Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 27 Mar 2026 12:57 WIB

Sinergi Lintas Sektor, Pemuda ODGJ yang Dipasung di Desa Pamuruyan Akhirnya Dievakuasi dan Mendapat Bantuan Medis


					Suasana di kediaman pemuda berinisial N (25) di Kampung Babakan Sirna, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, saat tim gabungan lintas sektor (termasuk TAGANA, Sentra Phalamartha, Pemdes Pamuruyan, Puskesmas, Satpol-PP, dan jajaran kecamatan) melakukan intervensi dan evakuasi terhadap pasien ODGJ yang kakinya dirantai, Jumat (27/03/2026). Dalam foto tersebut, petugas sedang mengamati kondisi N yang terduduk di pojok rumah (wajah diburamkan) sambil berkoordinasi, sementara petugas lain mendokumentasikan momen penting ini. Langkah ini diambil untuk memastikan N mendapatkan perawatan medis dan rehabilitasi yang manusiawi, sekaligus memberikan bantuan pemberdayaan ekonomi bagi keluarganya yang prasejahtera. Perbesar

Suasana di kediaman pemuda berinisial N (25) di Kampung Babakan Sirna, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, saat tim gabungan lintas sektor (termasuk TAGANA, Sentra Phalamartha, Pemdes Pamuruyan, Puskesmas, Satpol-PP, dan jajaran kecamatan) melakukan intervensi dan evakuasi terhadap pasien ODGJ yang kakinya dirantai, Jumat (27/03/2026). Dalam foto tersebut, petugas sedang mengamati kondisi N yang terduduk di pojok rumah (wajah diburamkan) sambil berkoordinasi, sementara petugas lain mendokumentasikan momen penting ini. Langkah ini diambil untuk memastikan N mendapatkan perawatan medis dan rehabilitasi yang manusiawi, sekaligus memberikan bantuan pemberdayaan ekonomi bagi keluarganya yang prasejahtera.

JENTERANEWS.com — Tim Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Kecamatan Cibadak bersama tim gabungan lintas sektor melakukan tindakan cepat untuk menangani dan mengevakuasi seorang pemuda Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang dipasung oleh keluarganya di Desa Pamuruyan, Jumat (27/03/2026).

Berdasarkan laporan dari Anggota TAGANA Kecamatan Cibadak, Ridwan, evakuasi ini merupakan bentuk sinergi yang melibatkan banyak pihak, di antaranya Sentra Phalamartha, Pemerintah Desa (Pemdes) Pamuruyan, Puskesmas (PKM) Sekarwangi, Satpol-PP, Camat beserta staf kecamatan, dan TAGANA.

Pemuda berinisial N (25 tahun), warga Kampung Babakan Sirna RT 03/13, Desa Pamuruyan, ditemukan dalam kondisi kaki dirantai. Tindakan pemasungan yang sudah berlangsung cukup lama ini terpaksa dilakukan oleh pihak keluarga karena N kerap berkeliaran tanpa arah dan mengambil barang milik orang lain, yang memicu kekhawatiran di lingkungan sekitar.

Keluarga bukannya tidak berusaha mengobati. N memiliki riwayat medis yang cukup panjang dan sering keluar-masuk fasilitas kesehatan mental, termasuk Rumah Sakit Jiwa di Bogor dan RSUD R. Syamsudin SH (Bunut).

Sebelum akhirnya dipasung di rumah, N bahkan sempat kabur hingga ke wilayah Banten. Beruntung, ia berhasil diamankan oleh warga setempat dan sempat dirawat di sebuah panti rehabilitasi di Banten selama kurang lebih enam bulan sebelum akhirnya dikembalikan ke keluarga.

Faktor kemiskinan menjadi akar permasalahan dari penanganan N yang kurang optimal di rumah. Sang ayah, yang merupakan tulang punggung keluarga, bekerja sebagai buruh tani lepas. Dalam satu Kartu Keluarga (KK), ia harus menanggung hidup tujuh anggota keluarga yang terdiri dari istri dan lima orang anak.

Meskipun biaya pengobatan medis N selama ini telah di-cover oleh Jaminan Kesehatan Pemerintah, keluarga sangat kesulitan untuk membiayai kebutuhan operasional seperti transportasi (mobilisasi) ke rumah sakit, apalagi untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari dan biaya pendidikan anak-anak yang lain.

Merespons kondisi yang sangat pelik ini, negara hadir melalui Sentra Phalamartha. Penanganan N kini berfokus pada dua hal utama: pengobatan pasien dan pemulihan ekonomi keluarga.

  • Evakuasi dan Perawatan: N langsung ditangani secara medis dengan fasilitas yang memadai. Ke depannya, ia direncanakan untuk dirujuk ke panti rehabilitasi khusus agar mendapatkan perawatan kejiwaan yang tepat dan manusiawi.

  • Pemberdayaan Ekonomi: Tidak hanya membebaskan N dari rantai pasungan, keluarga N juga akan diberikan bantuan program pemberdayaan usaha ekonomi. Harapannya, bantuan ini dapat meringankan beban hidup sang ayah yang bekerja sebagai buruh tani, serta menjamin kelangsungan pendidikan adik-adik N.

Evakuasi ini menjadi pengingat penting bahwa penanganan masalah kesehatan mental, terutama di kalangan keluarga prasejahtera, membutuhkan intervensi berkelanjutan serta kepedulian yang erat antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat.(*)



Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 45 kali

Baca Lainnya

Viral dan Diprotes Warga, Penyelenggara Pool Party di SantaSea Sukabumi Sampaikan Permohonan Maaf

22 September 2026 - 06:32 WIB

Tangkapan layar dari video viral memperlihatkan sejumlah peserta pool party Ngoetfest x SantaSea menari di kolam renang SantaSea Waterpark Sukabumi, Sabtu malam. Penggunaan suar (flare) dalam acara ini menjadi salah satu momen yang memicu polemik warga terkait kebisingan dan norma sosial.

Pemkab Sukabumi Siapkan Perpanjangan Kontrak PPPK Paruh Waktu, Evaluasi Kinerja Jadi Syarat Utama

21 September 2026 - 20:18 WIB

Kepala BKPSDM Kabupaten Sukabumi, Ganjar Anugrah, memberikan penjelasan terkait persiapan perpanjangan perjanjian kerja bagi PPPK Paruh Waktu di lingkungan Pemkab Sukabumi. Ganjar menegaskan bahwa hasil evaluasi kinerja akan menjadi syarat utama dalam penentuan keberlanjutan masa kontrak para pegawai.

Sekda Sukabumi Terima Tim Terpadu PPTPKH Jabar, Siap Dampingi Penelitian Lapangan Lahan Hutan

21 September 2026 - 16:28 WIB

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, saat memberikan sambutan dan penjelasan dalam penerimaan Tim Terpadu PPTPKH Provinsi Jawa Barat di Pendopo Sukabumi. Dalam kesempatan tersebut, Ade menegaskan komitmen Pemkab Sukabumi untuk memberikan pendampingan penuh selama proses verifikasi lapangan guna memastikan kepastian status lahan bagi masyarakat.

Upaya Wujudkan Birokrasi Bebas Narkoba, Disdik Sukabumi Gandeng BNN Gelar Tes Urine

21 September 2026 - 16:21 WIB

Petugas BNN Kabupaten Sukabumi bersama jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi memeriksa sampel tes urine pegawai saat kegiatan deteksi dini penyalahgunaan narkotika di Cikembar, Sukabumi, Senin (21/9/2026).

Polsek Kalapanunggal Intensifkan Pencarian Pelajar SMA yang Dilaporkan Hilang

21 September 2026 - 15:48 WIB

Kapolsek Kalapanunggal, IPTU Aah Saepul Rohman (kanan), saat melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman orang tua Riana Pratiwi di Kampung Kadudampit, Desa Kadununggal, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Senin (21/9/2026).

Diduga Terlindas Truk Tabrak Lari di Jalur Lingkar Selatan Sukabumi, Pemotor Alami Luka pada Kaki

21 September 2026 - 14:57 WIB

Petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi Kota menandai lokasi terjadinya kecelakaan saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Jalan Lingkar Selatan, Kota Sukabumi, Senin (21/9/2026). Peristiwa tersebut melibatkan sebuah sepeda motor dan truk tak dikenal yang melarikan diri usai insiden.
Trending di Sukabumi
error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca