Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 22 Mar 2026 19:51 WIB

Waspada Ombak Palabuhanratu, Kapolres Sukabumi: Jangan Abaikan Rambu Zona Bahaya!


					Kapolres Sukabumi beserta jajaran dan personel Polairud saat melakukan patroli jalan kaki menyisir kawasan Pantai Palabuhanratu, Minggu (22/3). Petugas menyiapkan pengeras suara (megafon) untuk memberikan imbauan keselamatan secara langsung kepada wisatawan yang tengah beraktivitas di bibir pantai. Perbesar

Kapolres Sukabumi beserta jajaran dan personel Polairud saat melakukan patroli jalan kaki menyisir kawasan Pantai Palabuhanratu, Minggu (22/3). Petugas menyiapkan pengeras suara (megafon) untuk memberikan imbauan keselamatan secara langsung kepada wisatawan yang tengah beraktivitas di bibir pantai.

JENTERANEWS.com — Guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat pada masa libur Lebaran, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Sukabumi, AKBP Dr. Samian, S.H., S.I.K., M.Si., turun langsung meninjau kawasan wisata Pantai Palabuhanratu pada Minggu (22/3). Dalam inspeksi tersebut, pucuk pimpinan Polres Sukabumi ini tidak sekadar memantau situasi dari kejauhan, melainkan berinteraksi langsung dengan para pengunjung untuk menyampaikan imbauan krusial terkait keselamatan.

“Kami hadir di tengah masyarakat untuk memastikan seluruh wisatawan dapat menikmati liburan dengan aman dan nyaman. Namun, kami tegaskan kembali bahwa keselamatan harus selalu menjadi prioritas utama,” ungkap AKBP Dr. Samian di sela-sela patrolinya.

Lebih lanjut, Kapolres menyoroti karakteristik alam Pantai Palabuhanratu yang berhadapan langsung dengan Samudra Hindia, sehingga dikenal memiliki ombak besar dan arus laut yang kuat. Ia menginstruksikan agar wisatawan tidak memaksa berenang, terutama di area yang telah ditandai sebagai zona berbahaya.

Ketegasan ini disampaikan menyusul kerap terjadinya kecelakaan laut akibat minimnya kesadaran pengunjung terhadap rambu-rambu yang ada.

“Jangan pernah mengabaikan rambu peringatan. Jika sudah ada tanda larangan, itu berarti area tersebut berisiko tinggi. Jangan sampai liburan yang seharusnya menyenangkan dan penuh suka cita justru berubah menjadi musibah,” tegasnya.

Selain kewaspadaan terhadap kondisi alam, aparat kepolisian juga memberikan atensi khusus kepada para orang tua yang membawa anak-anak. Kelengahan sekecil apa pun di bibir pantai dapat berakibat fatal. “Khusus kepada para orang tua, kami minta untuk tidak lengah. Pastikan anak-anak selalu dalam pengawasan melekat, terutama saat mereka bermain di dekat air,” tambahnya memperingatkan.

Fokus pengamanan jajaran Polres Sukabumi ternyata tidak terbatas pada area perairan. Dalam tinjauan lapangan tersebut, AKBP Dr. Samian menyoroti masih adanya rombongan wisatawan yang menggunakan kendaraan bak terbuka (pikap) sebagai sarana transportasi menuju lokasi wisata.

Menanggapi fenomena yang kerap berulang setiap musim liburan ini, Kapolres mengambil sikap tegas karena bertentangan dengan standar keselamatan lalu lintas.

“Kami melarang keras penggunaan kendaraan bak terbuka untuk mengangkut orang. Risiko kecelakaannya sangat tinggi, apalagi di jalur wisata yang padat dan berkelok. Gunakanlah kendaraan yang layak dan sesuai peruntukannya demi keselamatan keluarga,” urainya.

Sebagai langkah antisipasi dan pelayanan berkelanjutan, Polres Sukabumi bersama instansi gabungan terkait akan terus mengintensifkan patroli, memperketat pengamanan, serta memberikan edukasi secara humanis kepada masyarakat. Hal ini bertujuan untuk menciptakan situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang aman, tertib, dan kondusif di seluruh kawasan wisata Kabupaten Sukabumi.

“Kami ingin semua yang datang ke Palabuhanratu bisa kembali pulang ke rumah dengan selamat dan membawa kenangan indah, bukan duka. Keselamatan adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkas AKBP Dr. Samian.(*)


Laporan: Aris Jampang

Editor: Hmajah

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Lautan Massa di Sukabumi: Petani hingga Relawan Bersatu Tolak Moratorium Program MBG

24 Juni 2026 - 13:18 WIB

Ribuan massa aksi dari berbagai elemen masyarakat berkumpul di Lapang Merdeka Kota Sukabumi sebelum memulai long march. Mereka bersiap dengan semangat untuk menyuarakan aspirasi menolak moratorium dan menuntut keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sebuah langkah nyata dalam upaya peningkatan gizi masyarakat dan mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Sekda Sukabumi Tegaskan Efisiensi Anggaran 2026 Tak Boleh Turunkan Kualitas Pelayanan Publik

23 Juni 2026 - 12:15 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, memberikan arahan saat membuka kegiatan Akselerasi Urusan Daerah melalui Integrasi Sinkronisasi dan Inovasi (AUDISI) di Bale Pangripta, Palabuhanratu, Selasa (23/6/2026). Dalam forum tersebut, ia menegaskan efisiensi anggaran tidak boleh menurunkan kinerja pelayanan publik.

Petugas Lapas Sukabumi Gagalkan Penyelundupan Sabu Bermodus Dilempar dalam Bakso

23 Juni 2026 - 12:07 WIB

Fraksi Golkar DPRD Sukabumi Soroti Lemahnya Kemandirian Fiskal, Dorong Reformasi Melalui Digitalisasi Pajak

23 Juni 2026 - 11:52 WIB

Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Sukabumi, Loka Tresnajaya, saat membacakan Pandangan Umum Fraksi dalam Rapat Paripurna ke-6 mengenai Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025 di Palabuhanratu, Senin (22/6/2026).

Soroti Pelayanan RSUD Palabuhanratu, BEM Nusantara Desak Bupati dan DPRD Sukabumi Lakukan Evaluasi Total

22 Juni 2026 - 16:17 WIB

Massa mahasiswa yang tergabung dalam BEM Nusantara Wilayah Sukabumi membentangkan spanduk tuntutan dalam aksi unjuk rasa di depan Pendopo Kabupaten Sukabumi, Senin (22/6/2026). Dalam aksi tersebut, mereka menyuarakan rapor merah pelayanan RSUD Palabuhanratu dan mendesak evaluasi sejumlah kebijakan nasional, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hadiri Milad dan Pengukuhan Pengurus YATSHI, Sekda Sukabumi Pesankan Amanah Pelayanan Umat

20 Juni 2026 - 14:36 WIB

Momen penandatanganan dokumen berita acara pengukuhan Ketua dan Pengurus Yayasan Tarbiyatsshibyan (YATSHI) masa bakti 2026–2031. Acara ini berlangsung khidmat pada puncak peringatan Milad YATSHI di kompleks yayasan, Desa Cibolang Kaler, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Kamis (18/6/2026).
Trending di Sukabumi