Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 19 Des 2025 16:05 WIB

Dana Desa Tahap 2 Cibaregbeg Mangkrak dan Diduga ‘Asal-asalan’, Kades Kambing Hitamkan Cuaca hingga LPM Mengaku ‘Dikebiri’


					Foto ini menunjukkan bangunan Kantor Desa Cibaregbeg, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, tempat awak media melakukan konfirmasi kepada Kepala Desa Ujang Rahman dan LPM H. Hendri terkait dugaan proyek Dana Desa tahap 2 yang mangkrak. Perbesar

Foto ini menunjukkan bangunan Kantor Desa Cibaregbeg, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, tempat awak media melakukan konfirmasi kepada Kepala Desa Ujang Rahman dan LPM H. Hendri terkait dugaan proyek Dana Desa tahap 2 yang mangkrak.

JENTERANEWS.com – Realisasi Dana Desa (DD) Tahap 2 di Desa Cibaregbeg, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, kini menjadi sorotan tajam. Proyek infrastruktur yang menelan anggaran ratusan juta rupiah tersebut ditemukan dalam kondisi mangkrak, diduga dikerjakan asal-asalan, dan terindikasi menyimpang dari perencanaan awal.

Berdasarkan investigasi awak media di lokasi pada Jumat (19/12/2025), papan informasi proyek mencantumkan anggaran sebesar Rp131.000.000 (Seratus tiga puluh satu juta rupiah) untuk pembangunan jalan sepanjang 1.000 meter dengan lebar 1 meter. Ironisnya, meski jadwal pelaksanaan tertulis bulan Oktober hingga November, hingga pertengahan Desember 2025, pekerjaan tersebut tak kunjung rampung dan terbengkalai.

Saat dikonfirmasi di kantornya, Kepala Desa Cibaregbeg, H. Ujang Rahman, S.I.P., menanggapi temuan tersebut dengan santai. Ia berdalih bahwa keterlambatan proyek disebabkan oleh faktor alam dan kendala teknis transportasi.

“Terkendala hujan, jadi bahan material susah masuk. Kendaraan engkreg untuk mengangkut bahan material juga tidak ada yang mau karena kondisi hujan,” ujar Ujang enteng.

Lebih lanjut, ketika ditanya mengenai progres yang lambat, Ujang justru menuding awak media terlalu menghakimi. “Ini hanya miskomunikasi, jangan men-judge (menghakimi) seperti itu,” elaknya, seolah menutup mata terhadap fakta fisik di lapangan yang menunjukkan proyek tersebut jauh dari kata selesai.

Fakta yang lebih mengejutkan terungkap dari internal desa. H. Hendri, selaku Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Cibaregbeg, membongkar borok manajemen desa yang dinilai tidak transparan.

Saat ditanya mengenai keberadaan Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) yang seharusnya bertanggung jawab atas proyek tersebut, awak media kesulitan mendapatkan nama yang jelas. Bahkan, LPM sendiri mengaku buta akan pelaksanaan proyek ini.

“Saya selama empat tahun menjadi LPM di Desa Cibaregbeg tidak pernah dilibatkan dalam hal apapun, termasuk pembangunan ini. Padahal seharusnya pembentukan TPK itu melibatkan LPM. Saya sama sekali tidak diberitahu oleh pemerintah desa,” ungkap Hendri dengan nada kecewa.

Pernyataan LPM ini menampar keras klaim “miskomunikasi” yang dilontarkan Kades. Ketidaktahuan LPM dan tidak jelasnya struktur TPK mengindikasikan adanya dugaan praktik One Man Show atau dominasi sepihak dalam pengelolaan anggaran negara di Desa Cibaregbeg. Fungsi Check and Balance yang seharusnya dijalankan oleh LPM tampaknya telah dimatikan secara sistematis.

Masyarakat kini mempertanyakan transparansi penggunaan uang rakyat tersebut. Bagaimana bisa anggaran ratusan juta dikelola tanpa pengawasan internal yang memadai dan meleset jauh dari target waktu?

Sampai berita ini diturunkan, kondisi proyek masih terbengkalai. Pihak inspektorat dan dinas terkait diharapkan segera turun tangan untuk melakukan audit investigatif guna mencegah potensi kerugian negara yang lebih besar.(*)

[Mardi]

Artikel ini telah dibaca 287 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Lautan Massa di Sukabumi: Petani hingga Relawan Bersatu Tolak Moratorium Program MBG

24 Juni 2026 - 13:18 WIB

Ribuan massa aksi dari berbagai elemen masyarakat berkumpul di Lapang Merdeka Kota Sukabumi sebelum memulai long march. Mereka bersiap dengan semangat untuk menyuarakan aspirasi menolak moratorium dan menuntut keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sebuah langkah nyata dalam upaya peningkatan gizi masyarakat dan mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Sekda Sukabumi Tegaskan Efisiensi Anggaran 2026 Tak Boleh Turunkan Kualitas Pelayanan Publik

23 Juni 2026 - 12:15 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, memberikan arahan saat membuka kegiatan Akselerasi Urusan Daerah melalui Integrasi Sinkronisasi dan Inovasi (AUDISI) di Bale Pangripta, Palabuhanratu, Selasa (23/6/2026). Dalam forum tersebut, ia menegaskan efisiensi anggaran tidak boleh menurunkan kinerja pelayanan publik.

Petugas Lapas Sukabumi Gagalkan Penyelundupan Sabu Bermodus Dilempar dalam Bakso

23 Juni 2026 - 12:07 WIB

Fraksi Golkar DPRD Sukabumi Soroti Lemahnya Kemandirian Fiskal, Dorong Reformasi Melalui Digitalisasi Pajak

23 Juni 2026 - 11:52 WIB

Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Sukabumi, Loka Tresnajaya, saat membacakan Pandangan Umum Fraksi dalam Rapat Paripurna ke-6 mengenai Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025 di Palabuhanratu, Senin (22/6/2026).

Soroti Pelayanan RSUD Palabuhanratu, BEM Nusantara Desak Bupati dan DPRD Sukabumi Lakukan Evaluasi Total

22 Juni 2026 - 16:17 WIB

Massa mahasiswa yang tergabung dalam BEM Nusantara Wilayah Sukabumi membentangkan spanduk tuntutan dalam aksi unjuk rasa di depan Pendopo Kabupaten Sukabumi, Senin (22/6/2026). Dalam aksi tersebut, mereka menyuarakan rapor merah pelayanan RSUD Palabuhanratu dan mendesak evaluasi sejumlah kebijakan nasional, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hadiri Milad dan Pengukuhan Pengurus YATSHI, Sekda Sukabumi Pesankan Amanah Pelayanan Umat

20 Juni 2026 - 14:36 WIB

Momen penandatanganan dokumen berita acara pengukuhan Ketua dan Pengurus Yayasan Tarbiyatsshibyan (YATSHI) masa bakti 2026–2031. Acara ini berlangsung khidmat pada puncak peringatan Milad YATSHI di kompleks yayasan, Desa Cibolang Kaler, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Kamis (18/6/2026).
Trending di Sukabumi