Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 24 Nov 2025 14:24 WIB

Camat Sagaranten Kawal Ketat Penyaluran Bantuan Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra 2025) untuk 2.926 KPM


					Camat Sagaranten, R. Aksan Bratadiredja (tengah), didampingi unsur Forkompimcam Sagaranten, memonitoring langsung proses penyaluran Bantuan Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra 2025) bagi 2.926 KPM di Kantor Pos Sagaranten, Senin (24/11/2025). Perbesar

Camat Sagaranten, R. Aksan Bratadiredja (tengah), didampingi unsur Forkompimcam Sagaranten, memonitoring langsung proses penyaluran Bantuan Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra 2025) bagi 2.926 KPM di Kantor Pos Sagaranten, Senin (24/11/2025).

JENTERANEWS.com – Penyaluran Bantuan Kesejahteraan Rakyat Tahun 2025 (BLTS Kesra 2025) di Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, mulai dilaksanakan secara masif. Camat Sagaranten, R. Aksan Bratadiredja, turun langsung memonitoring kegiatan tersebut yang ditujukan kepada 2.926 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melalui layanan Kantor Pos.

Para KPM di Kecamatan Sagaranten mengantre dengan tertib untuk mengambil Bantuan Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra 2025) di Kantor Pos. Bantuan tunai ini diharapkan dapat meringankan beban biaya hidup bagi masyarakat rentan.

Para KPM di Kecamatan Sagaranten mengantre dengan tertib untuk mengambil Bantuan Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra 2025) di Kantor Pos. Bantuan tunai ini diharapkan dapat meringankan beban biaya hidup bagi masyarakat rentan.

Kegiatan penyaluran bantuan ini dimulai pada Senin, 24 November 2025, pukul 09.00 WIB, bertempat di Kantor Pos Cabang Pembantu (KPCP) Sagaranten.

Dalam upaya memastikan kegiatan berjalan tertib, nyaman, dan aman, Camat R. Aksan Bratadiredja hadir didampingi unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompimcam), meliputi perwakilan dari Koramil 2211 Sagaranten dan Polsek Sagaranten.

“Saya hadir bersama unsur Forkompimcam dalam rangka monitoring kegiatan Penyaluran Bantuan Kesejahteraan Rakyat 2025 (BLTS Kesra 2025),” tegas R. Aksan Bratadiredja.

Beliau menjelaskan bahwa penyaluran BLTS Kesra 2025 ini akan mencakup 12 desa di wilayah Kecamatan Sagaranten dan dijadwalkan berlangsung selama tiga hingga empat hari ke depan untuk mengakomodasi total 2.926 KPM.

Setiap KPM berhak menerima bantuan berbentuk uang tunai sebesar Rp300.000,- per bulan. Namun, dalam penyaluran kali ini, bantuan diserahkan sekaligus untuk periode tiga bulan, yaitu Oktober, November, dan Desember.

“Masing-Masing KPM menerima bantuan berbentuk uang tunai sebesar Rp300.000,-/Bulan, namun disalurkan sekaligus selama tiga bulan… hingga total diterima KPM masing-masing Rp900.000,-,” terangnya.

Pada hari pertama penyaluran, Senin (24/11/2025), bantuan telah didistribusikan kepada KPM di tiga desa, dengan rincian sebagai berikut:

  • Desa Sagaranten: 242 KPM

  • Desa Curugluhur: 287 KPM

  • Desa Mekarsari: 302 KPM

Demi kelancaran proses dan jaminan keamanan, penyaluran BLTS Kesra 2025 turut dibantu oleh pendamping sosial dari PKH (Program Keluarga Harapan) dan TKSK (Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan) Sagaranten.

“Penyaluran dibantu oleh PKH dan TKSK Kecamatan Sagaranten serta melibatkan Anggota Polsek Sagaranten dan Koramil 2211 Sagaranten untuk upaya ketertiban, kenyamanan dan keamanan KPM,” ujar Camat.

Di akhir kegiatan, R. Aksan Bratadiredja berharap agar program bantuan ini dapat terserap optimal oleh masyarakat dan dapat membantu meringankan biaya hidup bagi keluarga rentan di Kecamatan Sagaranten.


Laporan: Aris Jampang 

Editor: Hamjah

Artikel ini telah dibaca 40 kali

Baca Lainnya

Pemuda Pakidulan Sagaranten Sediakan Kuota Khitanan Massal Gratis untuk 99 Anak di Sagaranten

9 Agustus 2026 - 22:09 WIB

Gagal Kuasai Kendaraan di Tikungan, Pemotor Maut Usai Tabrak Mobil Sampah di Cikembar Sukabumi

9 Agustus 2026 - 21:42 WIB

Petugas Gakkum Satlantas Polres Sukabumi sedang membuat tanda kapur di permukaan aspal untuk menandai posisi korban dan titik benturan selama proses olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) kecelakaan maut di Jalan Raya Perintis Kemerdekaan, Kampung Ciangsana, Cikembar, Sukabumi, Minggu (9/8/2026). Tanda lingkaran dengan silang digunakan untuk menandai posisi kepala korban. Di latar belakang, tampak van putih kepolisian dan truk sampah kuning yang diduga terlibat dalam kecelakaan tersebut.

Api Belum Padam, 18 Hektare Lahan Perhutani di Jampangtengah Sukabumi Hangus Terbakar

9 Agustus 2026 - 21:31 WIB

Petugas gabungan dari Kepolisian, BPBD Kabupaten Sukabumi, dan relawan Tagana melakukan pemantauan dan asesmen di lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda area Perum Perhutani BKPH Bojonglopang, RPH Nangka Tepus, Desa Bojongjengkol, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi. Kobaran api terlihat masih belum berhasil dipadamkan dan terus melalap lahan kosong bekas tebangan. Sekitar 18 hektare lahan dilaporkan telah hangus dalam insiden ini.

Kebakaran Lahan Seluas 1,5 Hektare Landa Desa Mekarsakti Sukabumi, Api Berhasil Dipadamkan

9 Agustus 2026 - 11:52 WIB

Petugas gabungan dan unit Damkar berupaya memadamkan kebakaran lahan alang-alang di Kampung Cikuray, Desa Mekarsakti, Kecamatan Ciemas, Sukabumi, Selasa (8/8/2026) malam. Api seluas 1,5 hektare berhasil dipadamkan total pukul 20:15 WIB setelah sempat mengancam pemukiman warga.

Diduga Korban Penipuan Tenaga Kerja, 15 Warga Sukabumi Terlantar di Kota Tarakan

9 Agustus 2026 - 10:47 WIB

Sejumlah perantau asal Sukabumi, Jawa Barat, yang terlantar di Tarakan tampak merapikan barang bawaan mereka di fasilitas shelter Dinas Sosial (DSPM) Kota Tarakan. Aktivitas ini dilakukan sebagai persiapan pemulangan mereka ke daerah asal, Jumat (7/8).

Bisa Dicungkil Tangan Kosong: Potret Buruk Pengawasan Proyek Infrastruktur di Kabupaten Sukabumi

8 Agustus 2026 - 16:05 WIB

Warga Jampangtengah, Sukabumi, mengeluhkan kualitas aspal jalan kabupaten yang rapuh dan bisa dicungkil dengan tangan, seperti yang ditunjukkan dalam rekaman video yang viral
Trending di Sukabumi