Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 21 Mar 2026 00:45 WIB

Teror Gerombolan Bermotor di Sukabumi, Seorang Pemuda Kritis Ditebas Senjata Tajam di Waluran


					Sejumlah petugas gabungan dari unsur Polsek Waluran, Koramil 2213/Waluran, BPBD Kabupaten Sukabumi, dan Satpol PP Kecamatan Waluran tengah melakukan koordinasi dan asesmen lapangan di lokasi kejadian (TKP) di Kampung Cicadas, Desa Caringinnunggal, Kecamatan Waluran, pasca-aksi pembacokan brutal oleh gerombolan bermotor. Perbesar

Sejumlah petugas gabungan dari unsur Polsek Waluran, Koramil 2213/Waluran, BPBD Kabupaten Sukabumi, dan Satpol PP Kecamatan Waluran tengah melakukan koordinasi dan asesmen lapangan di lokasi kejadian (TKP) di Kampung Cicadas, Desa Caringinnunggal, Kecamatan Waluran, pasca-aksi pembacokan brutal oleh gerombolan bermotor.

JENTERANEWS.com  — Aksi kekerasan jalanan kembali meresahkan warga Kabupaten Sukabumi. Seorang pemuda bernama Deri Apriansah terpaksa dilarikan ke klinik setelah menjadi korban pembacokan brutal oleh sekelompok orang tak dikenal yang diduga merupakan anggota geng motor.

Peristiwa berdarah tersebut terjadi di Kampung Cicadas, Desa Caringinnunggal, Kecamatan Waluran, pada Jumat (20/3/2026) malam, sekitar pukul 22.30 WIB.

Berdasarkan laporan awal dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Waluran, insiden nahas ini bermula saat korban tengah bersantai di pinggir jalan di sekitar lokasi kejadian. Suasana malam yang tenang mendadak mencekam ketika segerombolan pemuda tak dikenal datang menggunakan kurang lebih 20 unit sepeda motor.

Kelompok bermotor tersebut diketahui mempersenjatai diri dengan senjata tajam (sajam). Tanpa alasan yang jelas, gerombolan itu langsung menghampiri korban secara beringas. Deri yang tidak menduga akan diserang gagal menyelamatkan diri. Ia terkena sabetan benda tajam yang mengakibatkan luka robek cukup dalam di bagian pinggangnya.

“Korban langsung dievakuasi oleh warga dan dilarikan ke klinik terdekat guna mendapatkan penanganan medis darurat akibat luka sabetan yang cukup parah,” ujar Heri Kharisman, petugas P2BK Waluran yang terjun langsung melakukan asesmen di lokasi.

Merespons kejadian ini, tim P2BK Waluran bergerak cepat dengan turun ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk menggali informasi dari perangkat desa dan saksi mata. Guna mencegah aksi susulan dan mempercepat penanganan hukum, koordinasi intensif langsung dijalin dengan berbagai pihak keamanan.

“Kami telah melakukan koordinasi terpadu bersama Perangkat Desa, unsur Kecamatan, Koramil, Polsek setempat, serta Satpol PP. Data dan kronologis sudah kami himpun di lapangan,” tambah Heri dalam laporan resmi Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Sukabumi.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian setempat masih menyelidiki identitas serta motif gerombolan bermotor tersebut. Sementara itu, BPBD Kabupaten Sukabumi dan unsur Muspika Kecamatan Waluran mengeluarkan imbauan keras kepada seluruh lapisan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di malam hari. Warga diminta segera melapor ke pihak berwajib apabila melihat konvoi kendaraan yang mencurigakan demi menjaga kondusivitas wilayah.(*)


Editor: Hamjah

Artikel ini telah dibaca 38 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

SKANDAL MAKAN BERGIZI GRATIS: Terdakwa Berkelit ke Ranah Perdata, Hakim Soroti Tajam Bukti Fotokopi

28 April 2026 - 14:20 WIB

Suasana persidangan di Pengadilan Negeri Sukabumi dengan terdakwa dr. Silvi Apriani (duduk berhijab), Senin (27/4/2026). Agenda sidang adalah pembacaan eksepsi atas dakwaan penipuan dana pengadaan food tray program MBG. Panel hakim dipimpin oleh Teguh Arifiolani (

Dari Balik Semak Belukar Cibuni, Air Panas Belerang Ini Setia Obati Warga Meski Tak Lagi Terawat

28 April 2026 - 12:10 WIB

Potret terkini sumber mata air di Pemandian Air Panas Cibungur, Desa Cidadap, yang kini berubah menjadi kubangan alami usai fasilitas kolam buatan pemerintah hancur tersapu tanah longsor. Meski terbengkalai dan dikepung semak belukar, mata air ini tetap dimanfaatkan warga untuk terapi pengobatan penyakit kulit.

Pertahankan “Kartu Hijau” UNESCO, Ciletuh-Palabuhanratu Kokohkan Posisi Sebagai Geopark Kelas Dunia

28 April 2026 - 09:02 WIB

Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas (tengah depan, berikat kepala batik), didampingi jajaran Pemkab Sukabumi, terpaku menyaksikan siaran virtual pengumuman UNESCO Global Geopark langsung dari Paris, Prancis, yang menegaskan kembali status Ciletuh-Palabuhanratu, di Pendopo Sukabumi, Senin malam (27/4/2026). Gambar ini menangkap momen krusial saat 'Kartu Hijau' UNESCO dipastikan berlanjut.

Bupati Sukabumi Kukuhkan Pengurus Baru BP-CPUGGp, Tegaskan Geopark Sebagai Laboratorium Pembangunan Berkelanjutan Dunia

27 April 2026 - 17:50 WIB

Bupati Sukabumi H. Asep Japar memberikan sambutan saat pengukuhan pengurus baru BP-CPUGGp di Aula Dinas Perhubungan, Cikembar, Senin (27/4/2026).

Harga Minyak Dunia Melonjak Tajam Menyusul Kegagalan Negosiasi AS-Iran dan Ketegangan di Selat Hormuz

27 April 2026 - 17:43 WIB

Ratusan Warga Desa Sukatani Sukabumi Kembali Gelar Aksi, Tagih Janji Kades Terkait Infrastruktur Jalan

27 April 2026 - 17:16 WIB

SUASANA AUDIENSI: Sejumlah warga Desa Sukatani, Sukabumi, berkumpul dan berdiri di Kantor Desa Sukatani untuk menagih janji kampanye Kepala Desa terkait perbaikan infrastruktur jalan yang rusak parah, Senin (27/4/2026). Pria berbaju biru di latar depan tampaknya sedang menyampaikan aspirasi langsung kepada Kepala Desa Sulaemansyah dan para pejabat lainnya yang duduk di meja depan dalam pertemuan tersebut.
Trending di Sukabumi