatal sebelum angkutan kota (angkot) jurusan Gegerbitung-Sukaraja menghantam sepeda motor korban di Jalan Raya Cireunghas, Gandasoli, Kabupaten Sukabumi, Jumat (13/3/2026). Perbesar

Tangkapan layar rekaman CCTV menunjukkan detik-detik fatal sebelum angkutan kota (angkot) jurusan Gegerbitung-Sukaraja menghantam sepeda motor korban di Jalan Raya Cireunghas, Gandasoli, Kabupaten Sukabumi, Jumat (13/3/2026).

JENTERANEWS.com  — Kabar duka menyelimuti insiden kecelakaan lalu lintas nahas yang terjadi di kawasan Gandasoli, Jalan Raya Cireunghas, Kabupaten Sukabumi. Setelah berjuang melewati masa kritis, Nazla Arianti (26), korban kecelakaan maut tersebut, dinyatakan meninggal dunia pada Selasa (17/3/2026) dini hari.

Tragedi yang terjadi pada Jumat (13/3/2026) lalu ini seketika mengubah nasib Nazla dan sang suami, Agung Dwi Putra (27). Keduanya tengah berboncengan menggunakan sepeda motor saat sebuah angkutan kota (angkot) menghantam mereka dari belakang.

Pasca-kejadian, Nazla langsung dilarikan ke RS Hermina Sukabumi untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, luka mematikan yang dideritanya membuat nyawa wanita berusia 26 tahun tersebut tidak dapat diselamatkan.

Manajer Pelayanan Medis RS Hermina Sukabumi, dr. Marcelia, mengonfirmasi kabar duka tersebut. Ia memaparkan bahwa pasien mengalami gangguan pernapasan berat akibat benturan keras.

“Pasien meninggal sekitar pukul 00.30 WIB akibat gagal napas yang dipicu trauma pada paru-paru serta luka berat di beberapa bagian tubuh,” jelas dr. Marcelia.

Di sisi lain, Agung Dwi Putra, suami korban yang turut menjadi korban dalam insiden tersebut, berhasil selamat. Kondisinya dilaporkan berangsur pulih. “Untuk suami kondisinya membaik dan sudah diperbolehkan pulang sejak Senin (16/3/2026),” tambah dr. Marcelia. Kepulangan Agung terjadi tepat sehari sebelum sang istri tercinta menghembuskan napas terakhirnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian dan saksi di lapangan, kecelakaan bermula saat angkot jurusan Gegerbitung–Sukaraja melaju dari arah Gandasoli menuju Sukaraja. Kendaraan roda empat yang dikemudikan oleh pria berinisial KW tersebut diduga melaju dengan kecepatan tinggi.

Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi diduga kurang berhati-hati dan kehilangan kendali. Angkot tersebut kemudian menghantam keras bagian belakang sepeda motor Yamaha Lexi yang ditumpangi kedua korban. Benturan keras memicu kedua korban terpelanting ke badan jalan.

Ironisnya, Nazla dilaporkan sempat terlindas oleh angkot tersebut. Laju angkot baru terhenti setelah kendaraan itu menabrak sebuah bangunan di pinggir jalan. Seluruh rangkaian kejadian mengerikan ini sempat terekam oleh kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi, yang memperlihatkan dengan jelas tingginya kecepatan angkot sebelum benturan terjadi.

Kini, kasus kecelakaan maut tersebut tengah ditangani serius oleh aparat penegak hukum. Sopir angkot berinisial KW telah diamankan oleh Unit Laka Lantas Polres Sukabumi Kota. Penyidik saat ini tengah melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kecelakaan, termasuk mengusut tuntas indikasi kelalaian berat pengemudi yang mengakibatkan hilangnya nyawa.(*)

Laporan: Awang

Editor: Hamjah

Artikel ini telah dibaca 65 kali

Baca Lainnya

SKANDAL MAKAN BERGIZI GRATIS: Terdakwa Berkelit ke Ranah Perdata, Hakim Soroti Tajam Bukti Fotokopi

28 April 2026 - 14:20 WIB

Suasana persidangan di Pengadilan Negeri Sukabumi dengan terdakwa dr. Silvi Apriani (duduk berhijab), Senin (27/4/2026). Agenda sidang adalah pembacaan eksepsi atas dakwaan penipuan dana pengadaan food tray program MBG. Panel hakim dipimpin oleh Teguh Arifiolani (

Dari Balik Semak Belukar Cibuni, Air Panas Belerang Ini Setia Obati Warga Meski Tak Lagi Terawat

28 April 2026 - 12:10 WIB

Potret terkini sumber mata air di Pemandian Air Panas Cibungur, Desa Cidadap, yang kini berubah menjadi kubangan alami usai fasilitas kolam buatan pemerintah hancur tersapu tanah longsor. Meski terbengkalai dan dikepung semak belukar, mata air ini tetap dimanfaatkan warga untuk terapi pengobatan penyakit kulit.

Pertahankan “Kartu Hijau” UNESCO, Ciletuh-Palabuhanratu Kokohkan Posisi Sebagai Geopark Kelas Dunia

28 April 2026 - 09:02 WIB

Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas (tengah depan, berikat kepala batik), didampingi jajaran Pemkab Sukabumi, terpaku menyaksikan siaran virtual pengumuman UNESCO Global Geopark langsung dari Paris, Prancis, yang menegaskan kembali status Ciletuh-Palabuhanratu, di Pendopo Sukabumi, Senin malam (27/4/2026). Gambar ini menangkap momen krusial saat 'Kartu Hijau' UNESCO dipastikan berlanjut.

Bupati Sukabumi Kukuhkan Pengurus Baru BP-CPUGGp, Tegaskan Geopark Sebagai Laboratorium Pembangunan Berkelanjutan Dunia

27 April 2026 - 17:50 WIB

Bupati Sukabumi H. Asep Japar memberikan sambutan saat pengukuhan pengurus baru BP-CPUGGp di Aula Dinas Perhubungan, Cikembar, Senin (27/4/2026).

Harga Minyak Dunia Melonjak Tajam Menyusul Kegagalan Negosiasi AS-Iran dan Ketegangan di Selat Hormuz

27 April 2026 - 17:43 WIB

Ratusan Warga Desa Sukatani Sukabumi Kembali Gelar Aksi, Tagih Janji Kades Terkait Infrastruktur Jalan

27 April 2026 - 17:16 WIB

SUASANA AUDIENSI: Sejumlah warga Desa Sukatani, Sukabumi, berkumpul dan berdiri di Kantor Desa Sukatani untuk menagih janji kampanye Kepala Desa terkait perbaikan infrastruktur jalan yang rusak parah, Senin (27/4/2026). Pria berbaju biru di latar depan tampaknya sedang menyampaikan aspirasi langsung kepada Kepala Desa Sulaemansyah dan para pejabat lainnya yang duduk di meja depan dalam pertemuan tersebut.
Trending di Sukabumi