Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 26 Agu 2026 12:12 WIB

Wujudkan Program “Bhayangkara Jaga dan Rawat Warga”, Polres Sukabumi Bangun Rutilahu bagi Korban Kebakaran di Nyalindung


					WUJUD NYATA KEPEDULIAN POLRI: Penampakan fisik Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang kini telah selesai dibangun menjadi hunian yang kokoh, rapi, dan sangat layak ditempati. Rumah ini menjadi bukti nyata implementasi semangat Perbesar

WUJUD NYATA KEPEDULIAN POLRI: Penampakan fisik Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang kini telah selesai dibangun menjadi hunian yang kokoh, rapi, dan sangat layak ditempati. Rumah ini menjadi bukti nyata implementasi semangat "Bhayangkara Jaga dan Rawat Warga" yang dihadirkan oleh Polres Sukabumi untuk masyarakat terdampak musibah.

JENTERANEWS.com — Kepolisian Resor (Polres) Sukabumi mengambil langkah nyata dalam meringankan beban warga yang tertimpa musibah. Sebagai bentuk empati dan kepedulian sosial, jajaran Polres Sukabumi menginisiasi pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) bagi sebuah keluarga yang menjadi korban musibah kebakaran di Kampung Babakan Bandung, Desa Wangunreja, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi.

Bantuan fisik tersebut disalurkan menyusul insiden kebakaran nahas yang tidak hanya menghanguskan tempat tinggal keluarga tersebut, tetapi juga merenggut nyawa tiga orang anak. Kehilangan tempat bernaung sekaligus anggota keluarga memantik perhatian jajaran kepolisian untuk segera turun tangan memberikan bantuan percepatan pemulihan.

PENDAMPINGAN PSIKOLOGIS (TRAUMA HEALING): Anggota kepolisian dari Polres Sukabumi tampak memberikan dukungan moril dan menenangkan salah satu anggota keluarga yang masih dirundung duka. Pendampingan psikologis ini merupakan langkah Polri untuk membantu memulihkan trauma mental keluarga korban pascamusibah kebakaran di Desa Wangunreja.

PENDAMPINGAN PSIKOLOGIS (TRAUMA HEALING): Anggota kepolisian dari Polres Sukabumi tampak memberikan dukungan moril dan menenangkan salah satu anggota keluarga yang masih dirundung duka. Pendampingan psikologis ini merupakan langkah Polri untuk membantu memulihkan trauma mental keluarga korban pascamusibah kebakaran di Desa Wangunreja.

Selain membangun kembali hunian agar layak ditempati, Polres Sukabumi juga memberikan pendampingan psikologis berupa program trauma healing. Pendampingan ini difokuskan bagi keluarga korban maupun warga sekitar yang terdampak, guna memulihkan kondisi mental dan membantu mereka menghadapi trauma pascatragedi memilukan tersebut.

Kapolres Sukabumi, AKBP Dr. Benny Cahyadi, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan wujud nyata kehadiran serta kepedulian institusi Polri di tengah-tengah masyarakat yang sedang berduka.

“Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya atas musibah yang dialami keluarga korban. Bantuan pembangunan Rutilahu ini merupakan bentuk kepedulian kami. Semoga langkah ini dapat membantu keluarga untuk kembali memiliki tempat tinggal yang layak dan sedikit meringankan beban yang sedang dipikul,” ujar AKBP Benny Cahyadi.

Suasana kebersamaan saat jajaran kepolisian dan warga setempat duduk bersama di kediaman keluarga korban. Pertemuan ini menjadi momen penyampaian duka cita mendalam sekaligus bentuk empati kolektif untuk menguatkan keluarga yang baru saja kehilangan anggota keluarganya.

Suasana kebersamaan saat jajaran kepolisian dan warga setempat duduk bersama di kediaman keluarga korban. Pertemuan ini menjadi momen penyampaian duka cita mendalam sekaligus bentuk empati kolektif untuk menguatkan keluarga yang baru saja kehilangan anggota keluarganya.

Sementara itu, rasa syukur dan apresiasi mendalam disampaikan oleh pihak keluarga korban. Agus Santika, kakek dari ketiga anak yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut, mengucapkan terima kasih atas perhatian komprehensif yang diberikan oleh Polres Sukabumi.

“Alhamdulillah, begitu antusiasnya (kepolisian) membantu dengan ucapan belasungkawa, serta bantuan dalam segala macam bentuknya, termasuk dukungan spiritual. Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih kepada semuanya,” ungkap Agus Santika dengan penuh haru.

Langkah tanggap dan empatik yang ditunjukkan oleh Polres Sukabumi ini tidak hanya bertujuan untuk meringankan beban material dan moril keluarga korban musibah, tetapi juga menjadi implementasi nyata dari semangat luhur “Bhayangkara Jaga dan Rawat Warga”. Kehadiran Polri diharapkan dapat terus memberikan rasa aman, perlindungan, serta pengayoman yang menyentuh langsung denyut kehidupan masyarakat.(Mardi)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Badan Gizi Nasional Perketat Pengawasan Dapur SPPG: Terapkan Sif Dini Hari hingga Sidak via Zoom

26 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono (tengah), memberikan keterangan usai melakukan inspeksi mendadak di salah satu unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jakarta. BGN kini memperketat pengawasan terhadap kepala dapur di seluruh SPPG, termasuk penerapan pengecekan kehadiran via konferensi video Zoom pada dini hari guna memastikan petugas selalu di tempat saat proses pengolahan makanan.

Kecelakaan Maut di Tanjakan Cisarakan Sukabumi: Diduga Rem Blong, Truk Terjun ke Jurang dan Tewaskan Satu Orang

26 Agustus 2026 - 12:26 WIB

EVAKUASI KORBAN: Petugas gabungan dan tim SAR mengevakuasi jenazah pengemudi truk yang terperosok ke dalam jurang akibat rem blong di Tanjakan Cisarakan, Desa Buniwangi, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Selasa (25/8/2026) malam. Insiden tunggal tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu penumpang luka-luka.

Napi Lapas Warungkiara Kabur Saat Masa Asimilasi, Petugas dan Kepolisian Gelar Pengejaran

20 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Foto Patah alias Acil, narapidana kasus pencurian yang dilaporkan kabur dari Lapas Kelas IIA Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, saat menjalani program asimilasi. (Foto: Dok. Lapas Warungkiara)

Perkuat Tata Kelola Pembudayaan Hidup Sehat, Dinkes Jabar Gelar Bimtek Lintas Sektor di Sukabumi

20 Agustus 2026 - 17:43 WIB

Suasana pemaparan materi dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendampingan Pembudayaan Hidup Sehat (PHS) Tingkat Kabupaten Sukabumi yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat di Pendopo Sukabumi, Kamis (20/8/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas teknis dan manajerial lintas sektor guna mendorong perubahan perilaku hidup sehat di masyarakat.

Pastikan Kesiapan Fisik dan Administrasi KDKMP, Sekda Sukabumi Hadiri Rakornas Percepatan Verval

20 Agustus 2026 - 17:25 WIB

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman (tengah depan berbatik hitam dan kacamata), didampingi jajaran pimpinan perangkat daerah, mendengarkan pemaparan Deputi Bidang Pengawasan Koperasi Kementerian Koperasi RI dalam Rakornas Percepatan Verval Gerai KDKMP secara daring dari Pendopo Sukabumi, Kamis (20/8/2026). Di sebelah kiri Sekda (wanita berhijab) dan sebelah kanannya (pria berbatik) adalah bagian dari tim pendamping.

Sidang Kematian Nizam Syafei: Ahli Forensik Sebut Penyakit Kronis Sebagai Penyebab, Perkuat Pembelaan Ibu Tiri

20 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Terdakwa Teni Ridha Shi alias TR saat menjalani sidang lanjutan beragendakan pemeriksaan saksi ahli di Pengadilan Negeri (PN) Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Rabu (19/8/2026).
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca