JENTERANEWS.com – Cuaca ekstrem berupa angin kencang kembali memicu insiden di wilayah Kabupaten Sukabumi. Sebuah pohon jenis karet berukuran besar tumbang dan melintang di ruas jalan raya penghubung Sagaranten – Cidolog, tepatnya di Kampung Batucuri, Desa Curugluhur, Kecamatan Sagaranten, Senin (07/04/2026) malam.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 22.15 WIB ini sempat melumpuhkan arus lalu lintas dan mengakibatkan kerusakan infrastruktur telekomunikasi di area tersebut.
Berdasarkan keterangan Kepala Dusun setempat, Erwan, insiden bermula saat hujan ringan yang disertai angin kencang melanda wilayah Sagaranten. Warga sekitar dikejutkan oleh suara benturan keras yang bersumber dari arah jalan raya.
“Warga segera memeriksa asal suara dan menemukan pohon karet dengan diameter sekitar 30 centimeter dan panjang 15 meter sudah tumbang menutupi badan jalan,” ujar Erwan dalam laporannya.
Laporan dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Sagaranten, Deniar Rumpaka, menyebutkan bahwa selain menutup akses transportasi, tumbangnya pohon tersebut juga menyeret kabel jaringan internet.
“Dampaknya cukup signifikan, terdapat tiga tiang kabel WiFi yang ikut runtuh akibat tertimpa batang pohon. Hal ini menyebabkan jalur lalu lintas Sagaranten – Cidolog sempat terhambat total,” jelas Deniar.
Meski demikian, BPBD Kabupaten Sukabumi memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka (Nihil) dalam insiden ini.
Sesaat setelah kejadian, koordinasi cepat dilakukan antara P2BK Sagaranten dengan perangkat desa serta unsur Forkopimcam. Operasi evakuasi melibatkan tim gabungan yang terdiri dari: Damkar Sagaranten, Tagana & Trantib Kecamatan, Personel Koramil 2211 Sagaranten, Polsek Sagaranten dan Relawan IPSM dan warga sekitar.
Dengan menggunakan mesin potong kayu (chainsaw), tim gabungan bahu-membahu membersihkan material pohon yang menutupi aspal. Kerja keras tim membuahkan hasil pada pukul 23.10 WIB, di mana material pohon berhasil dievakuasi sepenuhnya.
Saat ini, arus lalu lintas di jalur Sagaranten – Cidolog dilaporkan telah kembali normal dan dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat. Pihak berwenang tetap memberikan imbauan kepada masyarakat dan pengguna jalan agar tetap waspada saat melintasi area yang rawan pohon tumbang, terutama saat cuaca buruk melanda.
Laporan: Aris Jampang
Editor: Hamjah















