Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 7 Mei 2026 11:49 WIB

Kebakaran Landa Kios dan Rumah di Cikembar Sukabumi, Diduga Akibat Kebocoran Gas


					Seorang petugas pemadam kebakaran (tengah) dalam seragam dinas harian (biru) menyemprotkan air ke titik sisa api di reruntuhan kios yang ludes di Kampung Cibodas, Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Kamis (7/5/2026). Dua petugas lainnya mengenakan perlengkapan pelindung lengkap (oranye) tampak bekerja di latar belakang. Diduga kuat, kebocoran tabung gas menjadi pemicu kebakaran. Perbesar

Seorang petugas pemadam kebakaran (tengah) dalam seragam dinas harian (biru) menyemprotkan air ke titik sisa api di reruntuhan kios yang ludes di Kampung Cibodas, Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Kamis (7/5/2026). Dua petugas lainnya mengenakan perlengkapan pelindung lengkap (oranye) tampak bekerja di latar belakang. Diduga kuat, kebocoran tabung gas menjadi pemicu kebakaran.

JENTERANEWS.com — Sebuah insiden kebakaran menghanguskan bangunan kios yang terintegrasi dengan rumah warga di kawasan Kampung Cibodas, RT 03/04, Desa Kertaraharja, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (7/5/2026) pagi. Peristiwa yang memecah ketenangan pagi dan memicu kepanikan warga setempat ini diduga kuat berasal dari insiden kebocoran tabung gas.

Kepulan asap hitam pekat mulai membumbung dari bangunan tersebut sekitar pukul 08.05 WIB. Kondisi darurat ini sontak membuat warga sekitar panik. Sejumlah warga berupaya mengevakuasi barang-barang berharga dari dalam bangunan secara swadaya, sementara warga lainnya segera menghubungi otoritas pemadam kebakaran.

Respons sigap ditunjukkan oleh tim kedaruratan. Hanya dalam kurun waktu lima menit, tepatnya pada pukul 08.10 WIB, armada pemadam dari Posko Pemadam Kebakaran (Damkar) Cikembar yang bersinergi dengan unit Damkar GSI telah bersiaga di lokasi kejadian. Berbekal peralatan pemadaman dan dibantu oleh partisipasi warga setempat, para petugas langsung berjibaku melokalisasi kobaran api agar tidak merambat ke bangunan di sekitarnya yang saling berdempetan.

Wakil Komandan (Wadan) Pos Damkar Cikembar, Agustian, mengonfirmasi bahwa pihaknya langsung mengerahkan personel dan armada sesaat setelah menerima laporan kedaruratan dari warga. Berdasarkan hasil asesmen awal di tempat kejadian perkara (TKP), titik awal api diyakini berasal dari area dapur.

“Begitu menerima laporan, anggota langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh kebocoran tabung gas yang kemudian menyambar sumber api di area dapur,” jelas Agustian di lokasi kejadian.

Agustian juga memberikan apresiasi terhadap respons cepat warga yang turut membantu petugas di lapangan, sehingga proses pemadaman dan pendinginan dapat berjalan secara efektif dan efisien sebelum api melahap permukiman yang lebih luas.

Pihak berwenang memastikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa nahas ini. Kendati demikian, pemilik properti harus menelan kerugian material menyusul rusaknya struktur bangunan kios dan sebagian area rumah tempat tinggal. Hingga berita ini diturunkan, petugas terkait masih terus melakukan inventarisasi dan pendataan kerugian materiil akibat musibah tersebut.

Sebagai langkah mitigasi di masa mendatang, pihak Damkar memberikan peringatan keras kepada masyarakat terkait pentingnya standar keselamatan penggunaan instalasi gas rumah tangga.

“Alhamdulillah, api bisa segera dikendalikan. Kami mengimbau masyarakat agar secara rutin memeriksa kondisi kelayakan regulator serta selang tabung gas untuk menghindari insiden serupa di kemudian hari,” pungkas Agustian.(*)

Laporan: Mardi

Editor: Hamjah

Artikel ini telah dibaca 29 kali

Baca Lainnya

Lautan Massa di Sukabumi: Petani hingga Relawan Bersatu Tolak Moratorium Program MBG

24 Juni 2026 - 13:18 WIB

Ribuan massa aksi dari berbagai elemen masyarakat berkumpul di Lapang Merdeka Kota Sukabumi sebelum memulai long march. Mereka bersiap dengan semangat untuk menyuarakan aspirasi menolak moratorium dan menuntut keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sebuah langkah nyata dalam upaya peningkatan gizi masyarakat dan mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Sekda Sukabumi Tegaskan Efisiensi Anggaran 2026 Tak Boleh Turunkan Kualitas Pelayanan Publik

23 Juni 2026 - 12:15 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, memberikan arahan saat membuka kegiatan Akselerasi Urusan Daerah melalui Integrasi Sinkronisasi dan Inovasi (AUDISI) di Bale Pangripta, Palabuhanratu, Selasa (23/6/2026). Dalam forum tersebut, ia menegaskan efisiensi anggaran tidak boleh menurunkan kinerja pelayanan publik.

Petugas Lapas Sukabumi Gagalkan Penyelundupan Sabu Bermodus Dilempar dalam Bakso

23 Juni 2026 - 12:07 WIB

Fraksi Golkar DPRD Sukabumi Soroti Lemahnya Kemandirian Fiskal, Dorong Reformasi Melalui Digitalisasi Pajak

23 Juni 2026 - 11:52 WIB

Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Sukabumi, Loka Tresnajaya, saat membacakan Pandangan Umum Fraksi dalam Rapat Paripurna ke-6 mengenai Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025 di Palabuhanratu, Senin (22/6/2026).

Soroti Pelayanan RSUD Palabuhanratu, BEM Nusantara Desak Bupati dan DPRD Sukabumi Lakukan Evaluasi Total

22 Juni 2026 - 16:17 WIB

Massa mahasiswa yang tergabung dalam BEM Nusantara Wilayah Sukabumi membentangkan spanduk tuntutan dalam aksi unjuk rasa di depan Pendopo Kabupaten Sukabumi, Senin (22/6/2026). Dalam aksi tersebut, mereka menyuarakan rapor merah pelayanan RSUD Palabuhanratu dan mendesak evaluasi sejumlah kebijakan nasional, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hadiri Milad dan Pengukuhan Pengurus YATSHI, Sekda Sukabumi Pesankan Amanah Pelayanan Umat

20 Juni 2026 - 14:36 WIB

Momen penandatanganan dokumen berita acara pengukuhan Ketua dan Pengurus Yayasan Tarbiyatsshibyan (YATSHI) masa bakti 2026–2031. Acara ini berlangsung khidmat pada puncak peringatan Milad YATSHI di kompleks yayasan, Desa Cibolang Kaler, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Kamis (18/6/2026).
Trending di Sukabumi