Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 7 Apr 2026 10:54 WIB

Angin Kencang Tumbangkan Pohon Karet di Sagaranten, Akses Jalan dan Jaringan WiFi Sempat Terputus


					Suasana proses evakuasi pohon tumbang oleh tim gabungan di Kampung Batucuri, Desa Curugluhur, Sagaranten, Sukabumi. Insiden yang dipicu angin kencang ini sempat menghambat arus lalu lintas dan merobohkan tiga tiang kabel WiFi. (Foto: Istimewa) Perbesar

Suasana proses evakuasi pohon tumbang oleh tim gabungan di Kampung Batucuri, Desa Curugluhur, Sagaranten, Sukabumi. Insiden yang dipicu angin kencang ini sempat menghambat arus lalu lintas dan merobohkan tiga tiang kabel WiFi. (Foto: Istimewa)

JENTERANEWS.com – Cuaca ekstrem berupa angin kencang kembali memicu insiden di wilayah Kabupaten Sukabumi. Sebuah pohon jenis karet berukuran besar tumbang dan melintang di ruas jalan raya penghubung Sagaranten – Cidolog, tepatnya di Kampung Batucuri, Desa Curugluhur, Kecamatan Sagaranten, Senin (07/04/2026) malam.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 22.15 WIB ini sempat melumpuhkan arus lalu lintas dan mengakibatkan kerusakan infrastruktur telekomunikasi di area tersebut.

Berdasarkan keterangan Kepala Dusun setempat, Erwan, insiden bermula saat hujan ringan yang disertai angin kencang melanda wilayah Sagaranten. Warga sekitar dikejutkan oleh suara benturan keras yang bersumber dari arah jalan raya.

“Warga segera memeriksa asal suara dan menemukan pohon karet dengan diameter sekitar 30 centimeter dan panjang 15 meter sudah tumbang menutupi badan jalan,” ujar Erwan dalam laporannya.

Laporan dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Sagaranten, Deniar Rumpaka, menyebutkan bahwa selain menutup akses transportasi, tumbangnya pohon tersebut juga menyeret kabel jaringan internet.

“Dampaknya cukup signifikan, terdapat tiga tiang kabel WiFi yang ikut runtuh akibat tertimpa batang pohon. Hal ini menyebabkan jalur lalu lintas Sagaranten – Cidolog sempat terhambat total,” jelas Deniar.

Meski demikian, BPBD Kabupaten Sukabumi memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka (Nihil) dalam insiden ini.

Sesaat setelah kejadian, koordinasi cepat dilakukan antara P2BK Sagaranten dengan perangkat desa serta unsur Forkopimcam. Operasi evakuasi melibatkan tim gabungan yang terdiri dari: Damkar Sagaranten, Tagana & Trantib Kecamatan, Personel Koramil 2211 Sagaranten, Polsek Sagaranten dan Relawan IPSM dan warga sekitar.

Dengan menggunakan mesin potong kayu (chainsaw), tim gabungan bahu-membahu membersihkan material pohon yang menutupi aspal. Kerja keras tim membuahkan hasil pada pukul 23.10 WIB, di mana material pohon berhasil dievakuasi sepenuhnya.

Saat ini, arus lalu lintas di jalur Sagaranten – Cidolog dilaporkan telah kembali normal dan dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat. Pihak berwenang tetap memberikan imbauan kepada masyarakat dan pengguna jalan agar tetap waspada saat melintasi area yang rawan pohon tumbang, terutama saat cuaca buruk melanda.

Laporan: Aris Jampang

Editor: Hamjah


Artikel ini telah dibaca 21 kali

Baca Lainnya

Seorang PNS di Gunungguruh Sukabumi Ditemukan Meninggal Dunia, Diduga Mengakhiri Hidup Akibat Depresi

30 April 2026 - 18:57 WIB

Buka Rakercab Pramuka 2026, Bupati Sukabumi Puji Dedikasi Kepanduan dalam Misi Kemanusiaan

30 April 2026 - 17:25 WIB

Bupati Sukabumi H. Asep Japar (tengah) menerima dokumen dari Ketua Kwarcab H. Ade Suryaman pada pembukaan Rakercab Gerakan Pramuka Kabupaten Sukabumi 2026 di Warungkiara, Kamis (30/4/2026).

Desa Sinarbentang Sukabumi Lantik Kaur Kesra Baru, Kades Sugandi Tekankan Pelayanan Optimal

30 April 2026 - 17:10 WIB

Melinda Nopia Nengsih, S.Pi. (kiri) saat menjalani prosesi pengambilan sumpah jabatan sebagai Kaur Kesra oleh Kepala Desa Sinarbentang, Sugandi, pada Kamis (30/4/2026).

Kejari Sukabumi Tahan Delapan Pegawai Bank Pelat Merah Terkait Korupsi Kredit Fiktif Rp2,66 Miliar

30 April 2026 - 13:07 WIB

Sejumlah tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi penyaluran kredit fiktif senilai Rp2,66 miliar mengenakan rompi tahanan oranye dengan pengawalan petugas Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi. Kedelapan oknum pegawai bank pelat merah tersebut ditahan di Lapas Kelas IIA Warungkiara selama 20 hari ke depan.

Peringatan May Day 2026: Polres Sukabumi Siap Kawal 3.000 Buruh ke Jakarta, Pastikan Keselamatan dan Kondusivitas Wilayah

30 April 2026 - 10:39 WIB

Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, memberikan arahan terkait pengawalan 3.000 buruh ke Jakarta jelang peringatan May Day 2026.

Buntut Kematian Tragis Bocah NS: Ayah Kandung Susul Ibu Tiri ke Balik Jeruji Besi Atas Dugaan Penelantaran

30 April 2026 - 09:32 WIB

Trending di Sukabumi