JENTERANEWS.com – Beredarnya informasi tentang aksi begal yang terjadi di Werkip Desa Puncakmangis Kecamatan Sagaranten Kabupaten Sukabumi Rabu 6 Desember 2023 malam. dipastikan tidak benar atau hoax.
Hal tersebut menyusul pemanggilan seorang pria berinisial MT oleh Polsek Sagaranten Polres Sukabumi
“MT” yang diketahui Salah seorang satpam di salah satu bank di wilayah Sagaranten ini diamankan lantaran sebagai otak dibalik tersebarnya isu tersebut di media sosial Facebook dan WhatsApp.
Sebelumnya, masyarakat Sagaranten digemparkan dengan beredarnya informasi berantai dengan narasi ada aksi pembegalan di jalan Werkip Desa Puncakmangis Kecamatan Sagaranten Kabupaten Sukabumi.
Sontak beredarnya informasi tersebut membuat geger dan resah masyarakat yang hendak beraktivitas, khususnya pada malam hari.
Kapolsek Sagaranten Polres Sukabumi, AKP Deni Miharja, mengatakan terkait adanya informasi pembegalan pihaknya langsung cek lokasi, .
Namun di lokasi kami menemukan kejanggalan karena tidak ada ciri-ciri terjadinya pembegalan.
“Iya benar, yang mengaku jadi korban kami undang pada kamis 7/12/2023., untuk di klarifikasi kebenaran informasi tersebut,” kata AKP Deni Miharja.
Namun setelah di undang di polsek “MT” mengaku bahwa pembegalan tersebut itu rekayasa dirinya sendiri.
AKP Deni, menjelaskan bahwa pelaku mengakui sengaja menyebarkan informasi hoax itu, karena sedang depresi akibat uang keluarga nya digunakan untuk bermain slot dan bayar pribadinya.
Polisi masih melakukan pemeriksaan dan pendalaman terkait kasus rekayasa korban pembegalan di jalan Werkip Sagaranten Kabupaten Sukabumi.
“Kasus informasi hoax oleh pelaku itu saat ini masih dalam penanganan oleh kepolisian, pelaku bahkan telah membuat klarifikasi atas perbuatannya,” tandasnya. (*)
Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.















