JENTERANEWS.com — Kabar duka menyelimuti insiden kecelakaan lalu lintas nahas yang terjadi di kawasan Gandasoli, Jalan Raya Cireunghas, Kabupaten Sukabumi. Setelah berjuang melewati masa kritis, Nazla Arianti (26), korban kecelakaan maut tersebut, dinyatakan meninggal dunia pada Selasa (17/3/2026) dini hari.
Tragedi yang terjadi pada Jumat (13/3/2026) lalu ini seketika mengubah nasib Nazla dan sang suami, Agung Dwi Putra (27). Keduanya tengah berboncengan menggunakan sepeda motor saat sebuah angkutan kota (angkot) menghantam mereka dari belakang.
Pasca-kejadian, Nazla langsung dilarikan ke RS Hermina Sukabumi untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, luka mematikan yang dideritanya membuat nyawa wanita berusia 26 tahun tersebut tidak dapat diselamatkan.
Manajer Pelayanan Medis RS Hermina Sukabumi, dr. Marcelia, mengonfirmasi kabar duka tersebut. Ia memaparkan bahwa pasien mengalami gangguan pernapasan berat akibat benturan keras.
“Pasien meninggal sekitar pukul 00.30 WIB akibat gagal napas yang dipicu trauma pada paru-paru serta luka berat di beberapa bagian tubuh,” jelas dr. Marcelia.
Di sisi lain, Agung Dwi Putra, suami korban yang turut menjadi korban dalam insiden tersebut, berhasil selamat. Kondisinya dilaporkan berangsur pulih. “Untuk suami kondisinya membaik dan sudah diperbolehkan pulang sejak Senin (16/3/2026),” tambah dr. Marcelia. Kepulangan Agung terjadi tepat sehari sebelum sang istri tercinta menghembuskan napas terakhirnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian dan saksi di lapangan, kecelakaan bermula saat angkot jurusan Gegerbitung–Sukaraja melaju dari arah Gandasoli menuju Sukaraja. Kendaraan roda empat yang dikemudikan oleh pria berinisial KW tersebut diduga melaju dengan kecepatan tinggi.
Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi diduga kurang berhati-hati dan kehilangan kendali. Angkot tersebut kemudian menghantam keras bagian belakang sepeda motor Yamaha Lexi yang ditumpangi kedua korban. Benturan keras memicu kedua korban terpelanting ke badan jalan.
Ironisnya, Nazla dilaporkan sempat terlindas oleh angkot tersebut. Laju angkot baru terhenti setelah kendaraan itu menabrak sebuah bangunan di pinggir jalan. Seluruh rangkaian kejadian mengerikan ini sempat terekam oleh kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi, yang memperlihatkan dengan jelas tingginya kecepatan angkot sebelum benturan terjadi.
Kini, kasus kecelakaan maut tersebut tengah ditangani serius oleh aparat penegak hukum. Sopir angkot berinisial KW telah diamankan oleh Unit Laka Lantas Polres Sukabumi Kota. Penyidik saat ini tengah melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kecelakaan, termasuk mengusut tuntas indikasi kelalaian berat pengemudi yang mengakibatkan hilangnya nyawa.(*)
Laporan: Awang
Editor: Hamjah















