Menu

Mode Gelap

Bencana · 10 Mar 2025 14:09 WIB

Bencana Landa Sukabumi, Tiga Kecamatan Ditetapkan Tanggap Darurat


					Bencana Landa Sukabumi, Tiga Kecamatan Ditetapkan Tanggap Darurat Perbesar

JENTERANEWS.com – Bencana alam melanda Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menyebabkan kerusakan parah dan korban jiwa. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi menetapkan status tanggap darurat bencana untuk tiga kecamatan, yaitu Simpenan, Lengkong, dan Palabuhanratu.

Data Terbaru:

  • Wilayah Terdampak: 7 desa di 3 kecamatan
  • Jumlah Terdampak: 59 jiwa
  • Jumlah Mengungsi: 188 jiwa
  • Korban Meninggal Dunia: 5 jiwa
  • Korban Hilang/Belum Ditemukan: 4 jiwa

Kerusakan Infrastruktur:

  • Rumah Rusak Ringan: 51 unit
  • Rumah Rusak Sedang: 0 unit
  • Rumah Rusak Berat: 42 unit

Kondisi Terkini:

  • Kecamatan Simpenan:
    • 34 rumah rusak berat
    • 46 KK/140 jiwa mengungsi di rumah sanak saudara
    • Jembatan Cidadap rusak berat dan tidak bisa dilalui
  • Kecamatan Palabuhanratu:
    • 1 rumah rusak berat
  • Kecamatan Lengkong:
    • 7 rumah rusak berat
    • 51 Rumah rusak ringan.
    • 27 KK/27 jiwa mengungsi
    • 16 titik akses jalan terputus (masih dalam konfirmasi)
    • 4 titik akses jembatan terputus (masih dalam konfirmasi)

Upaya Penanganan:

BPBD Kabupaten Sukabumi terus melakukan upaya penanganan darurat, termasuk evakuasi korban, penyediaan tempat pengungsian, dan pendistribusian bantuan logistik. Tim SAR gabungan juga masih melakukan pencarian terhadap korban yang hilang.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, terutama di wilayah yang rawan longsor dan banjir. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui nomor kontak darurat BPBD Kabupaten Sukabumi di 0822-4614-5371.

Pesan:

Bencana ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam. Solidaritas dan gotong royong dari seluruh pihak sangat dibutuhkan untuk membantu para korban dan memulihkan kondisi wilayah yang terdampak.(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 162 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Diduga Ulah Oknum, 700 Meter Persegi Lahan Perhutani di Cidadap Sukabumi Hangus Terbakar

5 September 2026 - 19:57 WIB

Pantauan kobaran api yang melahap area Perkebunan Kayu Putih di Blok 87 Perhutani, Desa Padasenang, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (5/9/2026) malam. Api yang meluas hingga 700 meter persegi akibat faktor angin dan lahan kering tersebut berhasil dipadamkan oleh petugas gabungan pada pukul 19.30 WIB. (Foto: Dok. P2BK/BPBD Kabupaten Sukabumi)

Pemdes Mekarjaya Sukabumi Salurkan BLT Dana Desa Periode Juli-Agustus kepada 50 KPM

3 September 2026 - 10:20 WIB

Warga Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menghadiri kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) di Aula Desa Mekarjaya, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Kamis (3/9).

Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kemarau Panjang di Simpenan

2 September 2026 - 19:31 WIB

Personel Sat Samapta Polres Sukabumi mengisikan air bersih dari kendaraan operasional ke wadah penampungan milik warga di Kampung Tegal Nyampai, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/9/2026). Aksi bakti sosial ini digelar untuk membantu kebutuhan air sehari-hari warga yang terdampak kemarau panjang. Foto: Dok. Humas Polres Sukabumi.

Tragedi Berdarah di Cijengkol: Istri Temukan Suami Bersimbah Darah, Kondisi Kritis Pakai Ventilator

2 September 2026 - 12:12 WIB

Kondisi Mencekam di ICU. Pasien A tergeletak tak sadarkan diri di tempat tidur ICU RSUD Sekarwangi. Terlihat berbagai peralatan medis menopang hidupnya, termasuk perban besar di bagian leher. Setelah operasi darurat untuk menangani luka yang sangat gawat, kondisi pasien masih belum sadar dan terus dipantau secara intensif oleh tim dokter.

Kemarau Panjang Terjang Desa Banjarsari Sukabumi, 312 KK Alami Krisis Air Bersih

2 September 2026 - 09:29 WIB

Petugas mendistribusikan air bersih dari truk tangki kepada warga yang mengalami kekeringan di [Lokasi], mengantre dengan jerigen di area lapangan kering di latar belakang rumah-rumah penduduk.

Preman Berkedok Wartawan: Peras Guru di Sukaraja Sukabumi, Positif Sabu, Kini Meringkuk di Penjara

2 September 2026 - 09:01 WIB

Tersangka AG (46), oknum wartawan pemeras pihak SDN 2 Sukaraja, diapit anggota kepolisian usai resmi ditangkap dan ditahan di Mapolsek Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca