Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 12 Apr 2026 17:29 WIB

Banjir Bandang Terjang Resort di Cisolok Sukabumi, Tiga Mobil Wisatawan Terseret Arus


					Rangkaian Dokumentasi Banjir Bandang di Cisolok, Sukabumi Perbesar

Rangkaian Dokumentasi Banjir Bandang di Cisolok, Sukabumi

JENTERANEWS.com — Hujan deras yang mengguyur wilayah pesisir Kabupaten Sukabumi memicu terjadinya banjir bandang di Desa Pasirbaru, Kecamatan Cisolok, pada Sabtu (11/4/2026) malam. Derasnya luapan Sungai Cikembang secara tiba-tiba mengakibatkan tiga unit mobil milik wisatawan di kawasan Ketapang Resort hanyut terseret arus.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cisolok, Andri Firmansyah, mengungkapkan bahwa peristiwa nahas tersebut bermula sekitar pukul 18.30 WIB. Peningkatan debit air sungai yang drastis memicu arus liar yang langsung menyapu area parkir resort. Dari tiga kendaraan yang terdampak, dua di antaranya berhasil dievakuasi, sementara satu unit mobil berjenis sedan dinyatakan hilang.

“Debit air Sungai Cikembang naik drastis dalam waktu singkat dengan arus yang sangat kuat akibat intensitas hujan yang tinggi. Akibatnya, kendaraan pengunjung yang berada di sekitar bantaran sungai langsung terseret,” jelas Andri saat dikonfirmasi terkait insiden tersebut.

Mengetahui datangnya air bah, kru Ketapang Resort bersama warga setempat langsung mengambil langkah cepat untuk mengevakuasi kendaraan. Berkat kesigapan petugas di lapangan, kerugian yang lebih besar dapat dicegah dengan diselamatkannya dua unit mobil di tengah arus yang kencang.

Namun, nahas bagi pemilik mobil sedan, kendaraannya terhempas arus yang terlampau kuat hingga hanyut ke perairan laut Pantai Cikembang yang berlokasi tepat di depan kawasan resort. Hingga berita ini diturunkan, posisi pasti mobil sedan tersebut masih menjadi misteri. Petugas gabungan belum dapat melakukan pencarian secara maksimal akibat terkendala cuaca buruk dan minimnya pencahayaan di area pantai.

Meski insiden ini menimbulkan kerugian materiil yang cukup besar bagi para wisatawan, pihak berwenang memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Kondisi banjir di area resort saat ini dilaporkan telah berangsur surut seiring dengan meredanya hujan.

Menyikapi cuaca ekstrem yang masih berpotensi melanda kawasan pesisir, pihak P2BK Cisolok mengeluarkan imbauan tegas bagi para pengelola tempat wisata maupun pelancong.

“Kami mengimbau warga maupun pengunjung untuk tidak memarkir kendaraan terlalu dekat dengan bantaran sungai, serta segera menjauh jika debit air mulai terpantau meningkat. Keselamatan jiwa harus selalu menjadi prioritas utama,” tandas Andri.(*)

Artikel ini telah dibaca 99 kali

Baca Lainnya

Diterjang Cuaca Ekstrem, Rumah Warga Cidadap Sukabumi Roboh

25 Mei 2026 - 18:29 WIB

Konstruksi rumah panggung berukuran 4x8 meter di Kampung Cibadak, RT 004/002, Desa Cidadap, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, tampak roboh pada bagian panggung dan atap setelah diguyur hujan deras pada Senin (25/5/2026) dini hari. Kerusakan total ini memperlihatkan anyaman bambu di dinding dan puing-puing konstruksi yang berserakan. (Foto: Dokumen P2BK Cidadap / BPBD Kabupaten Sukabumi)

Hujan Deras 8 Jam, Luapan Sungai Cikaso Putus Akses Jalan dan Rendam Rumah Warga di Sagaranten

25 Mei 2026 - 10:17 WIB

Petugas gabungan dari Polsek Sagaranten dan petugas penanggulangan bencana (P2BK/BPBD) bersiaga memantau kondisi ruas Jalan Raya Sagaranten - Cidolog di Desa Curugluhur yang terputus akibat luapan Sungai Cikaso, Senin (25/5/2026). Luapan air sempat mencapai ketinggian 1,5 meter dan melumpuhkan arus lalu lintas kendaraan. (Foto: Dok. P2BK Sagaranten)

Hujan Deras Guyur Sukabumi, Bendungan Irigasi di Curugkembar Jebol dan Ancam 30 Hektare Sawah

25 Mei 2026 - 06:51 WIB

kerusakan berat pada bendungan irigasi di Jalan Pasir Kadu, Desa Sindangraja, Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi. Infrastruktur ini roboh dan terbawa arus air sungai yang meluap setelah hujan lebat, mengancam 30 hektare lahan pertanian warga.

Hujan Deras Picu Tanah Longsor di Nagrak Sukabumi, Warga Sigap Gotong Royong

24 Mei 2026 - 22:19 WIB

Kondisi darurat di Kampung Kebonkai, Sukabumi, Minggu malam (24/5/2026). Tampak timbunan tanah dan puing setinggi tebing di sisi kanan, menutupi akses jalan gang utama setelah longsor melanda akibat hujan deras terus menerus. Seorang warga atau petugas berjas hujan (kiri) terlihat di dekat lokasi kejadian.

Banjir dan Longsor Landa Simpenan Sukabumi Usai Diguyur Hujan Deras

24 Mei 2026 - 19:53 WIB

Pemandangan memprihatinkan di ruas jalan desa menuju Kampung Ciporekat, Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu sore (24/5/2026). Air berlumpur berwarna cokelat yang mengalir deras menggerus aspal jalan akibat hujan dengan intensitas tinggi. Kejadian ini mengakibatkan kerusakan parah pada permukaan jalan, mempersulit akses transportasi utama warga. (Dok. P2BK SIMPENAN / Pusdalops PB BPBD Kab. Sukabumi)

Hujan Deras Picu Longsor di Ciambar Sukabumi, Dua Motor Tertimbun dan Tiga Rumah Terancam

24 Mei 2026 - 19:20 WIB

Kondisi Pasca Longsor Tebing di Kampung Cipeumutih, Desa Munjul. Pemandangan lereng tanah yang terjal dan labil di lokasi longsor tebing di Kampung Cipeumutih, RT 01/07, Desa Munjul, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi. Gambar ini menunjukkan besarnya material longsoran yang ambruk setelah hujan deras pada Minggu (24/5/2026) sore, menimbun pekarangan di bawahnya. Longsoran tebing pekarangan setinggi 10 meter milik Bapak Aap ini menimpa pagar dan dua unit sepeda motor milik warga yang masih tertimbun material yang terlihat labil. [Visual/Dok. P2BK Ciambar - BPBD Kabupaten Sukabumi]
Trending di Sukabumi