Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 25 Feb 2026 10:38 WIB

Aksi Heroik Ayah Terobos Kobaran Api Selamatkan Bayi 6 Bulan dalam Kebakaran di Sukabumi, Kerugian Capai Rp350 Juta


					Kondisi rumah keluarga Elis di Kampung Cikupa, Sukabumi saat dilalap si jago merah, Rabu (25/2/2026) sekitar pukul 02.02 WIB. Jauhnya lokasi dari pos Damkar membuat warga terpaksa memadamkan api dengan alat seadanya. Perbesar

Kondisi rumah keluarga Elis di Kampung Cikupa, Sukabumi saat dilalap si jago merah, Rabu (25/2/2026) sekitar pukul 02.02 WIB. Jauhnya lokasi dari pos Damkar membuat warga terpaksa memadamkan api dengan alat seadanya.

JENTERANEWS.com — Sebuah peristiwa nahas menimpa satu keluarga di Kampung Cikupa, RT 36 RW 04, Desa Tegallega, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi. Sebuah rumah semi permanen berukuran 9 x 12 meter ludes dilalap si jago merah pada Rabu (25/2/2026) dini hari, sekitar pukul 02.02 WIB. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden ini diwarnai momen dramatis saat seorang ayah nekat menerobos kobaran api demi menyelamatkan sang buah hati.

Kebakaran tersebut tidak hanya meratakan bangunan tempat tinggal, tetapi juga meluluhlantakkan harta benda yang dipersiapkan menjelang hari raya. Uang tunai senilai Rp120 juta beserta sejumlah parsel lebaran ikut hangus terbakar.

Jika diakumulasikan secara keseluruhan, kerugian materiil yang harus ditanggung oleh keluarga korban ditaksir mencapai angka Rp350 juta.

Berdasarkan keterangan warga setempat, Ibeng (42), api pertama kali disadari oleh sang pemilik rumah, Elis (35). Di tengah keheningan malam, Elis terbangun dari tidurnya karena mendengar suara gemeretak aneh.

“Teh Elis mendengar seperti ada kayu terbakar. Pas dicek, ternyata api sudah besar. Lalu beliau segera membangunkan suami, anak-anak, dan adik iparnya untuk segera keluar menyelamatkan diri,” tutur Ibeng kepada awak media, Rabu (25/2/2026).

Kepanikan memuncak ketika seluruh anggota keluarga telah berhamburan ke luar rumah. Di tengah situasi yang kalut, mereka baru menyadari bahwa anak bungsu yang masih berusia enam bulan belum ikut terevakuasi dan tertinggal di dalam kamar.

Mengetahui keselamatan bayinya terancam, suami Elis, Kana, tanpa pikir panjang langsung berbalik dan nekat menerobos masuk kembali ke dalam bangunan yang sudah dikepung kobaran api. Ketegangan warga pecah menjadi rasa syukur ketika Kana berhasil keluar dari kepungan asap membawa bayi laki-lakinya dengan selamat.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Semua keluarga selamat,” tambah Ibeng dengan nada lega.

Mendapati musibah tersebut, warga sekitar langsung bahu-membahu berupaya memadamkan api secara gotong royong menggunakan peralatan dan sumber air seadanya. Langkah darurat ini terpaksa diambil mengingat jarak lokasi kejadian dengan pos Pemadam Kebakaran (Damkar) terbilang cukup jauh.

Namun, api dengan cepat membesar dan tak terkendali karena bangunan tersebut didominasi oleh material semi permanen yang sangat mudah terbakar. Dugaan sementara pihak terkait, kebakaran hebat di dini hari tersebut dipicu oleh korsleting atau arus pendek listrik.

Kini, keluarga Kana dan Elis harus kehilangan tempat bernaung dan menderita kerugian materiil yang sangat besar. Menilik kondisi tersebut, warga sekitar sangat berharap adanya perhatian khusus serta bantuan segera dari pemerintah daerah atau instansi terkait untuk meringankan beban keluarga korban agar dapat kembali bangkit pascamusibah.(*)

Laporan: Rudi

Editor: Hamjah


Artikel ini telah dibaca 50 kali

Baca Lainnya

Gagal Menyalip di Tikungan Kiaradua, Seorang Mahasiswa Tewas Menabrak Pikap L300

11 Juli 2026 - 13:21 WIB

Suasana penanganan pascakecelakaan lalu lintas maut di Jalan Raya Pal 3 - Kiaradua, tepatnya di perkebunan PT. Surangga, Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jumat (10/7/2026).

Kurang Konsentrasi, Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Truk di Jalur Lingkar Selatan Sukabumi

11 Juli 2026 - 11:02 WIB

Petugas polisi dibantu seorang warga melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan maut di Jalan Raya Jalur Lingkar Selatan, Kota Sukabumi, Jumat (10/7/2026), di mana seorang pengendara motor tewas usai menabrak bagian belakang truk yang sedang parkir di bahu jalan.

Persiapkan Jambore Nasional, Wakil Bupati Sukabumi Tekankan Pentingnya Kedisiplinan dan Ketangkasan Pramuka

11 Juli 2026 - 10:39 WIB

Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas memberikan arahan dan motivasi kepada puluhan anggota Pramuka Kwarcab Kabupaten Sukabumi dalam kegiatan Training Center II persiapan Jambore Nasional di Pondok Modern Assalam Putri, Warungkiara, Jumat (10/7/2026).

Upayakan Pemulangan PMI Sakit di Arab Saudi, Disnaker Kota Sukabumi Telusuri Indikasi Keberangkatan Non-Prosedural

11 Juli 2026 - 09:42 WIB

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Sukabumi, Punjul Saepul Hayat, saat memberikan keterangan usai menyambangi kediaman keluarga Pekerja Migran Indonesia (PMI) Evi Mentari di Sukabumi. Kunjungan tersebut dilakukan untuk mengumpulkan data dan berkoordinasi terkait upaya pemulangan Evi yang kini tengah sakit dan menjalani perawatan medis di Arab Saudi.

Pilu Pekerja Migran Asal Sukabumi Koma di Arab Saudi, Suami Mohon Bantuan Pemerintah

11 Juli 2026 - 09:07 WIB

Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kota Sukabumi, Evi Mentari (37), saat terbaring koma di salah satu rumah sakit di Jeddah, Arab Saudi. Evi didiagnosis mengidap tumor otak dan kini pihak keluarga tengah mengupayakan proses pemulangannya ke Tanah Air. (Foto: Istimewa)

Imbas Kasus Hukum, Ratusan Eks Karyawan Tambang di Sukabumi Tuntut Gaji yang Belum Dibayar

11 Juli 2026 - 08:38 WIB

Trending di Sukabumi