Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 20 Apr 2026 10:24 WIB

Akses Terputus, Banjir dan Longsor Terjang Jampangtengah Sukabumi


					P2BK Jampangtengah mendokumentasikan lokasi tanah longsor yang menutup akses jalan di Kampung Cijaha, Desa Bantarpanjang, Kecamatan Jampangtengah, Minggu (19/4/2026). Longsoran dengan panjang 30 meter dan tinggi 10 meter ini membuat jalan desa tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda empat. Perbesar

P2BK Jampangtengah mendokumentasikan lokasi tanah longsor yang menutup akses jalan di Kampung Cijaha, Desa Bantarpanjang, Kecamatan Jampangtengah, Minggu (19/4/2026). Longsoran dengan panjang 30 meter dan tinggi 10 meter ini membuat jalan desa tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda empat.

JENTERANEWS.com– Intensitas hujan yang tinggi pada akhir pekan ini memicu bencana ganda berupa banjir dan tanah longsor di wilayah Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, Minggu (19/04/2026). Peristiwa yang terjadi sekira pukul 02.00 WIB dini hari tersebut mengakibatkan akses transportasi lumpuh dan merusak belasan hektare lahan pertanian warga.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Jampangtengah, Dadi Supardi, melaporkan bahwa dampak terparah terjadi di Desa Bantarpanjang dan Desa Bojongjengkol. Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, terjangan banjir menyebabkan satu jembatan permanen di Kampung Bojongwaru RT 09/03, Desa Bojongjengkol, putus total.

“Jembatan dengan bentang 4 meter dan lebar 2,5 meter tersebut merupakan akses vital warga. Akibatnya, mobilitas masyarakat kini terpaksa dialihkan melalui jalur Kampung Cisampih dengan jarak tempuh yang lebih jauh sekitar 1 kilometer,” ujar Dadi dalam laporan resminya.

Selain jembatan putus, longsor juga menutup akses jalan desa yang menghubungkan Kampung Cijaha RT 01/01 dengan Kampung Bantarpanjang RT 05/02. Terdapat tiga titik longsor dengan dimensi panjang mencapai 30 meter dan tinggi tebing sekitar 10 meter. Material longsoran menyebabkan jalan sama sekali tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda empat.

Sektor pertanian pun tak luput dari dampak bencana. Banjir dilaporkan merendam sedikitnya 10 hektare lahan sawah yang tersebar di lima kedusuan, yakni Dusun Cijaha, Bantarpanjang, Pamoyanan, Ciomas, dan Dusun Mariuk.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun warga yang mengungsi. Kondisi cuaca di lokasi saat ini terpantau cerah berawan, namun penanganan terhadap material longsor dan perbaikan infrastruktur belum dapat dilaksanakan secara maksimal.

“Kami telah berkoordinasi dengan perangkat desa, Kecamatan, Koramil, serta Polsek Jampangtengah untuk langkah penanganan selanjutnya. Kami juga terus mengimbau warga agar tetap waspada terhadap potensi bencana susulan,” tambah Dadi.

Pihak BPBD Kabupaten Sukabumi mengidentifikasi beberapa kebutuhan darurat di lokasi kejadian, di antaranya:

  • Pembangunan kembali jembatan yang putus.

  • Relokasi jalan pada titik longsor yang rawan.

  • Pengerahan alat berat untuk evakuasi material tanah yang menutup akses jalan.

Sejumlah unsur mulai dari P2BK, TAGANA, personel Polsek dan Koramil, hingga pemerintah desa setempat masih bersiaga di lokasi guna memantau perkembangan situasi lebih lanjut.(*)



Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 34 kali

Baca Lainnya

Diduga Ulah Oknum, 700 Meter Persegi Lahan Perhutani di Cidadap Sukabumi Hangus Terbakar

5 September 2026 - 19:57 WIB

Pantauan kobaran api yang melahap area Perkebunan Kayu Putih di Blok 87 Perhutani, Desa Padasenang, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (5/9/2026) malam. Api yang meluas hingga 700 meter persegi akibat faktor angin dan lahan kering tersebut berhasil dipadamkan oleh petugas gabungan pada pukul 19.30 WIB. (Foto: Dok. P2BK/BPBD Kabupaten Sukabumi)

Pemdes Mekarjaya Sukabumi Salurkan BLT Dana Desa Periode Juli-Agustus kepada 50 KPM

3 September 2026 - 10:20 WIB

Warga Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menghadiri kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) di Aula Desa Mekarjaya, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Kamis (3/9).

Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kemarau Panjang di Simpenan

2 September 2026 - 19:31 WIB

Personel Sat Samapta Polres Sukabumi mengisikan air bersih dari kendaraan operasional ke wadah penampungan milik warga di Kampung Tegal Nyampai, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/9/2026). Aksi bakti sosial ini digelar untuk membantu kebutuhan air sehari-hari warga yang terdampak kemarau panjang. Foto: Dok. Humas Polres Sukabumi.

Tragedi Berdarah di Cijengkol: Istri Temukan Suami Bersimbah Darah, Kondisi Kritis Pakai Ventilator

2 September 2026 - 12:12 WIB

Kondisi Mencekam di ICU. Pasien A tergeletak tak sadarkan diri di tempat tidur ICU RSUD Sekarwangi. Terlihat berbagai peralatan medis menopang hidupnya, termasuk perban besar di bagian leher. Setelah operasi darurat untuk menangani luka yang sangat gawat, kondisi pasien masih belum sadar dan terus dipantau secara intensif oleh tim dokter.

Kemarau Panjang Terjang Desa Banjarsari Sukabumi, 312 KK Alami Krisis Air Bersih

2 September 2026 - 09:29 WIB

Petugas mendistribusikan air bersih dari truk tangki kepada warga yang mengalami kekeringan di [Lokasi], mengantre dengan jerigen di area lapangan kering di latar belakang rumah-rumah penduduk.

Preman Berkedok Wartawan: Peras Guru di Sukaraja Sukabumi, Positif Sabu, Kini Meringkuk di Penjara

2 September 2026 - 09:01 WIB

Tersangka AG (46), oknum wartawan pemeras pihak SDN 2 Sukaraja, diapit anggota kepolisian usai resmi ditangkap dan ditahan di Mapolsek Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca