Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 15 Jul 2025 14:45 WIB

Anggaran Dipangkas, DPU Sukabumi Alihkan Fokus ke Penanganan Bencana


					Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi, Dede Rukaya, memberikan keterangan pers usai rapat kerja bersama Komisi II DPRD, Senin (14/7/2025). Dede menegaskan, meski anggaran turun, prioritas akan dialihkan untuk program penanganan bencana. Perbesar

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi, Dede Rukaya, memberikan keterangan pers usai rapat kerja bersama Komisi II DPRD, Senin (14/7/2025). Dede menegaskan, meski anggaran turun, prioritas akan dialihkan untuk program penanganan bencana.

JENTERANEWS.com – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi dihadapkan pada penurunan alokasi anggaran dalam Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun 2025. Meskipun demikian, dinas yang dipimpin oleh Dede Rukaya ini akan mengoptimalkan dana yang ada dengan memfokuskan program pada penanganan kebencanaan.

Penegasan ini disampaikan Kepala DPU Kabupaten Sukabumi, Dede Rukaya, usai menghadiri rapat kerja (Raker) bersama Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi. Pertemuan strategis tersebut digelar di Aula Bidang Sumber Daya Air (SDA), Jalan Palabuhan II, Kota Sukabumi, pada Senin (14/7/2025).

“Alhamdulillah, rapat berjalan dengan lancar. Anggaran kita memang turun, tapi akan kita optimalkan untuk program penanganan bencana,” ujar Dede kepada awak media.

Langkah ini menunjukkan komitmen DPU untuk memprioritaskan keselamatan warga di tengah potensi bencana yang kerap melanda Kabupaten Sukabumi, meskipun harus bekerja dengan sumber daya yang lebih terbatas.

Selain tantangan anggaran, Dede juga menyoroti kendala lain yang dihadapi dalam pembangunan infrastruktur, yakni kelangkaan bahan baku material. Menurutnya, kondisi ini dipicu oleh pengetatan aturan terhadap aktivitas pertambangan galian C.

Meski menjadi tantangan, Dede justru mendukung penuh kebijakan tersebut sebagai upaya untuk memastikan legalitas dan kualitas bahan bangunan.

“Saya sangat mendukung tambang harus berizin. Jangan lagi ada pembangunan yang menggunakan bahan baku ilegal. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk menjaga kualitas dan keberlanjutan pembangunan di Sukabumi,” tegasnya.

Ia menambahkan, kendati pasokan menjadi lebih selektif, para penyedia barang dan jasa masih memiliki alternatif dari perusahaan-perusahaan tambang yang telah mengantongi izin resmi dan masih aktif beroperasi.

Di sisi lain, Dede melaporkan kabar positif terkait progres pekerjaan di lapangan. Hingga pertengahan tahun ini, DPU Kabupaten Sukabumi telah menyelesaikan sekitar 75 persen dari total paket pekerjaan konstruksi yang dianggarkan untuk tahun 2025.

Ia juga menyambut baik terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) terbaru yang meregulasi pengadaan konstruksi untuk proyek bernilai di bawah Rp400 juta. Aturan baru ini dinilai mampu memangkas birokrasi dan mempercepat realisasi proyek skala kecil.

“Kalau proyek dengan nilai seperti itu bisa menggunakan sistem pengadaan langsung. Tidak perlu lagi lelang panjang yang bisa memakan waktu hingga 28 hari. Dengan pengadaan langsung, prosesnya bisa selesai hanya dalam 3 hari sampai satu minggu,” jelas Dede.

Terkait kinerja penyerapan anggaran, Dede menyebut posisi DPU saat ini berada di level pertengahan jika dibandingkan dengan dinas-dinas lainnya. Sementara dari sisi besaran anggaran, ia mengakui bahwa alokasi untuk DPU lebih kecil dibandingkan dengan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Sukabumi.(*)

 

Artikel ini telah dibaca 27 kali

Baca Lainnya

Soroti Dampak Proyek Tol Bocimi, DPRD Kabupaten Sukabumi Desak Kontraktor Tertib SOP Pengangkutan Tanah

13 April 2026 - 19:14 WIB

Aktivitas pengangkutan material tanah di area terbuka proyek Tol Bocimi di bawah jembatan overpass yang sedang dibangun. Lokasi seperti inilah yang menjadi fokus pengawasan Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, Iwan Ridwan, yang mengingatkan pelaksana proyek untuk disiplin menerapkan SOP, terutama dalam mencegah ceceran tanah yang dapat membahayakan pengguna jalan.

Karya Bakti TNI Sinarbentang: Pembangunan Jalan Sepanjang 750 Meter Resmi Berjalan Hari Ini

13 April 2026 - 17:38 WIB

Personil TNI dan tokoh masyarakat Desa Sinarbentang berpose bersama di depan gedung Posko Bakti TNI, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Spanduk bertuliskan "POSKO BAKTI TNI KODIM 0622/KAB. SUKABUMI" menegaskan kolaborasi ini. Di latar depan, jalan kerikil yang akan segera diaspal sepanjang 750 meter sudah dalam proses pengerjaan, dengan bercak aspal basah mulai terlihat, menandai dimulainya proyek.

Banjir Bandang Terjang Resort di Cisolok Sukabumi, Tiga Mobil Wisatawan Terseret Arus

12 April 2026 - 17:29 WIB

Rangkaian Dokumentasi Banjir Bandang di Cisolok, Sukabumi

Antusiasme Membeludak, Ratusan Bobotoh Padati Graha PERSIB Demi Jersey Kolaborasi Eksklusif Bersama Weekend Offender

9 April 2026 - 18:27 WIB

Suasana para Bobotoh saat memadati PERSIB Store di Graha PERSIB, Kota Bandung, Kamis (9/4/2026). Mereka rela mengantre sejak pagi demi mendapatkan koleksi jersey edisi terbatas hasil kolaborasi PERSIB dan jenama streetwear Weekend Offender.

Puncak HPN 2026: Wabup Sukabumi Ajak Pers Kawal Pembangunan dan Tak Segan Beri Kritik

9 April 2026 - 18:18 WIB

Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas saat memberikan sambutan dan arahan kepada insan pers pada acara Puncak Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 Tingkat Kabupaten Sukabumi di Halaman Kantor PWI, Kompleks GOR Cisaat, Kamis (9/4/2026). Dalam sambutannya, ia mengajak pers untuk terus mengawal pembangunan daerah.

Mengenal Fenomena “Al-Iblas”: Bahaya Keputusasaan Psikologis dan Solusi Mengatasinya dalam Islam

9 April 2026 - 18:07 WIB

Trending di Sukabumi