JENTERANEWS.com – Kondisi A (37), warga Kampung Nenggeng, Desa Cijengkol, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, hingga saat ini masih sangat kritis. Pria yang diduga melakukan aksi percobaan bunuh diri tersebut tengah bertaruh nyawa di ruang Intensive Care Unit (ICU) RSUD Sekarwangi dengan bantuan alat pacu pernapasan.
Tim medis harus berpacu dengan waktu mengambil tindakan operasi darurat sesaat setelah korban mendatangi rumah sakit. Kerusakan jaringan tubuh akibat luka tajam di bagian leher dinilai sangat mengancam jiwa korban.
Humas RSUD Sekarwangi, Irman Firmansyah Saputra, menegaskan bahwa penanganan medis darurat wajib segera dilakukan mengingat parahnya struktur organ dalam yang terputus.
“Tindakan penanganan medis harus segera dilakukan karena tingkat kegawatdaruratannya sangat tinggi. Luka tersebut sudah mengenai bagian dalam, bahkan rongga-rongga leher juga sudah putus,” tegas Irman, Rabu (2/9/2026).
Pascaoperasi besar tersebut, perjuangan hidup korban belum berakhir. Tubuh A yang belum sadarkan diri kini berada dalam pengawasan ketat tim medis di ruang ICU.
“Saat ini pasien berada di ruangan ICU, mendapatkan penanganan intensif menggunakan ventilator. Kondisi pasien masih belum sadar,” lanjut Irman.
Tragedi ini bermula pada Selasa (1/9/2026) siang sekitar pukul 11.00 WIB. Ketenangan di permukiman Kampung Nenggeng mendadak berubah menjadi mencekam saat istri korban, D (43), menemukan suaminya bersimbah darah.
Camat Caringin, Ridwan Agus Mulyawan, mengonfirmasi detik-detik penemuan korban yang tragis tersebut. Saat kejadian, D tengah menjemur pakaian di halaman rumah dan sempat melihat suaminya berjalan tenang menuju dapur.
“Beberapa menit kemudian, sang istri menyusul ke dalam dan mendapati korban sudah tergeletak terlentang di lantai bersimbah darah dengan luka parah di bagian leher,” ungkap Ridwan.
Penemuan mengerikan itu memicu kepanikan warga sekitar sebelum korban akhirnya dievakuasi secara cepat ke RSUD Sekarwangi. Hingga kini, tim dokter masih terus memantau ketat kondisi vital korban di ruang perawatan intensif.(Awang)
Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.















